Lima orang tua membawa anak-anak mereka untuk menerima Sakramen Baptis dalam ibadat baptisan yang dipimpin oleh RD. Yohanes Agung Apriyanto di Kapel Santa Faustina Paroki Santo Yoseph Palembang, Sabtu 22 Februari 2025 pukul 15.30 Wib, dihadiri juga oleh wali baptis dan keluarga baptisan.
Dalam homilinya Romo Agung menyatakan orang tua yang membawa anak anak Anda untuk dibaptis secara Katolik dengan demikian mereka telah anda percayakan kepada Gereja dan mereka digabungkan untuk menjadi anggota Gereja, secara istimewa dan secara khusus bahwa mereka telah diangkat menjadi anak-anak Allah. Namun demikian bahwa seringkali terjadi dalam fenomena orang orang Katolik ialah bahwa orang tua semangat membaptiskan anak-anaknya, tapi setelah itu lupa akan tanggung jawab yang harus diemban sebagai orang tua. Saya sering menyaksikan orang tua sebagai orang yang bertanggung jawab atas iman anaknya, ketika hari Minggu datang hanya mengantar anaknya ke Gereja sangat miris, ketika sudah selesai Gereja dijemput. Anaknya pergi Gereja tapi orang tuanya malas, bahkan orang tua yang tidak mendidik anaknya dengan baik. Membiarkan anaknya tumbuh sendiri tanpa bimbingan dari orang tua itu juga sesuatu yang buruk, menjadi fenomena yang seringkali terjadi.
Apakah itu cerminan bahwa seseorang yang telah dibaptis atau orang tua yang telah dibaptis justru seharusnya menjadi sosok yang dapat menjadi teladan bagi anak anak. Oleh karena itu sebagai orang tua kita diingatkan bahwa ketika kita mempunyai niat yang baik untuk membaptiskan anak-anaknya, kita juga tidak boleh lepas akan tanggung jawab yang diemban oleh orang tua, yakni selalu mendidik mereka dan memberi perhatian Orang tua juga mempunyai tanggung jawab untuk mendidik anaknya secara moral maupun secara iman agar mereka bertumbuh berkembang menjadi anak yang baik dan anak yang beriman. Maka itulah yang juga menjadi hal penting dalam baptisan bayi dimana bayi-bayi yang dibaptis, iman mereka adalah tanggung jawab dari orang tuanya, di mana mereka dalam pertumbuhannya sebagai seorang anak menjadi tanggung jawab penuh bagi orang tuanya.
Kita sebagai orang tua juga dituntut untuk mendampingi anak- anak kita dalam pertumbuhan iman maupun moral mereka agar dapat berkembang menjadi anak yang baik juga sebagai wali baptis. Wali baptis juga berperan penting dalam kehidupan anak anak dimana walibapis juga senantiasa mengingatkan orang tua maupun juga ingatkan anak anak itu dalam perkembangan hidup mereka. Maka wali baptis bukan hanya sekedar sebagai sebuah pemenuhan tapi juga berperan dalam kehidupan keluarga yang dibaptis agar mereka juga selalu mengingatkan ataupun berperan aktif dalam kehidupan iman maupun moral dalam kehidupan keluarga yang membaptoskan anaknya. Baptisan yang telah kita terima maupun diterima oleh anak -anak menjadi suatu sukacinta besar dalam kehidupan kita sebagai umat Katolik ataupun sebagai umat beriman. Karena kita semua telah mempercayai hidup kita kepada Allah sendiri, Yesus dengan sangat senang, penuh sukacita dan membuka hatinya menyambut anak anak yang datang kepadaNya.
Tuhan Yesus Yesus berharap agar kita semua sebagai orang tua dan wali baptis juga mengantar anak-anak sampai kepada Yesus, mempunyai pengalaman yang mendalam akan Yesus sendiri dan mereka juga semakin mencintai Yesus dalam kehidupan agar mereka dapat mengalami sukacita dan hidup mereka diberkati oleh Yesus sendiri. Maka pada saat ini kita sungguh-sungguh bersukacita karena anak-anak yang akan dibaptis dan telah menjadi anggota Gereja serta anak-anak Allah menjadi tanda bahwa kita semua percaya akan karya keselamatan yang telah Tuhan berikan melalui Yesus Kristus sendiri. Kita juga diingatkan agar kitapun dalam kehidupan kita sebagai orang-orang yang dibaptis, sebagai orang-orang Katolik yang telah dimeterai secara kekal melalui baptisan, kita diundang untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah sendiri dan selalu hidup dalam rahmat baptisan, apa yang telah kita janjikan untuk selalu setia dan hidup kepada Allah sendiri.
Upacara baptisan diawali dengan pemberian tanda salib di dahi anak-anak yang akan dibaptis oleh Romo Agung, orang tua dan wali baptis. Kemudian Romo Agung membaptis anak-anak yang didampingi wali baptis dengan mengguyurkan air suci sebanyak tiga kali di atas kepala anak-anak. Setelah itu memberikan urapan minyak krisma, lilin puith dan lilin bernyala sebagai tanda diterima menjadi anak-anak Allah.
Nama-Nama Baptisan Bulan Februari 2025
1. Stephen Gerard 2. Gabrielle Eloise Giovany
2. Vergilius Elfizo Matteo 3. Canisio Sae Baga Jayendra
5. Rachel Yoela Elleanor Irwan



