Orang Tua Mewariskan Iman Kepada Anaknya

September 6, 2019
Orang Tua Mewariskan Iman Kepada Anaknya

Sakramen Baptis merupakan pintu gerbang bagi Umat Katolik untuk menerima Sakramen-Sakramen lainnya, dengan dibaptis seseorang diangkat menjadi anggota umat Allah, bersatu dengan Kristus, dibebaskan dari kuasa kegelapan , mati, dikuburkan serta dibangkitkan bersama Kristus. Upacara penerimaan Sakramen Baptis bagi bayi di Paroki Santo Yoseph Palembang untuk bulan Agustus diadakan hari Sabtu 3 Agustus 2019 dipimpin oleh RD. Markus Edi Sucipto dan hari Sabtu 31 Agustus 2019 dipimpin oleh RD. Stefanus Surawan pukul 15.30 Wib di Kapel Santa Faustina.

Para orang tua dengan keyakinan datang kepada Gereja ingin mewariskan harta yang tidak ternilai kepada anak-anak, ini merupakan rahmat yang besar bagi Gereja dan mari kita menjaga pertumbuhan anak-anak agar dapat menjadi pribadi yang penuh sukacita di tengah keluarga serta di tengah sesama. Membaptis saja tidak cukup tetapi harus disertai dengan tindakan sehari-hari yang menjadi tugas bagi orang tua dengan penuh kesetiaan untuk memberikan pendampingan dan bimbingan bagi anak-anaknya.

RD. Stefanus Surawan dalam homilnya mengatakan Sakramen-Sakramen dalam Gereja termasuk Sakramen Baptis adalah cara dimana Gereja dapat menikmati rahmat Allah. Kesadaran untuk memberikan apa yang berguna bagi anak-anak adalah tugas orang tua bahkam pada saat anak-anak belum mengerti apa-apa. Hal paling berharga yang bisa diwariskan adalah keyakinan/iman orang tua. Iman adalah sesuatu yang bahkan melampaui batas pemikiran manusia dimana kita bisa bergantung di dalamnya.

Orang tua sungguh ingin agar anak-anak dilindungi karena iman, diberkati karena keyakinan maka harapannya setelah anak-anak ini dibaptis jangan berhenti untuk pergi ke Gereja, jangan berhenti berdoa karena kalau orang tua berhenti anak ini tidak bisa melihat hal-hal baik yang bisa diteladani karena anak-anak belum tahu apa-apa tentang rahmat baptisan yg mereka terima. Semoga Bapak-Ibu nanti diberkati menjadi orang tua yang bijaksana dan anak-anak bisa bertumbuh dalam iman, harapan dan kasih.

Sementara itu Wali Baptis perannya sangat penting dalam pembatisan bayi/anak untuk membantu para orang tua agar anak pelan-pelan memahami keyakinan yang ditanamkan dan cara yang paling tepat adalah dengan teladan/contoh keseharian. Tugas Wali Baptis adalah mendampingi orang tua dan anak-anak agar bisa bertumbuh dalam iman dan ingatkan orang tua ketika mulai acuh tak acuh terhadap perkembangan iman anak baptisnya dan semoga Wali Baptis dapat menjalankan tugas dengan sebaik mungkin.

Upacara baptisana diawali dengan pemberian Tanda Salib di dahi anak-anak yang akan dibaptis oleh RD. Surawan dan diikuti oleh orang tuannya. Kemudian RD. Surawan memberkati air yang akan digunakan untuk membaptis, dilanjutkan dengan pembaptisan mencurahkan air di atas kepala sebanyak 3 kali dengan menyebutkan nama anak yang dibaptis. Seusai dibaptis RD. Surawan memberikan urapan minyak krisma, kain putih dan lilin bernyala.

Nama-nama Baptisan 3 Agustus 2019

  1. Angela Giselle Cardella Dinoto
  2. Antanasius Manendra
  3. Kasilda Shelin Andrica
  4. Josephine Yoshia Fillia Dicka

Nama-nama Baptisan 31 Agustus 2019

  1. Catherinne Eudio Lee
  2. Elvano Gauriel Gunaidi
  3. Eugenius Axel Wijaya
  4. Irene Hasea Sihombing
  5. Marcellino Rigel Usman
  6. Felicia Gabrielle
  7. Andreas Richard Alvaro Samosir
  8. Hugo Ramirez Milan Chandra

Leave a Reply


8 + 8 =