Menjadi Rasul Kerahiman Tuhan Dengan Berbelas Kasih

April 14, 2021
Menjadi Rasul Kerahiman Tuhan Dengan Berbelas Kasih

Umat Paroki Santo Yoseph Palembang merayakan Pesta Kerahiman Illahi, Minggu 11 April 2021 pukul 08.30 Wib dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Hans Rettob, MSC dan didampingi oleh RD. Joko Susanto Silvester.

Minggu Paskah ke 2 ditetapkan Gereja sebagai Pesta Kerahiman Illahi oleh Paus Yohanes Paulus II tepatnya 30 April 2000, 21 tahun yang lalu. Pesta Kerahiman Illahi menjadi pesta Gereja bukan pesta devosi tetapi seluruh umat beriman. Jauh sebelum penetapan yang dikeluarkan oleh Gereja, 90 tahun lalu pesta ini sendiri dikehendaki oleh Yesus 22 Februari 1939 dalam penampakannya kepada Suster Faustina, yang meminta agar melukis wajahNya.

Yesus meminta agar gambarnya diberkati dengan meriah pada Pesta Kerahiman Illahi dan dilakukan pada hari Minggu Paskah ke 2. Seluruh sejarah keselamatan yang dinyatakan dan dipenuhi oleh Yesus adalah sejarah kerahiman Illahi karena begitu besar kasih Allah bagi dunia ini, begitu besar cinta Allah bagi manusia orang -orang berdosa. Pada Pesta Kerahiman Illahi lubuk kerahiman hati Yesus terbuka dengan lebar dan semua rahmat Illahi surgawi dicurahkan bagi dunia, bagi siapapun yang datang dan menimba dariNya terutama jiwa-jiwa yang merasa sangat berdosa.

Dalam homilinya Romo Hans Rettob menyatakan Pesta kerahiman Illahi merupakan ungkapan syukur dari setiap orang yang merasa ditebus dengan darah yang amat mahal dan pada Pesta Kerahiman Illahi lubuk hati Yesus terbuka serta mengalirkan berkat-berkat Illahi bagi siapa saja. Yesus memgajarkan kita untuk datang dan menyadari kelemahan dan kerapuhan kita agar kita bangkit lagi dengan jiwa yang baru dan percaya bahwa Yesus sungguh Tuhan. Dosa yang paling menyakitkan hati Yesus adalah dosa keraguan dan ketidak percayaan kepadaNya. Yesus meminta agar sepenuhnya dan seutuhnya kita percaya kepadaNya walau tidak melihat.

Semoga kasih kemurahan Tuhan dan kelimpahan kerahiman ini tercurah dalam kehidupan kita, membangkitkan kita dari kematian dan kerapuhan kita, melepaskan dari semua kecemasan-kecemasan, kelur dari ruang tertutup kehidupan kita dan bersaksi kepada orang lain, bersaksi kepada dunia ” datanglah “karena Tuhan kita sungguh baik.

Dalam pesannya Rm. Hans Rettob mengajak umat untuk menjadi Rasul-Rasul Kerahiman Tuhan di tengah-tengah kehidupan karena kita adalah cermin dari Keahiman Illahi bagi dunia yang memancarkan Kerahiman Illahi lewat perbuatan-perbuatan belas kasih.

Pada kesempatan ini tak lupa para imam berkeliling untuk memberkati gambar-gambar Yesus Kau Andalanku.

Leave a Reply


2 + 7 =