Umat Santo Yoseph Mengikuti Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP)

March 21, 2025
Umat Santo Yoseph Mengikuti Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP)

Paroki Santo Yoseph Palembang, melalui Seksi Kerasulan Kitab Suci kembali mengadakan Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) Angkatan keempat tahun 2025, tgl. 17 Maret sampai 4 Mei 2025. Pembukaan kursus dilakukan, Senin 17 Maret 2025 pukul 19.00 Wib di Aula Pastoran dengan narasumber  dari PDKK Keuskupan Agung Palembang, Anuar Salim sebagai pemateri pertama. Kegiatan diikuti sebanyak 80 peserta terdiri dari Prodiakon, Pengurus DPP, Pengurus Lingkungan dan Wilayah.

Salah satu Panitia kegiatan Sulistyo mengatakan Kursus Envangelisasi Pribadi (KEP) angkatan ketiga diadakan tahun 2019 dan angkatan keempat tahun 2025, tujuan kegiatan ini untuk menjadikan umat sebagai Evangelis (orang yang menyebarkan ajaran Injil) dan memberikan kesempatan bagi mereka yang belum mengikuti Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP). Dengan diadakan kursus ini diharapkan nantinya ada Sekolah Evangelisasi Pribadi lintas Paroki.

Sementara itu Anuar Salim (dari Paroki Sanfrades) sebagai pemateri  mengatakan, Kursus Evangelisasi ini sudah dimulai tahun 2006, di seluruh Paroki sudah pernah mengadakan dan sekarang Paroki Santo Yoseph Palembang sudah angkatan keempat. Nah, kali ini angkatan keempat berbeda dengan yang sebelumnya karena akan memakai buku yang baru warna kuning isinya lebih disederhanakan, contohnya   dari Indonesia, kalau buku yang pertama contohnya dari Amerika semua, cerita di luar.

Kita mulai dari bab 1, ini adalah orientasi dan introduksi, jadi kita akan melihat seluruh apa yang kita pelajari nanti, mulai hari ini sampai 4 Mei yang akan datang, ada 10 sesi termasuk prakteknya, 10 file,  ceritanya tentang orientasi dan introduksi. Kalau dulu tidak ada kuncinya  sekarang ada kunci, coba anda perhatikan, buku lama itu tidak ada kunci. 

Siapa yang pegang kunci ? Petrus adalah pemegang kuncinya, karena kita tahu bahwa yang pertama kali mendapat mandat untuk menguasakan Injil adalah Para Rasul. Ini adalah pertama pengakuan Petrus tentang Yesus yang berkata kepada Petrus “Di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gerejaku, jika Engkau mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, kalau apa yang kau ikat di bumi akan terikat, apa yang dilepaskan akan terlepas.” Jadi kita ingin tetap berdasarkan  Rasul karena Gereja Katolik  didirikan atas Para Rasul.

Leave a Reply


7 + 2 =