100 Anak Santo Yoseph Palembang Menerima Tubuh dan Darah Kristus

June 20, 2017
100 Anak Santo Yoseph Palembang Menerima Tubuh dan Darah Kristus

     

Perayaan Ekaristi Hari Raya Tubuh & Darah Kristus dipimpin oleh RD. Laurentius Rakidi

Gereja Santo Yoseph Palembang hari Minggu 18 Juni 2017, pukul 08.30 Wib terlihat meriah dengan kehadiran 100 anak-anak yang memakai baju putih-putih dan mengikuti Perayaan Ekaristi bertepatan dengan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus.  Setelah belajar selama 4 bulan dan mendapatkan bimbingan dari 20 orang guru pendamping anak-anak ini akan menerima Sakramen Ekaristi/Komuni Pertama didampingi oleh para orang tuanya.

Dalam homilinya, RD. Laurentiius Rakidi,Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, mengajak anak-anak agar sungguh menyadari dan semakin mencintai Ekaristi. Diharapkan agar anak-anak semakin rajin berdoa, merayakan Ekaristi pada hari minggu dan kapanpun, karena dengan menerima tubuh dan darah maka Kristus akan tinggal dalam diri kita dengan tetap menjaga kesucian diri kita dan tidak berbuat dosa. Semoga tubuh dan darah kristus yang akan diterima  sungguh-sungguh  menjiwai hidup kita semua, semakin bersatu dengan Kristus dan menjadi seperti  Kristus dalam kehidupan serta  membawa kekuatan bagi kita semua untuk semakin mencintai Kristus, mencintai Ekaristi dan semakin mendapatkan kekuatan dari Tubuh dan Darah Kristus sendiri.

Calon penerima komuni pertama menghadiri Perayaan Ekaristi

Prosesi penerimaan Sakramen Ekaristi diawali dengan anak-anak yang berbaris satu bersatu maju ke depan didampingi orang tuanya, kemudian Rm. Rakidi langsung memberikan hosti yang sudah dicelupkan anggur dan anak-anak setelah mengucapkan kata “ Amin “ menjulurkan lidahnya untuk menerima Tubuh dan Darah Kristus.

Seusai penerimaan komuni pertama seluruh anak-anak foto bersama Rm. Rakidi dan selanjutnya mengikuti pesta syukur yang digelar di Aula Sebaguna Santo Yoseph Palembang. Acara diawali dengan kata sambutan oleh Ketua Panitia dr.Richard, dilanjutkan dengan Ketua DPP Santo Yoseph Palembang, C. Wintoko, yang berpesan agar anak-anak yang telah menerima komuni pertama dapat  mengikuti kegiatan di Gereja misalnya menjadi anggota misdinar dan jangan lupa ke Gereja sementara untuk orang tuanya agar tidak  bosan mengantar anak-anak  dan tetap membimbingnya.

Anak-anak menerima komuni pertama

Sementara itu Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, RD. Laurentius Rakidi mengatakan bahwa anak-anak masih menjadi tanggung jawab orang tua karena itu  harus tetap dibimbing supaya mereka menyadari tanggung jawabnya sebagai orang  Katolik. Pendidikan iman yang utama dan pertama merupakan tanggung jawab orang tua dan itu harus diwujudkan dengan mendampingi anak-anak supaya semakin berkembang menjadi orang Katolik yang sejati.

Setelah kata sambutan Rm. Rakidi memberkati Rosario yang akan dibagikan kepada anak-anak dan tak lupa dr. Richard memberikan kenang-kenangan secara simbolis kepada Rm. Rakidi, C.Wintoko Ketua DPP dan Suster Louisa, FSGM mewakili para pembimbing. Acara pesta syukur diakhir dengan pemberian Rosario, santap siang bersama dan penampilan tarian modern dance “ Laskar Kristus ” yang cukup menghibur.

Pesta syukur penerimaan komuni pertama di Aula Serbaguna Santo Yoseph Palembang

 

 

Leave a Reply


8 + 8 =