Indonesia Merdeka Membutuhkan Warga Yang Bebas Dan Bertanggung Jawab

August 18, 2026
Indonesia Merdeka Membutuhkan Warga Yang Bebas Dan Bertanggung Jawab

PALEMBANG – Bangsa Indonesia merayakan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, Senin 17 Agustus 2026 dan untuk mensyukurinya umat Paroki Santo Yoseph Palembang mengadakan Perayaan Ekaristi pukul 17.30 Wib yang dipimpin oleh RD. Dionisius Anton Liberto dan konselebran bersama para Imam Dekanat Palembang di Gereja Santo Yoseph Palembang.

RD. Hyginus Gono Pratowo, Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang dalam pengantarnya menyampaikan, kemerdekaan itu memang diperoleh dengan menumpahkan darah para pejuang. Namun begitu disadari bahwa kemerdekaan ini tetap sebagai anugerah Tuhan bagi bangsa Indonesia, dengan kemerdekaan itu dicita-citakanlah suati negara yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Oleh karena itu selayaknya para pemegang pemerintahan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangkitkan rasa aman bagi warga bangsanya. Sabda Tuhan hari ini mempertegas pentingnya membangun watak yang baik sebagai warga bangsa seperti Yesus yang mau taat sebagai warga negara pada zaman itu dan kita syukuri ulang tahun Repubik Indonesia yang ke 81.

Sementara itu lewat homilinya Romo Liberto mengatakan, kemerdekaan bukan berarti bebas melakukan apa saja, maka apa  makna kemerdekaan yang bisa kita hayati, yang pertama : kemerdekaan adalah tanggung jawab, Putra Sirak dalam bacaan pertama mengingatkan bahwa pemimpin yang baik membawa keteraturan dan kesejahteraan bagi rakyat. Lalu Santo Petrus juga mengajak kita menghormati pemerintah dan hidup sebagai orang merdeka, tetapi tidak menggunakan kemerdekaan untuk berbuat jahat . Maka menjadi warganegara yang baik bukan hanya mencintai negara kita, mencintai Indonesia dengan bendera merah putih, tTetapi dengan kejujuran, disiplin, membayar kewajiban, menaati aturan, menjaga persatuan dan tanggung jawab.

Lalu yang kedua sebagai orang Katolik kita mempunyai dua identitas yang tidak perlu dipertentangkan. Dalam Injil  Yesus bersabda “ Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah ” . Kita adalah warga Indonesia sekaligus warga kerajaan Allah atau meminjam bahasa Monsinyur Sugiyopranoto 100% Katolik, 100% Indonesia. Maka kepada negara kita  memberikan tanggung jawab dan juga kesetiaan, kepada Allah kita memberikan hati, iman, hidup dan pelayanan kita.  Mencintai Indonesia bukan hanya mengatakan merdeka tetapi menghadirkan kemerdekaan itu melalui hidup yang jujur, adil, rukun dan saling peduli. Indonesia merdeka yang kita cintai ini membutuhkan bukan hanya warga yang bebas tetapi warga yang bertanggung jawab. 

Leave a Reply


6 + 6 =