Umat Mengenang Perjamuan Malam Terakhir

March 29, 2018
Umat Mengenang Perjamuan Malam Terakhir

 

 

 

 

 

Umat mengikuti Perayaan Kamis Putih

Menjelang hari raya Paskah umat Katolik diajak untuk merayakan misteri penebusan manusia pada Tri Hari Suci, diawali dengan perayaan Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Paskah dan Minggu Paskah. Ribuan umat Paroki Santo Yoseph Palembang memadati gereja untuk mengikuti Perayaan Kamis Putih, 29 Maret 2018 pukul 18.30 Wib yang dipimpin oleh RD. Laurentius Rakidi didampingi RD. Guido Suprapto dan Diakon Markus.

Perayaan Kamis Putih adalah untuk mengenang perjamuan malam terakhir atau penetapan Ekaristi sebagai wujud pengorbanan Yesus yang menyerahkan tubuh dan darahnya untuk keselamatan umat manusia. Selain itu juga diadakan upacara pembasuhan kaki sebagai simbol keteladanan pelayanan Yesus dengan membasuh kaki para muridnya dan memberikan perintah baru untuk saling mengasihi.

 

 

 

 

 

 

Perayaan Kamis Putih mencuci kaki wakil umat dalam Perayaan Kamis Putih

Umat dihimbau untuk ikut serta mengikuti perayaan Ekaristi harian dan saling melayani satu sama lain dalam kasih maka akan tercipta keharmonisan dan kebahagiaan dalam kehidupan. Semangat saling melayani dimulai dari keluarga kita masing-masing dan hayati pekerjaan kita dengan semangat pelayanan dan di tengah masyarakat kita hadir sebagai orang yang bisa saling melayani.

Dalam homilinya RD. Laurentius Rakidi mengajak umat untuk berusaha memelihara dan menghidupi warisan suci yang ditinggalkan oleh Yesus Kristus, kita hayati warisan suci dari Tuhan dengan mencintai Ekaristi agar kita memiliki daya hidup Ilahi dan bersatu dengan Kristus melalui tubuh dan darah Kritus yang kita terima.

 

 

 

 

 

Perarakan Sakramen Mahakudus yang akan ditahtakan di Gedung Serbaguna Santo Yoseph

Dalam upacara pembasuhan kaki ada 12 orang wakil umat yang dibasuh kakinya dan satu persatu kaki mereka dibasuh serta dicium oleh RD. Laurentius Rakidi sebagai bentuk pelayanan kasih Kristus. Perayaan Kamis Putih juga merupakan hari rekonsiliasi dimana Gereja menyambut para pendosa yang kembali berdamai dengan Allah dan umat.

Seusai perayaan Ekaristi diadakan perarakan Sakramen Mahakudus dan tuguran (malam berjaga) di hadapan Sakramen Mahakudus sebagai persiapan Jumat Agung. Sakramen Mahakudus dibawa oleh RD. Laurentius Rakidi menuju Gedung Serbaguna Santo Yoseph Palembang diiringi kidung pujian yang dibawakan oleh Koor Wilayah X.

Umat mengadakan tuguran bersama

 

 

Leave a Reply


2 + 9 =