Paus Fransiskus dan Pemimpin Gereja Ortodoks Rusia serukan persatuan

February 16, 2016
Paus Fransiskus dan Pemimpin Gereja Ortodoks Rusia serukan persatuan

Paus Fransiskus dan Pemimpin Gereja Ortodoks Rusia serukan persatuan

Paus Fransiskus dan Pemimpin Gereja Ortodoks Rusia, Kirill, bertemu di Bandara Havana, Kuba.

Paus Fransiskus dan pemimpin Gereja Ortodoks Rusia, Kirill, menyerukan persatuan antara umat Katolik dan Ortodoks Rusia saat kedua figur bertemu untuk pertama kali sejak pemisahan gereja Barat dan Timur pada abad ke-11.

Dalam jumpa pers usai pertemuan, Kirill mengatakan perjumpaan mereka dilakukan secara “terbuka” dan dalam suasana “persaudaraan”. Adapun Paus Fransiskus mengaku tatap muka berlangsung “sangat tulus”.

“Kami berharap pertemuan kami berkontribusi pada pendirian kembali persatuan yang dikehendaki Tuhan,” sebut pernyataan bersama mereka.

Selain itu, kedua figur meminta komunitas dunia melindungi umat Kristen di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Di banyak negara di kawasan tersebut, menurut keduanya, sejumlah keluarga, desa, dan kota yang didiami umat Kristen dimusnahkan. “Gereja-gereja mereka dirusak dan dijarah secara barbar. Benda-benda suci mereka dinodai, dan monument-monumen mereka dihancurkan.”

Pertemuan figur pemimpin Katolik dan Ortodoks Rusia adalah yang pertama sejak pemisahan gereja Barat dan Timur pada abad ke-11.

Paus Fransiskus dan Kirill bersua di Bandara Havana, Kuba, selama dua jam. Pertemuan dilaksanakan di sana lantaran Paus Fransiskus sedang dalam perjalanan ke Meksiko, sedangkan Kirill tengah mengunjungi Kuba, Brasil, dan Paraguay. Perjumpaan tersebut telah direncanakan beberapa waktu lalu.

Wartawan BBC di Havana, Will Grant, melaporkan keduanya berpelukan saat bertemu.

“Saya gembira berjumpa denganmu,” kata Kirill.

“Akhirnya,” ujar Paus Fransiskus.

Perjumpaan tersebut, sebagaimana dilaporkan Will Grant, adalah momen sangat penting. Namun maknanya lebih sarat dalam konteks diplomasi antargereja mengingat Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks Rusia berpisah pada abad ke-11.

Penganut Katolik diperkirakan mencapai lebih dari semiliar jiwa di seluruh dunia, sedangkan umat Gereja Ortodoks Rusia sekitar 165 juta jiwa.

Jejak rekam

  • 1054: Pemimpin Gereja bagian Barat di Roma, Paus Leo IX, dan pemimpin Gereja bagian Timur di Konstantinopel, Cerularius, sepakat memisahkan kedua gereja.
  • 1274 dan 1439: Beberapa upaya untuk menyatukan kembali kedua gereja oleh Dewan Lyon dan Florence gagal
  • 1997: Rencana pertemuan Paus Yohanes Paulus II dan pemimpin Gereja Ortodoks Rusia, Alexy II, dibatalkan.
  • 12 Februari 2016: Paus Fransiskus dan pemimpin Gereja Ortodoks Rusia, Kirill, bertemu di Havana, Kuba.

Sumber : www.bbc.com

 

Leave a Reply


1 + 4 =