Pertemuan Perdana Calon Krisma

July 28, 2026
Pertemuan Perdana Calon Krisma

PALEMBANG – Sebanyak 98 calon penerima Sakramen Krisma mengikuti pertemuan perdana di Ruang Doa Santo Yoseph Tidur, Minggu 26 Juli 2026 pukul 10.00 Wib yang diadakan oleh Seksi Persiapan Sakramen Krisma Paroki Santo Yoseph Palembang.

Dalam sambutannya Koordinator Bidang Pewartaan, Fransiskus Untung Supriyanto mengingatkan, melaksanakan atau mengikuti Krisma bukan formalitas dan seremonial tetapi sungguh-sungguh penghayatan. Nanti dalam proses akan diberikan katekese/pengetahuan, dasar-dasar iman yang mendukung, sekali lagi saya berharap sungguh-sungguh mengikuti bukan formalitas/seremonial tetapi bahwa kita sungguh-sungguh ingin membawa jiwa kita selamat kepada Allah.

Sementara itu RD. Hyginus Gono Partowo, Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang mengatakan, kita bersyukur bahwa program tahunan penerimaan Sakramen Krisma kita jalankan mulai bulan Juli-November 2026. Jumlah peserta ada 98 orang dalam kondisi sehat, kemudian  beberapa orang yang khusus di Panti Jompo, 1 Aspiran dan Seminari Menengah Santo Paulus. Selamat berproses harapan kami ikuti  dengan setia dari awal sampai akhir, kalau terpaksa tidak bisa hadir harus memberitahu supaya para pendamping bisa mencarikan tambahan waktu untuk belajar supaya tidak ada yang ketinggalan.

Ignasius Iwanti Waning, salah satu Tim Kerja Seksi Persiapan Sakramen Krisma memberikan informasi terkait dengan pembelajaran yang harus diikuti oleh calon Krisma selama 4 bulan mulai bulan Juni sampai Oktober 2026.

Materi yang akan diberikan, yaitu :

  1. Tahap 1 : Mengenal Identitas Diri Sebagai O9rang Katolik. Siapakah aku dalam Gereja. Tujuan tahap ini : Mengenal Allah, Gereja dan dasar-dasar iman Katolik. (26 Juli 2026 : Pengarahan dan Perkenalan). (2 Agustus 2026 : Misteri Allah Tritunggal). (9 Agustus 2026 : Tiga Sumber Iman Katolik). (16 Agustus 2026 : Kitab Suci Sebagai Sejarah Keselamatan Allah). (23 Agustus 2026 : Gereja Sebagai Sakramen Keselamatan).
  2. Tahap 2 : Hidup Sebagai Anggota Gereja. Bagaimana aku menghidupi iman ? Tujuan tahap ini : Belajar bahwa Katolik bukan hanya soal doa, tetapi juga pelayanan, persekutuan dan kesaksian hidup. (30 Agustus 2026 : Lima Pilar Kehidupan Gereja).
  3. Mengenal Roh Kudus dan Sakramen Krisma. Mengapa aku harus menerima Krisma ? Tujuan tahap ini : Memahami bahwa Roh Kudus bukan sekedar simbol, tetapi kekuatan nyata yang membimbing hidup orang beriman. (6 September 2026 : Makna Teologis Sakramen Krisma. (13 September 2026 : Tujuh Karunia Roh Kudus). (20 September 2026 : Bibble Camp). (27 September 2026 : Buah-Buah Sakramen Penguatan). (4 Oktober 2026 : Krisma Sebagai Penyempurnaan Rahmat Baptis).
  4. Tahap 4 : Menjadi Murid dan Saksi Kristus. Setelah Krisma, apa tugas saya ?. Tujuan tahap ini : Menyadari bahwa Krisma bukan akhir pelajaran tetapi awal perutusan. (11 Oktober 2026 : Komunitas Basis Gerejani dan Visi-Visi Keuskupan. (18 Oktober 2026 : Menjadi Murid Kristus yang Dewasa dan Siap Diutus.
  5. Tahap 5 : Persiapan Akhir. Mempersiapkan hati menerima Roh Kudus. (25 Oktober 2026 : Evaluasi Pembelajaran). (1 November 2026 : Rekoleksi dan Pengakuan Dosa). (5 November 2026 : Gladi Bersih).

Selain itu Ignas menegaskan komitmen kehadiran 100 %, seluruh peserta wajib mengikuti rangkaian pembinaan, rekoleksi hingga gladi bersih dan waktu pertemuan hari Minggu pukul 10.15-12.00 Wib. Metode pembelajaran kadang dilaksanakan di kelas masing-masing, kadang digabung di Gedung Srbaguna, disesuaikan dengan materi, tema atau narasumbernya. Jika berhalangan hadir pada hari Minggu karena alasan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, peserta wajib mengikuti pelajaran pengganti pada hari Sabtu pagi pukul 10.00-12.00.Wib.

Untuk Tim Pendamping dan Fasilitator terdiri dari : Pastor Paroki, Para Romo Paroki Santo Yoseph Palembang, Baoak/ Ibu Pengurus Dewan Pelayanan Paroki (DPP), Tim Komisi Kateketik KAPal, Suster, Bruder, Frater serta Baoak/Ibu Pendamping Paroki.

Leave a Reply


6 + 7 =