Paus Fransiskus Kecam Aksi ISIS Bunuh 30 Umat Kristen Etiopia

May 24, 2015
Paus Fransiskus Kecam Aksi ISIS Bunuh 30 Umat Kristen Etiopia

ISIS tak henti-hentinya membunuh! Terbaru kemarin ISIS memenggal kepala 30 umat Kristen Etiopia. Paus Fransiskus, Selasa (21/4/2015), mengecam pembunuhan 30 orang umat Kristen Etiopia di Libya yang disebarkan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) dalam sebuah video beberapa hari lalu.

“Dengan kesedihan yang mendalam, saya mendengar kembali terjadinya kekerasan terhadap umat Kristen yang tak bersalah di Libya,” kata Paus Fransiskus dalam sebuah pesannya kepada Patriarch Abuna Matthias dari Gereja Ortodoks Tawahedo Etiopia.

Dalam video yang dirilis ISIS itu memperlihatkan 15 orang pria Etiopia dipenggal di sebuah pantai di Libya, sedangkan 15 orang lainnya dieksekusi dengan cara ditembak.

“Saya ingin menyampaikan sebuah solidaritas spiritual untuk memastikan kepada Anda bahwa saya terus mendoakan umat Kristen di Afrika, Timur Tengah, dan sebagian Asia yang menderita akibat kekerasan,” kata Paus dalam pesannya yang dirilis Vatikan.

Pada Februari lalu, ISIS juga memenggal 21 umat Kristen Koptik Mesir di Libya. Sementara pada awal bulan ini kelompok militan Al-Shabab Somalia membantai 150 orang di sebuah universitas di Kenya. (internasional.kompas.com)

Allah Telah Menganugerahi Mereka Mahkota Martir (Matius 24:13)

Sediiihh…tentu perasaan ini berkecamuk dalam hati kita, bercampur dengan rasa emosional lainnya, ketika mengetahui sesama kita dianiaya dan dibunuh tanpa salah, hanya karena perbedaan keyakinan. Itulah yang mungkin dirasakan oleh Paus Fransiskus, sehingga mengecam pembunuhan-pembunuhan yang dilakukan oleh ISIS. Dunia Arab khususnya dan Internasional umumnya seolah mengijinkan pembantaian itu terjadi. Mereka bilang ini soal kewajiban agama, padahal agama mengajarkan relasi yang baik kepada sesama walau berbeda. Damai sejahtera itu salah satu tujuan adanya agama. Tapi jika diplintir oleh politik dan ekonomi, maka wajah buas agama-lah yang muncul.

Yahh…kita percaya bahwa Kristus telah menjanjikannya pada kita, Matius 24:13: “Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat”. Terpujilah Allah, karena mereka yang dibunuh karena iman akan Kristus, sudah mendapat anugerah mahkota kemartiran dan berbahagia di Surga bersama Kristus Sumber Keselamatan dan Kehidupan Abadi. Dan kita pun tentu mendambakan kehormatan itu juga. Aminn.

Sumber : www.imankatolik.or.id

Leave a Reply


6 + 5 =