Paus Fransiskus: Jangan tertipu oleh pesan kebencian dan teror

January 30, 2016
Paus Fransiskus: Jangan tertipu oleh pesan kebencian dan teror
Paus Fransiskus: Jangan tertipu oleh pesan kebencian dan teror
 Paus Fransiskus: Jangan tertipu oleh pesan kebencian dan teror thumbnail 

 

 

 

Jangan tertipu oleh pesan kebencian dan ketakutan yang diumbar oleh orang lain; sebaliknya, memperbanyak teman baru dan selalu membantu serta menunjukkan kepedulian terhadap orang lain, pesan Paus Fransiskus kepada kaum remaja di seluruh dunia. “Jadilah berani dan melawan arus, menjadi sahabat Yesus, yang adalah pangeran perdamaian,” katanya dalam pesan tertulis untuk Tahun Yubileum Kerahiman kepada Kaum Muda, yang dijadwalkan akan dirayakan di Roma dan keuskupan-keuskupan di seluruh dunia pada 23 -25 April.

Dalam pesannya yang dirilis oleh Vatikan pada 14 Januari, Paus mengatakan Tahun Kerahiman terbuka untuk semua orang sehingga mereka mungkin mengalami “rahmat, kedamaian, perubahan dan sukacita.”  Allah mengundang setiap orang, katanya, karena “tidak ada tembok atau jarak yang dapat mencegah rahmat Bapa yang merangkul dan memeluk kita.” Program tiga hari pada April itu telah dikhususkan bagi mereka yang berusia antara usia 13 hingga 16 tahun.

Paus mengatakan, “Saya tidak bisa melupakan Anda yang tinggal dalam situasi perang, kemiskinan, masalah sehari-hari dan kesepian. Jangan pernah kehilangan harapan!” Orang muda lainnya di seluruh dunia tidak lupa dengan orang-orang yang kurang beruntung dan mereka yang “bekerja untuk perdamaian dan keadilan bagi semua orang di mana-mana,” katanya.

“Jangan tertipu oleh pesan-pesan kebencian atau teror di sekitar kita. Sebaliknya, membuat teman-teman baru. Berikan waktu Anda dan selalu menunjukkan kepedulian bagi mereka yang meminta bantuan Anda,” katanya. Paus Fransiskus mengingatkan orang-orang muda yang mempersiapkan ziarah atau perayaan Yubelium tidak hanya berarti menyiapkan ransel dan pakaian, “tapi hati dan pikiran juga.”

Ia mendesak mereka untuk tumbuh lebih dekat kepada Yesus. Bersikap belarasa selama Tahun Kerahiman yang berarti tumbuh “dalam cinta yang berani, dan murah hati.” paus ok“Anda sedang mempersiapkan diri untuk menjadi orang Kristen mampu membuat keputusan berani dalam rangka membangun hidup harian, melalui hal-hal kecil, bagi dunia yang damai,” katanya.

Sumber: ucanews.com

Leave a Reply


5 + 6 =