Ekaristi Merupakan Tanda dan Keselamatan Menuju Kehidupan Kekal

March 26, 2016
Ekaristi Merupakan Tanda dan Keselamatan Menuju Kehidupan Kekal
Ekaristi Merupakan Tanda dan Keselamatan
Menuju Kehidupan Kekal

 

     putih 1       putih 8

Umat mulai berdatangan, sebagian  mengikuti misa di luar gereja

Rangkaian Tri Hari Suci menjelang Hari Raya Paskah mulai dirayakan oleh umat Gereja Santo Yoseph Palembang dengan Misa Kamis Putih 24 Maret 2016, pukul 18.30 Wib diawali dengan prosesi perarakan masuk ke dalam gereja. Terlihat ribuan umat memadati gereja dan halaman Gereja Santo Yoseph Palembang yang terletak di Jl.Jendral Sudirman dan Panitia Paskah sudah menyiapkan LCD sehingga umat yang berada di luar gereja juga bisa mengikuti misa dengan baik.

       putih 5              putih 4          Pembasuhan kaki

Kamis Putih merupakan salah satu hari yang penting dirayakan untuk mengenang perjamuan malam terakhir Yesus dengan murid-muridnya sebelum wafat disalib yang dilambangkan dengan Sakramen Ekaristi dan dalam misa ini juga dilakukan pembasuhan kaki oleh imam kepada 12 orang umat yang melambangkan sikap merendahkan diri untuk melayani.

putih 3         putih 6     

Misa dipimpin oleh Rm. Avien, Pr didampingi oleh Rm. Laurentius Rakidi, Pr, Rm.Tarsisus Leisubun, Msc, Rm. Suprapto, Pr dan Rm. Luckyatmo, SJ. Juga  diimeriahkan dengan penampilan anggota koor dari Wilayah 8.

Dalam homilinya Rm. Avien, Pr mengatakan : “ Kamis Putih merupakan penyerahan hidup Yesus yang total, tubuh dan darahnya kepada para rasulnya, yang merupakan tanda sakramen keselamatan itulah Ekaristi Kudus.  Tanda dan sarana keselamatan supaya kita yang lemah, yang berdosa, jauh dari Tuhan  jadi mendekat  pada pangkuan belas kasih Allah yang menyelamatkan hidup. Kita bersyukur bahwa Ekaristi itulah yang menjadi wasiat dan warisan abadi, tanda dan sarana keselamatan agar kita sampai kepada kehidupan yang kekal, maka kita akan merayakan hari ini dengan penuh sukacita karena kita berada di tempat  dan jalan yang benar untuk sampai pada janji keselamatan. Lewat Tubuh  Kristus yang akan kita terima, kita membangun untuk kebangkitan kita karena Kristus yang sudah berjanji : Barang siapa makan Tubuh dan minum DarahKu agar Kubangkitkan pada akhir zaman.”

Misa Kamis Putih diakhiri dengan prosesi perarakan Sakramen Maha Kudus yang dibawa ke aula Gedung Serbaguna Santo Yoseph Palembang, dilanjutkan dengan tuguran yang diikuti oleh umat sampai dengan pagi hari untuk berjaga-jaga.

putih 9          putih 7

Prosesi Sakramen Maha Kudus dibawa ke Aula Gereja

Hingga misa berakhir pukul 20.30 Wib kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar walaupun pengamanan tidak begitu ketat oleh pihak kepolisian, selain pengamanan Panitia Paskah juga menyiapkan tenaga medis  untuk membantu umat yang mengalami masalah kesehatan.

putih 10

 Sakramen Maha Kudus ditahtakan di Aula Gereja Santo Yoseph

 

 

 

Leave a Reply


7 + 7 =