Wanita Katolik RI : Menampilkan Wajah Gereja Di Tengah Masyarakat

January 14, 2026
Wanita Katolik RI : Menampilkan Wajah Gereja Di Tengah Masyarakat

Palembang – Menjelang Konferensi Daerah (Konferda) XI yang akan dilaksanakan 25-27 September 2026 mendatang, Wanita Katolik RI DPD Sumatera Selatan, Keuskupan Agung Palembang mengadakan kegiatan Safari Ekaristi selama 9 bulan sebagai bentuk doa novena   dengan berkeliling dari cabang ke cabang di Kota Palembang yang telah dimulai sejak 11 Desember 2025 di Gereja Katedral Santa Maria dan akan berakhir 13 Agustus 2026 di Paroki Hati Kudus Palembang. Kegiatan Safari Ekaristi kedua dilaksanakan, Selasa 13 Januari 2026 pukul 17.00 Wib di Gereja Santo Yoseph Palembang yang dipimpin oleh RD. Yohanes Kristianto, Vikjen KAPal.

Theresia Yuni Astuti, Ketua Presidium Wanita Katolik RI DPD Sumatera Selatan, Keuskupan Agung Palembang dalam kata pengantarnya menyampaikan, bahwa  Safari Ekaristi  kedua DPC Santo Yoseph Palembang menjadi tuan rumah dan temanya, yaitu : Wanita Katolik RI Menjadi Wajah Gereja Di Tengah Masyarakat.  Melalui berbagai kegiatan, kita bersama-sama sebagai wujud kepedulian atau rasa empati  kepada masyarakat yang membutuhkan, misalnya : memberikan makan siang gratis,  mengunjungi lembaga pemasyarakatan,  membantu mengentaskan stunting,  mengumpulkan dana untuk wilayah Sumatera yang terkena bencana banjir dan donor darah secara rutin. Kegiatan-kegiatan tersebut kita lakukan untuk membantu saudara kita yang membutuhkan dan merupakan wujud nyata, wajah kita, wajah Gereja yang ditampilkan oleh Wanita Katolik RI. 

Perlu saya informasikan bahwa dana yang terkumpul dalam pengumpulan dana untuk bencana banjir di Sumatera  dari seluruh cabang-cabang yang ada di Wilayah DPD Sumatera Selatan,  digenapi sedikit oleh DPD menjadi 100 juta dan kita bagi ke tiga wilayah, yaitu : Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sibolga.  Untuk Sumatera Utara dan Sumatera Barat itu sudah mempunyai rekening Wanita Katolik RI untuk kedua wilayah itu kita transfer sedangkan Sibolga belum mempunyai rekening organisasi maka  kami transfer ke rekening Keuskupan Agung Sibolga yang langsung bekerjasama dengan Wanita KatolikRI di sana. Kita Wanita Katolik RI merupakan wajah Gereja di tengah masyarakat, kita bisa terjun langsung di dalam masyarakat, itulah memang kesempatan dan lahan yang harus kita isi dengan berbagai macam kegiatan. Maka jangan berputus asa, mari kita tetap bersemangat melayani,  memberikan perhatian, peduli kepada saudara-saudara kita yang memerlukan, yang ada di sekitar kita. Jadi kita beri perhatian dan isi organisasi kita ini dengan kegiatan-kegiatan untuk masyarakat yang membutuhkan. 

Sementara itu melalui homilinya Romo Kris mengatakan, Safari Ekaristi yang kedua dengan tema yang diangkat : Wanita Katolik Republik Indonesia Menjadi Wajah Gereja di Tengah Masyarakat. Tema yang rasanya menunjukkan karakter identitas yang khas dari organisasi ini dan diharapkan benar menjadi wajah Gereja yang tampil di tengah-tengah masyarakat.  Menjadi warna di tengah-tengah masyarakat sesuai dengan maksud Tuhan yang menghendaki agar Gereja menjadi garam dan terang dunia.  Wanita Katolik RI memastikan agar salah satu peran utamanya adalah sungguh menjadi gambaran wajah kasih Allah di tengah-tengah masyarakat, di tengah-tengah begitu banyak persoalan dan keprihatinan-prihatinan. Semoga Safari EKaristi kedua ini sungguh mengobarkan api tugas perutusan kita, mengobarkan semangat kita semua khususnya Wanita Katolik RI, biarlah Konferda yang akan datang berlangsung dengan baik dan lancar  menjadi salah satu organisasi yang semakin berkembang di tengah-tengah masyarakat 

Dalam Wanita Katolik RI ada identitas yang khas dari Gereja sejak dari awal sampai dengan sekarang, kita sudah bisa menangkap apa yang dilakukan oleh organisasi Wanita Katolik RI. Wajah Gereja yang ditampilkan oleh Wanita Katolik RI di tengah-tengah masyarakat, lingkungan sosial, karya sosial, bakti sosial, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis dan lain-lain. Jadi wajah  yang ditampilkan  Wanita Katolik RI  dalam kegiatan-kegiatan pelayanan kasih, bukan seragamnya yang penting tapi aksi yang dilakukan.  Kegiatan yang dilakukan bisa bermanfaat menjadi saluran kasih Allah bagi orang-orang yang kesulitan dan menderita.  Kita tidak membawa simbol atau tidak membawa salib besar dalam kegiatan-kegiatan sosial seperti itu tapi menampilkan wajah kasih Allah, Allah yang peduli dengan mereka, Allah yang peduli dengan orang-orang miskin,  Allah peduli dengan orang-orang yang berharap mendapatkan rejeki pada hari itu. 

Kegiatan Safari Ekaristi Wanita Katolik RI DPD Sumatera Selatan, Keuskupan Agung Palembang dihadiri oleh kurang lebih 282 anggota yang berasal dari DPC Paroki Katedral Santa Maria, Paroki Santo Stefanus, Paroki Hati Kudus, Paroki Santo Fransiskus de Sales, Paroki Santo Petrus dan Ranting Banyu Urip Paroki Santa Maria Ratu Rosario, Paroki Santo Paulus, Paroki Santo Yoseph Palembang dan Ranting Emanuel serta Ranting Santo Hilarius. Untuk Safari Ekaristi yang ketiga akan dilaksanakan tanggal 5 Februari 2026 pukul 17.00 Wib di Paroki Santo Stefanus.

Leave a Reply


1 + 5 =