RD. Rakidi mulai membaptis para calon baptis
Baptisan merupakan syarat untuk masuk ke dalam kerajaan Allah dengan dibaptis berarti dilahirkan kembali secara rohani memasuki kehidupan yang baru yaitu masuk dalam wilayah kekuduasan Allah karena sudah mendapat rahmat baptisan. Maksud dari baptisan supaya kita bertumbuh dan berkembang dalam rahmat kekudusan dan nanti ketika kembali kepada Allah dengan hati yang kudus, maka rahmat kekudusan yang akan diterima tidak akan bermanfaat jika tidak dikembangkan, caranya dengan mengikuti teladan hidup Yesus Kristus sebagai pegangan hidup.
RD. Rakidi memberikan urapan minyak krisma setelah dibaptis
Itulah yang diinginkan oleh 26 orang baptisan baru di Gereja Santo Yoseph Palembang dalam upacara penerimaan Sakramen Baptis yang dipimpin oleh RD. Laurentius Rakidi, Kamis 20 Desember 2018 pukul 17.00 Wib. Dalam homilinya RD. Rakidi mengatakan jika sudah dibaptis maka harus mengubah pola hidup dengan mengandalkan Tuhan Yesus dalam kehidupan sehari-hari sebagai pemimpin kehidupan. Dengan demikian nanti akan muncul buah-buah kebaikan, rajin berdoa, ikut merayakan Ekaristi, mengikuti pertemuan di Lingkungan dan aktif dalam kegiatan menggereja dan berusaha untuk menghasilkan buah-buah kasih terhadap sesama kita, mau menghargai sesama kita, mau berjuang untuk menegakkan Kerajaan Allah, terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk tugas-tugas yang dipercayakan kepada kita, kerukunan, persaudaraan dan lain-lain. Sebagai wali baptis diharapkan sungguh-sungguh memantau anak-anak rohaninya, jika ada kesulitan silahkan datang untuk meminta nasehat dan wali baptis harus bersedia memberikan nasehat dan mendampingi.
Baptisan baru mendapat kain putih dan lilin bernyala
Prosesi upacara baptisan diawali dengan pemberkatan air yang akandigunakan untuk membaptis, kemudian RD. Rakidi mulai membaptis dengan mencurahkan air di atas kepala baptisan sebanyak 3 kali, dilanjutkan dengan pemberian urapan minyak krisma sebagai tanda sudah dibebaskan dari dosa dan dilahirkan kembali dari air dan Roh Kudus. Baptisan baru juga mendapatkan kain putih sebagai tanda telah diciptakan kembali dalam pembaptisan dan memelihara martabat ini untuk hidup yang kekal dan lilin bernyala yang melambangkan cahaya Kristus.
3 orang masuk dalam persekutuan Gereja Kaolik
Dalam kesempatan ini juga diadakan upacara penerimaan 3 orang yang masuk dalam persekutuan Gereja Katolik. Mereka telah dipilih Allah diserahkan kepada Yesus Kristus untuk diselamatkan dan sungguh-sungguh dianugerahi daya hidup Illahi untuk berjuang bersama dengan Kristus.




