Rapat Pleno DPP Santo Yoseph Palembang

October 29, 2017
Rapat Pleno DPP Santo Yoseph Palembang

      

Peserta Rapat Pleno DPP Santo Yoseph Palembang

Kepengurusan DPP Santo Yoseph Palembang periode 2015 sampai 2017 mengakhiri masa baktinya dengan mengadakan rapat pleno, Minggu 29 Oktober 2017 mulai pukul 16.00 Wib di Aula Pastoran Santo Yoseph Palembang. Agenda kegitan rapat pleno diawali dengan doa pembukaan oleh RD. Stefanus Surawan, kemudian kata sambutan dari Ketua DPP Cyrillus Wintoko, Pastor Paroki RD. Laurentius Rakidi, dilanjutkan dengan laporan keuangan DPP, toko buku, laporan PSPK Santa Teresa serta laporan bidang liturgi, pelayanan, pewartaan dan persekutuan.  Kurang lebih 78 orang mengikuti Rapat Pleno DPP Santo Yoseph Palembang yang diadakan untuk mendengarkan laporan pertanggung jawaban para pengurus yang dihadiri oleh para pengurus lingkungan, wilayah, kelompok kategorial, perwakilan sekolah, biara dan lain-lain.

      

Para Pengurus DPP Santo Yoseph Palembang periode 2014 sampai 2017

Dalam kata sambutannya Ketua DPP Santo Yoseph Palembang, Cyrillus Wintoko mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak sehingga kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama kurun waktu 3 tahun bisa berjalan dengan lancar walaupun masih banyak kekurangan semoga untuk kedepannya akan lebih baik lagi. Sementara itu Ketua Umum DPP  Santo Yoseph Palembang yang juga Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, RD. Laurentius Rakidi menyampaikan laporan keuangan dan program kerja Paroki Santo Yoseph Palembang. Dalam laporan program kerja DPP Petrus Loekito Wakil Ketua 2 mengatakan umum secara umum program kerja sudah berjalan dengan baik walaupun masih ada bidang yang belum melakukan tugasnya dan yang menjadi sorotan DPP masih ada pengurus lingkungan dan wilayah yang belum diganti.

        

Para peserta menyampaikan pertanyaan, saran dan kritikan dalam rapat pleno DPP

Petrus Loekito juga melaporakan Perkumpulan Solidaritas Pelayanan  Kematian, yang hanya melayani umat Katolik, pendataan ulang dan anggota PSPK terdiri dari keluarga int, yaitu : suami, istri dan anak yang Katolik. Bagi yang belum Katolik tetap dimasukan dalam pendataan ulang / dicantumkan agamanya, anak yg sudah menikah harus daftar ulang dan punya kartu keluarga sendiri, orang tua / mertua harus dimasukkan dalam pendataan walaupun tidak Katolik. Dana solidaritas yang tidak disetor selama 1 tahun berturut-turut setelah diberikan peringatan tidak akan dibantu, kenaikan setoran dana mulai tahun 2018 menjadi Rp. 10.000,- . Umat yang mengurus sendiri jika ada keluarga yang meninggal san tidak melapor kepada Ketua Lingkungan dan Pengurus PPK tidak dilayani untuk penggantian dana kematian sebesar Rp. 3.500.000,-  Terkait dengan tanah pemakaman gandus milik Keuskupan Agung Palembang luas tanahnya sekitar 6 hektar dan akan terkena pelebaran jalan tol sekitar 1 hektar lebih, rencananya akan mendapat penggantian dana kompensasi dari pihak pengembang dan saat ini ada sekitar 160 makam di level atas yang akan penuh dan harus segera disiapkan turap-turap di level bawahnya.

Seusai menikmati santap malam bersama agenda rapat pleno DPP dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk lebih banyak menerima saran dan masukan bagi tugas DPP Santo Yoseph Palembang periode 2017 sampai 2020. Acara rapat pleno DPP Santo Yoseph Palembang periode 2014 sampai 2017 ditutup pukul 20.30 Wib dan telah diterima oleh peserta dengan segala kekurangannya sehingga usulan serta masukan yang disampaikan menjadi catatan untuk DPP  ke depannya agar bisa lebih baik lagi.

DPH Periode 2015 -2017 foto bersama Pastor Rekan

Leave a Reply


8 + 1 =