Orang Muda Gunakan Kemampuan Untuk Kebaikan Gereja Dan Dunia

August 3, 2017
Orang Muda Gunakan Kemampuan Untuk Kebaikan Gereja Dan Dunia

     

Para Pastor dan Peserta AYD 2017 mengikuti Misa Perutusan di Gereja Santo Yoseph Palembang

Asian Youth Day (AYD)) diadakan setiap tiga tahun, merupakan konferensi pemuda katolik  di Asia yang  diikuti oleh kaum muda Katolik dari seluruh Asia diadakan sejak tahun 1999. Asian Youth Day ke 7 yang dilaksnakan di Yogyakarta mulai tanggal 30 Juli sampai 6 Agustus 2017 mengambil tema: “Joyful Asian Youth: Living the Gospel in Multicultural Asia / Sukacita Kaum Muda Asia! Hidupkan Injil dalam Asia yang Beragam Budaya.

Salah satu rangkaian kegiatannya adalah  program Days In Diocese (DID), yaitu : program live­-in yang membawa para peserta Asian Youth Day dari berbagai negara untuk tinggal di keuskupan-keuskupan Indonesia. Keuskupan Agung Palembang menerima peserta AYD sebanyak 253 orang untuk live in di 8 Paroki yang ada, mereka berasal dari Keuskupan India, Malaysia dan Indonesia mulai tanggal 30 Juli sampai 1 Agustus 2017.  Kegiatan ini mengajak orang muda se-Asia mempromosikan budaya solidaritas dan membangun kesadaran mengenai tugas mereka di gereja dan masyarakat

       

Suasana Perayaan Ekaristi Perutusan AYD 2017

Perayaan Ekaristi mengawali pembukaan program Days In Diocese  di Keuskupan Agung Palembang diadakan di Gereja Proki Santo Petrus Kenten Palembang tanggal 30 Juli 2017 pukul 17.30 Wib dipimpin oleh Mgr. Aloysius Sudarso SCJ, Uskup Agung Palembang, Diikuti oleh 253 peserta dari  India, Malaysia dan Indonesia, Untuk Regio Sumatera ada 6 keuskupan yang mengirimkan wakilnya, yaitu :  Keuskupan Agung Medan, Keuskupan Sibolga, Keuskupan Agung Palembang, Keuskupan Tanjung Karang, Keuskupan Pangkal Pinang, dan Keuskupan Padang.

Beragam kegiatan sudah disiapkan oleh panitia untuk peserta AYD yang mengadakan live in di Keuskupan Agung Palembang, yaitu : ibadat pagi, kegiatan eksposure karya misi gereja di bidang kesehatan dan pendidikan, gathering bersama orang muda Katolik Keuskupan Agung Palembang, praktek membuat makanan khas Palembang, city tour serta malam inagurasi.

     

Umat yang hadir                      Pembawa persembahan                      Paduan Suara Don Bosco yang bertugas

Peserta AYD 2017 yang live in di Paroki Santo Yoseph Palembang berkesempatan untuk bersama-sama praktek membuat salah satu makanan khas Palembang, yaitu : pempek, mulai pukul 15.30 Wib di halaman Gereja Santo Yoseph Palembang, hari Selasa 1 Agustus 2017. Sebanyak 44 peserta yang berasal dari India, Malaysia dan Indonesia mengikuti acara ini dan mendapat sambutan yang sangat baik dari para peserta.

Sore harinya pukul 18.00 Wib diadakan Perayaan Ekaristi / Misa Perutusan  bagi peserta AYD 2017 beserta orang tua asuhnya yang dipimpin oleh Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, RD. Laurentius Rakidi didampingi 1 pastor dari India, 1 pastor dari Malaysia dan 4 pastor dari Palembang. Dalam homilinya RD. Rakidi mengatakan “ Sebagai anak-anak kerajaan kita diajak untuk selalu berdoa supaya kita diberi kekuatan dan petunjuk jalan yang benar dalam menghadapi tantangan dari kekuatan si jahat sesuai dengan situasi zaman sehingga kita selalu berada di jalan yang benar dan sebagai orang muda kita diajak untuk menggunakan kemampuan yang kita miliki untuk kebaikan Gereja dan juga untuk kebaikan dunia.”

     

Acara malam inagurasi dan ramah tamah dengan peserta AYD 2017

Seusai misa tak lupa seluruh peserta AYD 2017 foto bersama dengan para pastor, anggota misdinar, orang tua asuh dan anggota koor Don Bosco yang bertugas menyemarakkan suasana Perayaan Ekaristi di Gereja Santo Yoseph Palembang.

Acara masih berlanjut di halaman Gereja Santo Yoseph Palembang, yaitu :  malam inagurasi dan ramah tamah dengan peserta AYD, orang tua asuh dan tamu undangan. Kegiatan diisi dengan tari tanggai persembahan dari SMP Xaverius 1 Palembang untuk menyambut peserta AYD dan dalam kesempatan ini diberikan sekapur sirih kepada RD. Rakidi, Pastor Malaysia dan Pastor India. Hadir juga dalam acara ini Ketua DPP Santo Yoseph Palembang, C. Wintoko, para pastor dan suster.

     

Peserta AYD 2017 bersama orang tua asuhnya

Dalam kesempatan ini  RD. Rakidi  mengharapkan  semoga kebersamaan ini menjadi kegembiraan dan berkat bagi kita semua serta menguatkan iman kita untuk menjadi saksi-saksi Kristus yang militan dimanapun berada. Sementara itu Pastor Joseph Robert dari Malaysia, mewakili peserta AYD 2017 “ Kami merasa gembira, terimakasih khususnya Paroki Santo Yoseph Palembang yang telah membuka hati untuk menerima kedatangan  peserta semoga selalu diberkati dengan rahmat Tuhan dan terima kasih juga kepada keluarga-keluarga yang menjaga anak-anak kami.”

Rangkaian acara malam inagurasi dilanjutkan dengan santap malam bersama diiringi lagu-lagu yang dibawakan oleh band OMK Santo Yoseph Palembang, band SMP Xaverius 1 Palembang, tarian dari SMP Xaveriuis 1 Palembang, penampilan peserta dari India dan pantun oleh peserta dari Pangkal Pinang. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh RD. Avien.

     

Foto bersama para pastor, peserta AYD 2017, orang tua asuh dan anggota PS. Don Bosco

 

Leave a Reply


5 + 2 =