PALEMBANG – Rangkaian kegiatan rekoleksi dengan tema “ Mertua, Menantu dan Ipar “ berjalan dengan baik dan diikuti penuh antusias oleh semua peserta hingga acara berakhir. Acara ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin RD. Chanel Doroteus Odjan Soge didampingi oleh Romo Andreas Nugroho, SCJ, Minggu 26 Juli 2026 pukul 14.00 Wib di Gedung Aula Serbaguna Santo Yoseph Palembang.
Melalui homilnya Romo Chanel menyampaikan kita dituntut untuk membuat pilihan di dalam kehidupan sebagai menantu, mertua juga ipar. Sebagai mertua yang baik hati dan tidak sombong, kamu mau berbuat apa agar pernikahan anak-anakmu tetap berjalan lancar ? Jaga pernikahan anak-anakmu, jangan terlalu menuntut sesuatu yang diluar kemampuan anak-anakmu, ketika pernikahan ini terjadi mereka sudah menjadi keluarga baru yang memiliki otonominya tersendiri, jangan diganggu.
Untuk para ipar tolong jangan terlalu ngoceh dan menambah beban yang berat untuk menantunya. Untuk ipar, cintai dan sayangi dia, dengan demikian, mertua dan ipar mendukung pernikahan saudarimu, saudaranmu, juga anak-anakmu. Untuk menantu, apa yang kalian buat ketika mertua terlalu cerewet? Balas dendam yang paling baik adalah mendoakan, masuk di dalam kamar, duduk diam-diam, sedikit anda menangis tidak salah dan doakan mertua.
Pernikahan itu rusak bukan hanya karena ada perselingkuhan, tetapi karena hubungan yang tidak baik antara mertua, menantu, dan ipar. Supaya pernikahan itu tumbuh, ditaburkan, bertumbuh, bertunas, dan berbuah, kita mau berjalan, bergerak, mencari hidup kita untuk menemukan Kerajaan Allah. Kebahagiaan yang ada di dalam keluarga kita masing-masing, akur-akurlah di dalam hidup berkeluarga besar dan saat anda akur, saat itulah ada Kerajaan Allah. Segala yang sudah terjadi tidak bisa dirubah. Tapi kita bisa belajar dari masalah untuk bertindak lebih produktif, menggapai masa depan yang lebih baik di dalam keluarga, supaya semua keluarga Kristiani bertumbuh subur dalam iman nilai-nilai Kekatolikan yang baik dan benar, itulah Kerajaan Allah.
Pada kesempatan ini juga dilakukan penyegaran janji perkawinanbagi lima pasutri yang merayakan ulang tahun perkawinan pada bulan Juli 2026. Acara diawali dengan pemanggilan nama-nama pasutri oleh Romo Chanel dilanjutkan dengan pengucapan janji perkawinan. Setelah itu Romo Chanel memberkati pasutri dan memerciki dengan air suci, kemudian para suami mendapatkan setangkai bunga mawar yang selanjutnya bunga tersebut diberikan kepada para istri, diakhiri dengan para suami yang mencium kening pasangan masing-masing sebagai tanda cinta. Ada dua pasutri yang merayakan ulang tahun perak (25 tahun) dan mendapatkan sertifikat yang diserahkan oleh Romo Chanel, yaitu : Ambrosius Prayitno & Mikael Retno Utami (Lingkungan Santa Lusia) dan Valentinus Saryanta & Cisilia Suwasti ( Lingkungan Santo Carlo Acutis).
Nama-nama pasutri yang merayakan ulang tahun perkawinan bulan Juli 2026.
1. Ambrosius Prayitno & Mikael Retno Utami (Lingkungan Santa Lusia), HUT Perkawinan ke 25, Tanggal 1 Juli 2001.
2. Yustinus Budi Yunanto & Benedicta Irene E. Kurniawati (Lingkungan Santo Frumentius), HUT Perkawinan ke 21, Tanggal 5 Juli 2005.
3. Valentinus Saryanta & Cisilia Suwasti ( Lingkungan Santo Carlo Acutis), HUT Perkawinan ke 25, Tanggal 4 Juli 2001.
4. Yohanes Maria Sofyan & Cecilia Milis (Lingkungan Santo Fransiskus Assisi), HUT Perkawinan ke 33, Tanggal 4 Juli 1993.
5. Martua Pandiangan & Kartini Siagian (Lingkungan Santo Beda), HUT Perkawinan ke 44, Tanggal 4 Juli 1982.






