Sosialisasi Asian Games Bersama Oikumene Kristen Katolik Sumatera Selatan

May 12, 2018
Sosialisasi Asian Games Bersama Oikumene Kristen Katolik Sumatera Selatan

 

 

 

Umat Kristen Katolik yana hadir di Griya Agung

900 umat Oikumene Kristen Katolik Sumatera Selatan (OKKSS) menghadiri silaturahmi dan sosialisasi Asian Games ke 18 di Griya Agung Palembang oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin, Jumat 11 Mei 2018 mulai pukul 20.00 Wib. Dalam sambutannya RD. Laurentius Rakidi Ketua Presidium Oikumene Kristen Katolik Sumatera Selatan mengucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan sebagai  bagian dari masyarakat untuk mendapatkan sosialisasi tentang persiapan Asian Games 2018. Umat Kristiani juga mendoakan agar pilkada serentak bisa menghasilkan pemimpin-pemimpin yang bisa membawa kota Palembang dan Sumatera Selatan menjadi semakin sejahtera dan gemilang.

Dalam paparannya Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin mengatakan ada yang tidak suka dengan ajang Asian Games dan memberikan informasi yang tidak benar maka harus diluruskan bahwa sosialsiasi Asian Games ke 18 merupakan perintah Presiden karena demam Asian Games belum timbul dan banyak yang belum tahu. Asian Games adalah kompetisi olah raga negara-negara Asia dan merupakan olah raga terbesar ke 2 di dunia setelah Olimpiade akan diikuti sebanyak 45 negara dan Indonesia menjadi tuan rumah untuk ke dua kalinya setelah yang pertama tahun 1962 pada zaman Presiden Soekarno.

 

 

 

 

 

Umat OKKSS hadir dalam sosialisasi Asian Games 2018

Perhelatan ke 18 Asian Games 2018 akan diadakan di Jakarta dan Palemabang mulai 18 Agustus sampai 2 september 2018. Palembang terpilih karena memiliki peran yang signifikan untuk merebut  tuan rumah karena sejak Sea Games 2011 sudah mengusulkan untuk menjadi tuan rumah Asian Games tapi pemerintah mengusulkan Jawa Timur Surabaya dan kalah dari Vietnam.  Vietnam mendapat dukungan dari China dengan janji untuk membangun fasilitasnya tetapi  ketika terjadi konflik sehingga China marah dan menarik bantuannya.

Vietnam mengundurkan diri menjadi tuan rumah, kemudian Indonesia maju dengan dukungan 11 negara Asean, perhelatan Sea Games dan  didukung oleh seluruh negara di Asia karena Islamic Solidarity Games  sukses digelar di Jakabaring. Palembang berperan sangat signifikan mulai dari Turkmenistan, Azerbaijan dan Incheon beradu argumentasi dengan mengajukan banyak hal sebagai dasar bahwa Asian Games lebih pantas diadakan Indonesia bukan hanya di Jakarta tapi juga Palembang.

Gubernur Alex Noerdin                      RD. Laurentius Rakidi

Alex Noerdin menjelaskan ada 3 alasan Palembang menjadi tuan rumah,yaitu :  zero konfilk tidak ada kerusahan antar umat beragama, berpengalaman sejak Pon ke 16 tahun 2004, Sea Games 2011, Islamic Solidarity Games 2013 yang diikuti 57 negara Islam sedunia, Asean University Games 2014 dan sejak 2011 ada 42 sport event internasional kelas Asia, Asia Pasifik dan dunia diadakan di Jakabaring serta Palembang memiliki infrastruktur bertaraf internasional.

Ditegaskan kembali oleh Alex Noerdin bahwa Asian Games bukan tujuan tapi merupakan alat unutk mencapai tujuan dan dengan adanya Asian Games kota Palembang dibangunkan 4 ruas jalan tol, 2 jembatan Musi, fly over underpass, fasilitas air bersih, tambahan daya listrik, program pencegah banjir serta pembangunan bandara denga kapasitas dari 2 juta menjadi 4 juta per tahun.  Sejak mulai dibangun 2 tahun lalu kereta layang ringan (LRT) satu-satuya di dunia yang menyeberang sungai musi dan 8 gerbong kereta sudah ada di Jakabaring yang menghabiskan biaya hingga 70 trilyun dan tidak menggunakan dana APDB, hanya dipakai untuk  membebaskan lahan, membangun pagar dan lain-lain.

 

 

 

 

 

Paduan Suara Pesparawi          Pemenang kuis foto bersama

Jakaring Sport City kota olahraga berstandar internasional yang dibangun merupakan satu-satunya sport city di dunia terintegrasi di satu wilayah di tengah kota. Pembangunan 6 rumah ibadah di Jakabaring yang diakui pemerintah,yaitu : Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Budha dan Konghucu yang dibangun bersebelahan sebagai bukti bahwa zero konflik memang benar-benar  ada.  Saat ini pembangunan proyek di Palembang merupakan proyek infrastruktur terbesar di Indonesia dilakukan serentak dan harus selesai sebelum Asian Games. Alex Noerdin menghimbau agar orang-orang yang mau menang pilkada jangan memutar balikkan fakta dengan membohongi rakyat, memutar balik keadaan dan ujaran kebencian, marilah kita hidup dalam damai, saling menghormati dan saling menjaga.

Pada kepemimpinan Gubenur Sumatera Selatan Alex Noerdin yang menjabat selama 10 tahun dan terpilih untuk 2 periode dalam 4 tahun terakhir Sumatera Selatan mendapatkan 126 penghargaan dan 11 penghargaan dari luar negeri maka setiap 10 hari mendapatkan penghargaan. Pemerintah RI juga memberikan penghargaan pertama dan stu-satunya yaitu : bintang mahaputra utama kepada Gubernur Sumatera Selatan. Alex Noerdin menyatakan tidak mudah menjaga kepercayaan, banyak yang sudah dikerjakan bersama, banyak ide orisionil dari Sumsel dan menjadi tuan rumah Asian Games merupakan satu pencapaian luar biasa, jadi jika ada yang meremehkan hal ini sungguh  sangat naif, buta matanya dan tuli telinganya.

Presidium OKKSS foto bersama

Sumatera Selatan salah satu propinsi yang disegani di Indonesia karena selalu menjadi pelopor di depan, semoga yang belum selesai dilanjutkan  oleh Gubernur yang akan datang  dan memiliki visi yang visioner serta bisa lebih baik. Oleh karena itulah hati-hatilah memilih Gubenur apalagi dalam era sekarang ini untuk menjadi pemimpin harus mempunyai jejaring nasoinal dan internasional serta bisa berbahasa asing.

Pada akhir paparannya Alex Noerdin menggelar kuis untuk 7 pemenang yang akan mendapatkan hadiah handphone Samsung terbaru dan juga sempat diputarkan lagu berjudul : Menyongsong Asian Games, ciptaan Isnirihadi yang mendapatkan ucapan selamat dari Gubernur Alex Noerdin.

Kegiatan sosialisasi Asian Games ke 18 di Griya Agung Palembang berlangsung meriah dengan hiburan dari umat OKKSS dan penampilan dari Paduan Suara Pesparawi yang akan bertanding di Pontianak serta dipandu oleh Yai Najib dan Cek Mila.

 

Leave a Reply


7 + 3 =