
Misa Rabu Abu di Gereja Santo Yoseph Palembang, 1 Maret 2017, pukul 05.45 Wib
Umat Katolik mulai memasuki masa Pra Paskah, 40 hari sebelum Paskah diawali dengan penerimaan abu, ini terlihat dari Misa Rabu Abu yang diadakan Gereja Santo Yoseph Palembang, 1 Maret 2017, pukul 05.45 Wib, pukul 08.00 Wib dan pukul 18.00 Wib. Umat memadati Gereja Santo Yoseph Palembang untuk mengikuti Misa Rabu Abu yang dipimpin oleh RD. Laurentius Rakidi, pada misa pukul 05.45 Wib.
Dalam homilinya RD. Rakidi mengatakan “ Menandai dahi dengan abu merupakan tanda bahwa adalah kita milik Allah dan Kristus, supaya kita mendapat keselamatan maka harus bertobat. Untuk menghayati pertobatan kita diajak juga untuk berpuasa dan berpantang, supaya kita mau peduli dengan orang lain. Mari sisihkan sebagian apa yang kita miliki dan nanti diberikan kepada orang yang membutuhkan, sehingga puasa dan pantang kita membawa dampak postitif bagi orang lain. Semoga masa Pra Paskah ini sungguh membawa berkat bagi diri kita masing-masing dan juga membawa berkat bagi sesama kita “.

Umat menerima tanda abu di dahi
Prosesi penerimaan abu diawali dengan pemberkatan abu oleh Rm. Rakidi dilanjutkan dengan pemberian abu kepada para petugas liturgi serta umat yang maju satu persatu untuk menerima tanda salib di dahi masing-masing sebagai tanda pertobatan terlihat mulai anak-anak, remaja, orang dewasa serta para orang tua.
Bagi umat yang berusia 17 tahun ke atas diwajibkan untuk berpuasa dan berpantang, puasa dilakukan pada hari Rabu Abu dan Jumat Suci sementara pantang dilakukan selama 7 hari Jumat, bisa diikuti semua umat mulai anak kecil, dewasa dan orang tua. Selama masa Pra Paskah umat diajak untuk memaknai aturan yang berlaku supaya hidup kita berkenan di hadapan allah , menjalaninya dengan penuh tanggung jawab. Diharapkan melalui pantang dan puasa, bisa membawa kita mengelola hidup kita, mengendalikan hawa nafsu yg ada dalam diri kita dan bisa mengikuti kehendak Allah supaya kita sungguh-sungguh mendapatkan keselamatan.

Koor Wilayah IV Pemecahan Roti & Anggur Menerima berkat & komuni Berkat terakhir
