RM.GIMAN-ok

Biodata RD. Agustinus Giman

 

Nama Lengkap : Romo Agustinus Giman, Pr

Tempat/Tgl.lahir : Pisang Indah (Way Kanan Lampung). 9 Agustus 1977

Pendidikan :

TK & SD Pisang Indah : Tamat Tahun 1989

SMP Pangudi Luhur Sukaraja

SMA Xaverius Belitang Selama 1 Tahun

Seminari Menengah Santo Paulus : Tamat Tahun 1997

Sekolah Tinggi Filsafat Santo Yohanes Pematang Siantar : Tahun 1998-2003

Sekolah Tinggi Filsafat Santo Yohanes Pematang Siantar : Tahun 2005-2007

Tamat Tahun 2007

Karya Pastoral :

Tahun 1997-1998 : Tahun Orientasi Rohani (TOR)

Tahun 2003-2004 : Tahun Orientasi Pastoral (TOP) Di Plaju

Tahun 2004-2005 : Tahun Orientasi Pastoral (TOP)

Di Paroki Sang Penebus Batu Putih

Tahun 2007 : Bertugas Di Paroki Trinitas Bangun Sari, untuk persiapan menjadi diakon sampai diakon dan ditahbiskan

Tanggal 24 Januari 2008 : Ditahbiskan menjadi Imam di Gereja Katedral Santa Maria Palembang

Bulan Februari 2011 s/d 2015 : Bertugas di Paroki Santo Yoseph Palembang

Bulan Maret 2015 : Studi di Philipina

                   Sekilas tentang Romo Agustinus Giman, Pr

Dikenal dengan nama Rm.Giman, berkacamata, terlihat serius dan jarang tersenyum ini   merupakan anak bungsu dari 5 bersaudara dari orang tua kelahiran Jawa yang tinggal di Lampung dan sejak tahun 1996 pindah ke OKI di Jamatras.

Cita-citanya sejak kecil adalah menjadi insinyur pertanian dan tidak tertarik menjadi imam. Banyak peristiwa kebetulan yang mngiringi perjalanan hidup Rm.Giman sampai akhirnya masuk ke Seminari Menengah Santo Paulus Palembang.

Selama 2 tahun mengalami pergulatan dan setelah merenungkan bahwa peristiwa kebetulan yang terjadi selama ini adalah bukan merupakan sebuah kebetulan tetapi sebagai sebuah cara Tuhan menuntunnya sebagai persiapan untuk menjadi seorang imam.

Hal yang paling berkesan adalah ketika malam sebelum dtahbiskan menjadi diakon terjadi pergulatan dan timbul pertanyaan apakah dirinya mampu untuk terus sebagai orang yang ditahbiskan, menjalani hidup selibat dan menghayati nasehat injili, yaitu : kemiskinan, ketaatan dan kemurnian.

Semua keraguan itu lenyap setelah Romo Giman ditahbiskan menjadi seorang imam dan menjalankan tugas pelayanannya dengan baik dimanapun beliau ditempatkan.

Sekarang Romo Giman mendapatkan tugas baru Untuk melanjutkan studi di Philipina, semoga sukses dan nanti setelah kembali ke Palembang ilmu yang didaptakan bias dibagikan demi kemajuan seluruh umat di Keuskupan Agung Palembang.

Proficiat Romo Giman, semoga selalu sehat dan Tuhan memberkati.

 

 

 

 

Leave a Reply


7 + 1 =