124 Orang Mendapat Urapan Roh Kudus

November 25, 2019
124 Orang Mendapat Urapan Roh Kudus

Bertepatan dengan Perayaan Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam, sebanyak 124 orang menerima urapan Roh Kudus lewat Sakramen Krisma di Paroki Santo Yoseph Palembang, Minggu 24 November 2019 setelah belajar selama 6 bulan. Perayaan Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam dipimpin oleh Uskup Agung Palembang Aloysius Sudarso, SCJ didampingi oleh RD. Laurentius Rakidi, RD. Stefanus Surawan dan RD. Markus Edi Sucipto.

Dalam homilinya Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ mengatakan hari ini putera-puteri yang akan menerima Sakramen Krisma akan diurapi dari Roh Kudus agar dapat melanjutkan karya /misi Kristus, agar banyak orang dikuasai olehNya dalam hatiNya sebagai Raja, Raja yang menyelamatkan, berbelas kasih, sederhana, suka mengampuni dan memberi hidup. Oleh karena itu menerima Roh Kudus tidak lain menerima kekuatan baru, menjadi dewasa, mengembangkan pribadi, menjadikan Kristus Raja dalam hidup, dalam kata-kata, dalam perbuatan, perkataan, dalam pilihan hidup dan pekerjaan. Dengan dipermandikan kita diutus, dengan menerima Sakramen Krisma ini untuk membawa kabar sukacita dimanapun kita berada.

Semoga dengan menerima Sakramen Krisma semakin dekat dengan Yesus Kristus karena Roh Kudus dicurahkan untuk membuat hati kita semakin serupa dengan Yesus sendiri sehingga bisa mewartakan kasih dan pengampunan, menjadi dewasa, membuat Gereja, keluarga dan masyarakat hidup lebih baik dan siap untuk menerima kedatangan Yesus sebagai Raja semesta alam. KedatanganNya yang ke 2 akan menunjukkan bahwa Dia adalah Raja seluruh dunia.

Putera-Puteri yang akan menerima Sakramen Krisma, anda diberi kekuatan untuk menerima Kristus Raja dalam menghadapi segala kesulitan hidup, bersama Dia menjadi dewasa, berani untuk menyatakan dan berbuat yang benar, berani untuk menolong sesama, berani untuk berkorban, berani memilih hidup yang baik, teman hidup yang baik untuk bersam-sama menciptakan keluarga yang dapat menjadi berkat bagi masyarakat dan bagi sesama manusia. Terimalah Roh Kudus dalam urapan, buatlah itu tanda sukacita, berdoalah pada Roh Kudus untuk menjadi alat seperti Yesus.

Prosesi penerimaan Sakramen Krisma diawali dengan penyerahan calon Krisma oleh Petrus Rudi Hasmin kepada Uskup Agung Palembang Aloysius Sudarso, SCJ. Bapa Uskup menerima calon Krisma dan mengajak mereka untuk memperbaharui janji Baptisnya. Sebelum memberikan Sakramen Krisma Bapa Uskup memberkati Wali Krisma yaitu : Petrus Rudi Hasmin dan Mimi Sulai. Kemudian calon Krisma maju satu persatu ke hadapan Bapa Uskup didampingi wali Krisma Petrus Rudi Hasmin dan Mimi Sulai yang memegang bahu calon Krisma, sambil menyebutkan nama calon Krisma Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ memberikan Tanda Salib di dahi calon Krisma dengan urapan minyak Krisma dan menepuk pipi kanannya sebagai tanda peneguhan agar kuat dalam menghadapi musuh iman yang akan dihadapi nanti.

Seusai penerimaan Sakramen Krisma acara dilanjutkan dengan Perayaan Syukur bersama di Gedung Aula Santo Yoseph Palembang yang juga dihadiri Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ, Pastor Paroki RD. Laurentius Rakidi dan FX. Suwajib Sekretaris I DPP, Andreas Daris Awalistyo Koordinator Bidang Persekutuan dan Koordinator Bidang Pewartaan Petrus Rudi Hasmin.

Dalam sambutannya mewakili DPP Santo Yoseph Palembang FX. Suwajib mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Tuhan, para pembimbing, semua penerima Sakramen Krisma . Terima kasih juga kapada Bapa Uskup yang sudah bersedia menerimakan Sakramen Krisma kepada umat Paroki Santo Yoseph Palembang dan juga kepada Pastor Paroki serta Pastor Rekan terima kasih atas bimbingan dan pengarahannya sehingga acara berlangsung dengan lancar.

Sementara itu Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang RD. Laurentius Rakidi mengatakan dengan menerima Sakramen Krisma berarti sudah menjadi orang Katolik yang penuh karena syaratnya adalah menerima Sakramen Baptis, Sakramen Ekaristi dan Sakramen Krisma. Semoga bisa menampilkan diri menjadi orang Katolik yang dewasa, yaitu : berani dan semakin mampu untuk melawan kejahatan dan dosa supaya bertumbuh dan berkembang menjadi semakin suci. Selain itu kedewasaan dalam iman harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan menjadikan diri kita berkat bagi orang lain.

Rangkaian acara Perayaan Syukur penerimaan Sakramen Krisma di Paroki Santo Yoseph Palembang diakhiri dengan pembagian Sertifikat Sakramen Krisma dan santap siang bersama.

Leave a Reply


3 + 4 =