Sehati Sejiwa Melangkah Pasti Untuk Mewujudkan Pemekaran Baru

January 31, 2025
Sehati Sejiwa Melangkah Pasti Untuk Mewujudkan Pemekaran Baru

Seusai menggelar Perayaan Ekaristi dalam rangka HUT ke 3 Stasi Santo Hilarius diadakan Perayaan Syukur dengan sajian pentas seni dari lima Lingkungan yang ada di Stasi Santo Hilarius, yaitu : Lingkungan Santo Ignatius Loyola, Santo Theofanus Venard, Santo Frumentius, Santo Gregorius dan Beato Carlo Acutis ditambah lagi dengan penampilan dari Bina Ima Anak, Remaka dan OMK Santo Hilarius Palembang, Minggu 26 Januari 2025 di lahan baru Soak Simpur.

Thomas Budy Hartanto selaku Ketua Panitia HUT ke 3 Stasi Santo Hilarius  mengatakan kalau boleh saya mengutip kalimat dari pendiri bangsa ini,  Insinyur Soekarno “Berikan saya 10 pemuda, akan saya guncang dunia ini”, begitulah gambaran kami di Stasi Hilarius Panitia ini isinya orang-orang muda, bahkan ada yang masih SMA, orang-orang muda yang dari awal bekerja,  merintis, dari mulai membuat lapangan volley,  mengadakan turnamen bola volley, turnamen gaple,  cek kesehatan gratis, pentas seni, lalu lancarnya Perayaan Ekaristi pada pagi ini,  sampai nanti pertunjukan pagelaran kuda lumping. 99,9 persen masih di bawah 45 tahun umurnya, semangat muda dari orang-orang muda di Stasi ini,  masa depan Stasi untuk seterusnya menjadi sebuah yang diimpikan oleh umat. 

Kami mengadakan kegiatan ini sesuai dengan arahan dari Romo Vikjen pada saat kita ngobrol waktu itu,  kembangkan SDM di sini dan perbanyak komunitas yang ada di sini, intinya ya, viralkan tempat ini. Saya atas nama panitia ulang tahun ketiga Stasi Santo Hilarius Palembang,  mengucapkan selamat datang kepada Romo, Suster, Frater, Bruder serta Bapak, Ibu semua di tempat ini dan selamat menikmati sajian dari kami.

Sementara itu Aloysius Kristiawan,  Ketua Stasi Santo Hilarius yang baru menyampaikan, kebanggaan kami semua ketika mengadakan acara, baru pertama kali di tempat ini  dengan cakupan yang lebih besar. Rasanya untuk hari ini benar-benar menjadi  puncak rasa syukur kita secara bersama sebagai umat dari Keuskupan Agung Palembang  terutama di Dekanat Palembang. Sudah disampaikan oleh ketua panitia tadi  berbagai kegiatan yang dilaksanakan untuk merayakan tiga tahun berdirinya Stasi Santo Hilarius,  akhirnya kami bisa melaksanakan kegiatan ini  tentu dengan support dari banyak pihak. Para donator yang sudah memberikan support  dalam bentuk apapun, baik pemikiran, gagasan, ide, tenaga  dan juga dana yang sudah diberikan kepada kami. 

Saya juga berterima kasih kepada  warga Stasi saat ini masih lima Lingkungan, terima kasih juga kepada Dewan Pastoral Paroki  yang sudah men-support Stasi ini  dan juga seluruh umat,  Romo, Suster, Frater, Bruderdan Bapak Ibu sekalian.  Stasi punya banyak potensi dari person-personnya, kalau saya merefleksikan  rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam kotbah tadi terutama dalam bacaan saya teringat ada satu kutipan  semua mata tertuju kepadanya.  Rasanya mulai dari Desember 2024 sampai hari ini semua mata yang lewat jalan ini  menoleh ke arah kiri kalau dari sana  menoleh ke arah kanan kalau dari sana, mereka penasaran ada kegiatan apa?  Setiap Sabtu, Minggu ramai volley puncaknya ketika final itu  sampai malam dan hujan. Akhirnya dari kerja keras semua umat yang ada di Lingkungan-Lingkungan ini setidaknya ada rasa bangga sedikit.

Kedepan masih akan butuh banyak doa, dukungan semua, rasanya tidak akan bisa berjalan  kalau kami hanya sendirian seperti tema kita, sehati sejiwa. Intinya ada pada sehati sejiwa, walaupun banyak pemikiran tapi kalau tidak sehati sejiwa untuk  membangun Gereja maka tidak akan berjalan. Sehati sejiwa itulah yang akan membuat langkah kita ringan untuk menuju arah yang sama. Pemikiran yang banyak itu akan terakomodasi, kalau satu tujuan kita bisa dijalankan dengan sehati sejiwa.  Jangan kapok untuk hadir ke sini bersama dengan kami, inilah Stasi Santo Hilarius, kita satu keluarga untuk sehati sejiwa, Stasi kita bersama dan akan menjadi bagian dari Gereja Keuskupan Agung Palembang.

Dalam sambutannya Ketua DPP Santo Yoseph Palembang, Billy Jaya mengungkapkan kita patut mengucap syukur tiga tahun Stasi Santo HIlarius, tentu tidak tiga tahun saja, setahu saya yang menyebabkan ini dan seperti yang dikatakan, tinggal selangkah lagi, Bapak, Ibu sekalian, kita wujudkan Paroki baru ini. Tempat sudah ada, persoalannya tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan tempat ini untuk mencapai tujuan kita, cita-cita kita, Paroki yang baru, saya yakin tidak mudah dan percayalah Bapak, Ibu sekalian, Stasi Santo Hilarius tidak sendirian. Kita akan bersama-sama, ayo kita saling berkomunikasi, berkoordinasi, untuk mewujudkan Paroki yang kita nanti-nantikan. 

Rasanya dengan lahan yang seluas ini, sebelum itu terwujud, banyak hal yang bisa kita manfaatkan agar pembangunan nanti bisa terbantu melalui lahan yang ada. Di samping tentu, kita akan mencari dengan berbagai cara untuk mewujudkannya, tapi yang terutama, syukur memang hari ini diundang juga dari Paroki yang lain, Lingkungan yang ada di sekitar, semoga ini bisa menjadi tempat kita bersama, bersekutu,  sehingga aura dan chemistry bisa ditemukan bersama, bisa dengan cepat kita mewujudkan pemekaran Paroki ini. Ayo bersatu, sehati sejiwa, untuk mewujudkan mimpi kita Paroki yang baru ini.

Vikjen Keuskupan Agung Palembang, RD. Yohanes Kristianto menyatakan, pada kesempatan ini kita bersuka cita dan ingin menyampaikan salam dari Bapa Uskup, profisiat atas ulang tahun ketiga Stasi Santo Hilarius ini. Menurut rencana, beliau akan hadir pada siang hari ini  untuk bersama-sama dengan umat di Stasi ini. Merayakan ulang tahun ini, tentu kita melihat ke samping itu adalah deretan sejarah sebenarnya yang dimulai dari Santo Ignatius Loyola, senior yang kurang lebih berdiri tahun 2000 mengawali persekutuan umat di wilayah Soak dan sekitarnya. Kemudian Theofanus Venard yang kedua kalau tidak, Santo Frumentius yang ketiga, kemudian Santo Gregorius yang keempat dan Beato Carlo Acutis yang kelima.

Sejak dari tahun 2000 sampai dengan sekarang ini dan sebagai Stasi sudah semakin dikuatkan menjadi sebuah Stasi Santo Hilarius. Profisiat untuk perjalanan panjang, dinamika umat yang sangat luar biasa selama beberapa tahun di tempat ini dan ada sebuah harapan besar, karena sudah dirancangkan dalam Dewan Imam oleh Bapa Uskup ini akan dimekarkan menjadi calon Paroki baru, seiring dengan beberapa yang sudah terjadi. Paroki Prabumulih seumuran dengan ini, Binakarsa sudah menjadi Kuasi Paroki, Bangko, Tebo sudah menjadi Kuasi paroki. Sebentar lagi Selincah, Jambi akan menjadi Kuasi Paroki, Arga Makmur, Penarik itu juga sudah akan ditetapkan menjadi Paroki. 

Nah harapannya tahun ini adalah tahun untuk langkah-langkah strategis, langkah-langkah yang lebih pasti untuk menuju kepada sebuah pemekaran baru, Kuasi Paroki atau Paroki Santo Hilarius. Seluruh persyaratan sejauh saya amati sudah siap semuanya. kecuali gedung silahkan kumpulkan mulai dari sedikit, mulai dirintis, lalu pasti suatu saat akan jadi, sekali lagi profisiat, selamat pesta, selamat bergembira di hari yang istimewa ini. 

Rangkaian Perayaan Syukur HUT ke 3 Stasi Santo Hilarius berlangsung dengan meriah, juga dihadiri oleh Uskup Agung Palembang, Yohanes Harun Yuwono. Pada kesempatan ini juga dilakukan pembagian hadiah untuk juara Turnamen Volley Putera dan Puteri serta diakhiri dengan pentas kesenian Tradisional Jaran Kepang yang dibawakan oleh Sido Muncul Jaya Murni yang menarik minat masyarakat untuk menyaksikan hingga berakhirnya acara.

Leave a Reply


3 + 5 =