Kita Dipanggil Menyerahkan Diri Kepada Tuhan Supaya Hidup Dikuduskan

February 3, 2025
Kita Dipanggil Menyerahkan Diri Kepada Tuhan Supaya Hidup Dikuduskan

Umat Wilayah 8, 11, dan 13 mengikuti Perayaan Ekaristi Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah, Minggu 2 Februari 2025 pukul 07.00 Wib di Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang yang dipimpin oleh RD. Hyginus Gono Pratowo. Pada kesempatan ini juga dilakukan pengukuhan Pengurus Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang periode 2025-2026 dan pelantikan Pengurus Wilayah XI periode 2025-2028.

Dalam homilinya Romo Gono menyampaikan orang-orang di sekitar Komunitas Katolik kagum dengan cara hidup para imam, biarawan, biarawati dan mengungkapkan kekagumannya karena di luar kemanusiaan mereka bisa mempersembahkan hidup secara total untuk Tuhan. Hari ini tanggal 2 Februari juga diperingati sebagai hari hidup bakti, dalam Gereja Katolik ada panggilan khusus/panggilan umum. Panggilan umum adalah kita semua yang dibaptis, semua punya tanggung jawab yang sama, menghayati dan menghidupi cara hidup Kristiani. Dalam Gereja Katolik tidak ada perkawinan poligami/poliandri, karena Gereja Katolik sungguh menghormati dan menghargai nilai-nilai perkawinan. 

Inilah panggilan Illahi yang diberikan kepada kita umat beriman, maka kita semua dipanggil untuk mempersembahkan hidup kepada Allah.  Kita semua dipanggil untuk sungguh menghayati panggilan kita sebagai orang Kristiani. Bagaimana nilai-nilai hidup kristian itu sungguh dapat dinyatakan dalam hidup kita. Keluarga Kudus Yusuf, Maria dan Yesus adalah teladan hidup kita/ hidup Kristiani dimana mereka sungguh mendengarkan Allah kehendak Allah.  Maka keluarga dalam tradisi Yahudi, anak sulung harus dipersembahkan kepada Allah, juga binatang sulung/pertama itu harus dipersembahkan kepada Allah. Anak kita yang sulung pun harus dipersembahkan kepada Allah, itu adalah tradisi Yahudi dan juga yang dialami oleh Yesus yang dipersembahkan untuk dikuduskan.

Bapak, Ibu, Saudara-Saudari yang punya anak laki-laki pertama,  kalau mengatakan saya mau masuk Seminari, jangan dihalang-halangi, kalau dihalang-halangi, berarti kita melanggar, karena anak sulung itu dipersembahkan kepada Allah.  Juga anak pertama perempuan,  kalau dia mengatakan saya mau masuk suster,  jangan dihalang-halangi itu juga persembahan untuk Allah. Panggilan orang Kristiani adalah bagaimana kita semua dipanggil untuk mau  mempersembahkan diri kita kepada Allah, maka dalam pelayanan Gereja Katolik,  tidak hanya imam, biarawan-biarawan, keluarga, tetapi kita semua dipanggil melayani Tuhan dalam kehidupan kita sebagai anggota Gereja. Gereja membutuhkan yang namanya partisipasi umat, agar kehidupan Kristiani itu tertata, tertib dan sungguh-sungguh dapat memberikan hidupnya,  memberikan dirinya untuk Tuhan dan sesama. 

Kita dipanggil untuk menyerahkan diri,  hidup untuk Tuhan, supaya hidup kita dikuduskan. Sebagai Pengurus Lingkungan, Wilayah, Stasi, Gedung Serbaguna Santo Louis atau sebagai pengurus lainnya, kita semua adalah proses untuk dikuduskan lewat  penampilan diri kita. Tidak ada pengorbanan yang sia-sia, tidak ada pelayanan yang sia-sia, tidak ada pemulihan diri yang sia-sia, pasti Tuhan memberikan ganjaran  bagi orang yang tulus untuk melaksanakan tugasnya. Mungkin manusia tidak menghargainya, hanya selalu mencari kesalahan, hanya mengkritik, hanya bisa selalu menyalahkan, tetapi Allah tidak pernah menyalahkan, Tuhan itu selalu menghargai apa yang kita buat. Tuhan itu akan selalu melihat  apa yang kita lakukan, Tuhan tidak pernah menilai  benar atau salah, tetapi Tuhan selalu melihat  yang baik dalam kehidupan kita.

Sebagai Pengurus Lingkungan, Pengurus Stasi, Pengurus wilayah dan Pengurus Gedung Serbaguna,  jangan takut kalau hanya disalahkan  atau dikritik oleh manusia.  Orang yang mengkritik,  tanda bahwa sebetulnya  dia tidak bisa melakukan sesuatu.  Orang yang suka mengejek  adalah orang yang memiliki  kekurangan dalam dirinya. Karena dia tidak mampu  memberikan sesuatu  yang bisa Anda lakukan, maka  banggalah bahwa Allah  memberikan kepercayaan kepada kita, Allah  memanggil kita untuk menjadi  perpanjangan kasih Tuhan. Nanti apa-apa yang direpotkan  adalah Ketua Lingkungan, Ketua Wilayah dan Pengurus Gedung Serbaguna ini, maka anda harus siap  untuk direpotin karena tugas pelayanan itu adalah siap repot.  

Tugas pelayan itu adalah siap untuk juga menerima kesalahan, tugas pelayan itu juga adalah orang yang libat artinya, artinya sabar, terbuka untuk membantu.  Maka anda dipanggil  untuk menjadi pelayan, untuk memanjangi bukan untuk dilayani. Inilah persembahan hidup kita, Allah itu tidak mencari orang yang sempurna, orang yang hebat, tetapi Allah mencari  orang yang mau, bersedia,  mau melakukan sesuatu dan mau belajar.  Hidup kita sampai mati itu belajar untuk mencari yang namanya hidup, bekerja, karena semuanya itu  menuju kepada kehidupan yang sejati, selagi anda punya waktu sebagai Pelayan, Pengabdi dan Pengurus, pakailah hidup kita  menjadi perpanjangan kasih Tuhan. 

Tuhan selalu memperbaharui dan memberi kebebasan  dalam kehidupan kita, bebas untuk melakukan yang baik dan bebas untuk memberikan diri kita  dipersembahkan kepada Tuhan.  Bukan bebas melakukan kejahatan,  tetapi bebas  untuk selalu melakukan kebaikan-kebaikan dalam hidup ini. Jangan pernah takut  menjadi terang bagi banyak orang, jangan pernah putus asa ketika Anda mendapatkan kritikan. Tetapi pakailah kritikan itu  sebagai berkat, karena kita menyadari bahwa kita adalah manusia yang lemah, maka ketika ada kritikan, ketika ada masukan, kita sungguh sadar,  saya adalah lemah dan juga harus memperbaharui diri. Apapun panggilan kita sebagai imam, biarawan-biarawati, pemerintah dan keluarga, kita juga harus berproses, harus selalu memperbaharui diri kita.  Karena tidak ada diri kita yang sempurna, namun dalam kekurangan-kekurangan itu, mari kita menuju kepada sebuah kesempurnaan dan itu bisa kita capai kalau ada kerendahan hati dan kepercayaan. 

Upacara pelantikan diawali penyerahan berkas dari Yohanes F. Ermanto selaku Pengurus Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang periode 2024-2025 kepada YM. Sofyan, Koordinator Bidang Persekutuan DPP Santo Yoseph Palembang. Setelah itu Sekretaris I DPP, Andreas Daris Awalistyo membacakan SK Pengangkatan dan para pengurus yang akan dilantik berdiri di depan Altar. Kemudian Romo Gono menanyakan kesediaan para pengurus untuk dilantik, setelah itu mereka mengucapkan janjinya, selanjutnyaRomo Gono memberkati dan memerciki mereka dengan air suci. Acara diakhiri dengan penandatangan berita acara pelantikan.

Sebelum berkat penutup Ketua DPP Santo Yoseph Palembang, Billy Jaya menyerahkan berkas kepada Andreas Indra selaku Ketua Pengurus Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang periode 2025-2026 dan Herri Irnajanto sebagai Ketua Wilayah XI periode 2025-2028.

Dalam sambutannya Andreas Indra mengatakan kita bersyukur kepada Tuhan karena pada hari ini pelantikan Pengurus Wilayah XI dan pengukuhan Pengurus Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang telah berjalan dengan lancar.  Dengan segala keberanian hati, kami juga mohon bantuan terutama tiga wilayah yang ada di sekitar Santo Louis sehingga kami dapat menjalankan tugas yang telah diberikan. Tugas ini merupakan berkat dari Tuhan, semoga kami bisa melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kami tak lupa juga mohon bantuan Bapak dan Ibu yang sudah telah mengakhiri masa tugasnya dari Wilayah 11.

Saya mohon dukungan dan dibimbing agar kami bisa memimpin, karena mengelolah sebuah keluarga,  seperti keluarga yang besar, karena di Gedung Santo Louis ini adalah keluarga untuk kita semua, terutama dari keluarga-keluarga di tiga wilayah yang ada disini.  Saya tidak akan menjanjikan apapun,  tapi akan berusaha bersama tim yang ada untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang ada di wilayah Santo Louis ini, semoga kami dapat melaksanakan tugas dengan melayani seperti Kristus melayani.

Kemudian Herri Irnajanto, Ketua Wilayah XI mengungkapkan pada hari ini, Gereja merayakan Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah dan kita juga mempersembahkan diri untuk berkarya di ladang Tuhan.  Saya mewakili Komunitas Wilayah XI yang baru, di tahun 2025 ada dua pilihan yang cukup penting bagi Keuskupan Agung Palembang dan perlu dukungan kita semua yaitu : Kelompok Basis Gereja, mungkin komunitas basis sudah ada yang berjalan dan Porta Santa (Pintu Suci) di Gereja Katedral Santa Maria dan Via Crucis. Kami Pengurus Wilayah XI mohon bantuan doa dan dana, agar program bisa berjalan, juga mohon kerjasamanya dengan Lingkungan-Lingkungan yang ada dan Pengurus Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang.

Sementara itu Billy Jaya, Ketua DPP Santo Yoseph Palembang mengucapkan selamat kepada Bapak, Ibu  yang telah bersedia  menjadi pelayan, bukan pekerja, pelayan  Tuhan, pelayan  umat manusia dan pelayan kita semua, sebagai  pelayan  di Gedung Serbaguna ini maupun yang menjadi pelayan  di Wilayah XI dan  terima kasih atas pelayanan para Pengurus Wilayah XI dan Pengurus Gedung Serbaguna Santo Louis yang lama, semoga apa yang kita lakukan  berkenan  di hadapan Tuhan.  Mari kita berjuang  untuk ke depannya agar  lebih baik lagi.

Susunan Pengurus Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang Periode 2025-2026

Pelindung : Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, Penasehat : DPH Paroki Santo Yoseph Palembang

Ketua : Andreas Indra, Wakil Ketua : Yohanes Maris Siswinarto, Sekretaris : Lucia Devi Purwaningrum, Yohanes Heri Pranoto, Bendahara : Maria Ngatini, Anastasia Sri Suprapti

Bidang Pewartaan dan Prodiakon : dr. Yohanes Richard (Co), Yohanes Ngatiyo, Yohanes Edi Sam, Yakobus Purwanto

Bidang Koor : Pranciskus Sutris (Co), Christina Maria Eka Priani, Arie Venti Krismastuti, Yohana Supriati

Bidang Bina Iman Anak, Remaja dan OMK : Fabianus Puji Purwoko (Co)

Bidang Sosial Kewanitaan : Maria Yenny Erwanti (Co), fransiska Sandra, Theresia Rima Libertiyani, Fransiska Yudha Christiati, Maria Yuliantina Susanti Sabebegen

Susunan Pengurus Wilayah XI Periode 2025-2028

Pelindung : Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, Penanggung Jawab : DPH Santo Yoseph Palembang

Ketua : Herri Irnajanto, Wakil Ketua : Setyo Budiono, Sekretaris : Rusmiatun, Bendahara : V. Vivi Silviyanti

Seksi Liturgi : Irene Rahayu, Yohana Murwatinigsih, Seksi Pewartaan : Sr. Antonia, CM, Purwonugroho

Seksi Kepemudaan : Josephine Sofia Ratri Astuti, Ludgerus Dimas Prayoga, Aloysius Marcio Gonzales, Margareth Imanuella Nugroho

Leave a Reply


3 + 3 =