PALEMBANG – Untuk memenuhi salah satu janji perkawinannya dengan mendidik anak dalam iman Katolik maka empat orang tua membawa anak-anaknya menerima Sakramen Baptis dalam ibadat baptisan yang dipimpin oleh RD. Hyginus Gono Pratowo, Sabtu 24 Oktober 2026 pukul 15.30 Wib di Kapel Santa Faustina, Paroki Santo Yoseph Palembang.
Dalam renungannya Romo Gono mengingatkan bahwa wali baptis bukan hanya sekedar memenuhi administrasi, tetapi wali juga bertanggung jawab untuk mempertahankan iman anak baptisnya sampai menutup mata. Sedangkan orang tua bertanggung jawab untuk mendidik anaknya agar ia tetap beriman Katolik. Tujuan perkawinan Katolik adalah kesejahteraan suami istri, terbuka pada keturunan, kelahiran anak dan mendidik anak dalam iman Katolik. Itu janji anda sebagai orang tua ketika akan menerima Sakramen Perkawinan, artinya ada kolaborasi yang baik antara orang tua dan wali baptis. Selain orang tua dan wali baptis, ada kakek neneknya, tugasnya mendampingi anaknya dan cucunya dalam iman Katolik, walaupun mungkin perkawinan anaknya masih perkawinan campur salah satu belum Katolik tetapi tetap bertahan dalam iman Katolik, maka ada pernikahan dispensasi, beda agama, beda Gereja. Tujuannya adalah anak itu tetap dididik dalam iman Katolik.
Sakramen Baptis itu penting karena merupakan pintu gerbang/pintu masuk untuk menerima Sakramen-Sakramen yang lain. Sakramen adalah tanda dan sarana kehadiran Tuhan maka penting bagi kita untuk memahami Sakramen Baptis dalam Gereja Katolik. Sakramen adalah tanda keselamatan, tanda kehadiran, tanda bahwa Allah hadir untuk menyelamatkan manusia. Kalau kita tidak memiliki sifat seperti anak kecil, maka tidak akan masuk dalam kerajaan Allah artinya kita harus memiliki kelembutan hati seperti anak kecil, harus memiliki keturusan dan kejujuran seperti anak kecil, kita juga harus memiliki kepasrahan yang total seperti anak kecil. Sifat-sifat yang dimiliki oleh seorang anak kecil itu adalah kejujuran, ketulusan dan kepasrahan kepada Allah. Kita percaya kepada Yesus, ketika hidup kita diarahkan kepada Yesus dan memasrahkan hidup kita kepada Yesus maka kita merasa nyaman, kita merasa aman karena Yesus yang menjadi kekuatan kita. Profisiat untuk anda semua, Bapak, Ibu, Wali Baptis dan orang tua yang telah menghantar anak-anaknya pada pintu masuk Sakramen Baptis agar anak-anak kita bertumbuh, berkembang dalam iman dan kasih dari Yesus.
Upacara baptisan diawali dengan pemberian tanda salib diatas dahi anak-anak oleh Romo Gono dilanjutkan oleh orang tua dan wali baptis. Kemudian Romo Gono mulai membaptis dengan mencurahkan air sebanyak tiga kali di atas kepala anak-anak. Dilanjutkan dengan pemberian urapan minyak krisma, kain putih dan lilin bernyala sebagai tanda anak-anak sudah diterima menjadi anggota Gereja Katolik.
Nama-nama baptisan bulan Oktober 2026 :
1. Santa Paula Wang Muyan 2. Gemma Galgani Keyta Sugiarto 3. Gaudensius Jonathan Taylor 4. Dominic Gevariel Vinenco




