Minggu Palma Mengajak Kita Mengenal Allah dan Menjadi Manusia Yang Benar

March 30, 2021
Minggu Palma Mengajak Kita Mengenal Allah dan Menjadi Manusia Yang Benar

Ratusan umat Katolik mengikuti Perayaan Minggu Palma dengan hikmat di tengah situasi pandemi covid 19 di Gereja Santo Yoseph Palembang, Sabtu-Minggu, 27-28 Maret 2021. Rangkaian perayaan diadakan sebanyak 4 kali, Sabtu pukul 17.30 dipimpin oleh RD. Stefanus Surawan dn Minggu, pukul 06.30 oleh RD. Joko Susanto Silvester, pukul 08.30 oleh RD. Vinsensius Setiawan Triatmojo dan pukul 17.00 oleh Rm. Hans Rettob, MSC.

Perayaan Minggu Palma menandai awal Pekan Suci menjelang kebangkitan Yesus untuk mengenang kedatangan Yesus di kota Yerusalem. Pada Perayaan Minggu Palma, Minggu 28 Maret 2021, pukul 08.30 Wib RD. Vinsensius Setiawan  Triatmojo mengawali Perayaan dengan upacara pemberkatan daun-daun palma. Biasanya diadakan perarakan sebelum memasuki Gereja tetapi karena situasi pandemi maka ditiadakan dan umat tetap memegang daun palma untuk diberkati saat para imam berkeliling. Perayaan Minggu Palma ditandai dengan simbol daun palma yang memiliki makna pujian, kemuliaan, kemenangan dan damai.

Dalam homilinya RD. Avin mengatakan kita punya cita-cita menjadi manusia yang baik tapi kita dengan mudah melanggarnya dan jatuh kedalam dosa, itulah gambaran diri kita msing-masing dalam kemanusiaan yang terbatas dan rapuh. Lewat Yesus yang kita renungkan penderitaanNya, sebagai raja semesta, pemilik masa dan waktu, pencipta segala sesuatu yang maha tinggi dan maha kuasa namun menjadi manusia, menjadi hamba dari para hamba, merendahkan diri serendah-rendahnya dan mengosongkan diri sehabis-habisnya,  kita diajak untuk bisa mengenal Allah yang benar dan bagaimana kita menjadi manusia yang benar.

Leave a Reply


4 + 7 =