31 Orang Katekumen Mengikuti Penerimaan Tahap Kedua

December 2, 2025
31 Orang Katekumen Mengikuti Penerimaan Tahap Kedua

Palembang – Setelah mengikuti pembelajaran sejak minggu pertama bulan Februari 2025 dan wajib mengikuti 100 % materi dengan 35 kali pertemuan serta 8 kali evaluasi, maka 31 orang Katekumen mengikuti ibadat penerimaan tahap kedua di Kapel Santa Faustina Paroki Santo Yoseph Palembang, Minggu 30 November 2025 pukul 13.00 Wib yang dipimpin oleh RD. Hyginus Gono Pratowo.

Melalui homilinya Romo Gono mengatakan, menjadi anggota Katolik itu harus murni, tidak ada unsur paksaan atau unsur terpaksa, tapi murni, motivasi yang murni. Tentunya untuk menjadi katolik juga butuh proses, kalau anda mengatakan jadi Katolik itu kok lama persiapannya, betul memang lama, kok susah harus melengkapi surat ini dan itu, yang misalnya mau pembaharuan perkawinan dan sebagainya. Ya itulah aturan dari Gereja Katolik. Aturan gereja katolik bukan untuk mempersulit orang, tetapi harus menyadari dengan sungguh bahwa memang menjadi katolik itu tidak mudah.

Dalam kehidupan Gereja kita, maka berperanlah anda nanti setelah dibaptis, aktif, berpartisipasi, saling mendukung satu dengan yang lain. Maka kalau yang disini ukuran usia remaja, masuk dalam komunitas remaja,  OMK atau orang muda, masuk dalam komunitas orang muda, anda sebagai orang tua, masuk dalam komunitas orang tua dan anda sebagai lansia, masuk dalam komunitas lansia. Tujuannya sama, yaitu : bagaimana membangun Gereja ini dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan lupa daftarkanlah dirimu dalam lingkungan yang ada, aktifkanlah dirimu dalam lingkungan yang ada.

Untuk para wali baptis tentu kita mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaannya, tugas wali baptis tidak mudah sebagai orang tua kedua dari anak baptis anda.  Orang tua mereka itu sebagai orang tua yang mengasuh, memenuhi kebutuhan, tetapi anda sebagai wali baptis adalah yang memberikan kebutuhan rohani, pendampingan rohani, mereka adalah anak-anak rohani anda. Maka tugasnya atau tanggung jawab wali baptis adalah selalu mengingatkan anaknya akan imannya. Tugas lainnya adalah menjadi teladan dan contoh bagi anak-anak baptis kita, ini tidak mudah, tetapi bisa kita jalani.  Jangan takut dan jangan ragu dalam mengikuti Yesus karena dalam Yesus ada keselamatan serta kebahagiaan. Walaupun dalam kehidupan kita banyak tantangan serta godaan, Yesus tetap ada dan selalu dekat dengan kita.  Itulah Allah yang menjelma menjadi manusia, untuk kita manusia, supaya kita dekat dengan Allah.

Koordinator Bidang Pewartaan DPP Santo Yoseph Palembang, F. Untung Supriyanto, mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Pendamping yang telah mendampingi Bapak, Ibu dan  Adik-adik dalam memahami, menggeluti tentang iman Katolik ajaran Tuhan Yesus. Saya pribadi 100% meyakini, jika kita mendalami dalam arti spiritual, itu luar biasa sampai kita menemukan bahwa memanggul salib adalah penderitaan dan adalah sebagian dari penebusan dosa kita kalau kita menjalaninya dengan iman, tapi kalau kita menjalannya dengan keluhan maka bisa jadi bencana. Silahkan berdinamika, nanti dalam rekoleksi akan diberikan pemahaman-pemahaman, mari kita jalani hidup dan temukan hati kita yang sesungguhnya.

Sementara itu Yohanes Suwarto, salah satu pendamping Katekumen menjelaskan, dalam upacara Inisiasi Kristen dewasa kita mengenal namanya Tiga Tahap dan Empat Masa. Tahap I  adalah waktu Masa Prakatekumenat/Simpatisan yang berpuncak pada Upacara Penerimaan Katekumen. Kemudian Tahap II merupakan waktu/masa Katekumenat/Katekumen. Tahap kedua ini berakhir dengan ditandai Upacara Penerimaan Calon Baptis.

Sebelum mengikuti upacara peneriman calon baptis, sebanyak 31 orang Katekumen mengikuti rekolesi, di Kapel Santa Faustina mulai pukul 07.30 Wib.  Dalam rekoleksi para Katekumen mengikuti test komperhensif, ada pertanyaan tertentu yang jawaban Katekuman mengarah pada keraguan. Bagi katekumen yang masih ragu diberi kesempatan untuk memberikan jawaban “ya” atau “tidak”. Jika “ya” maka yang bersangkutan dapat diterima sebagai Calon Baptis (pada momen ini Katekumen bisa sampai menangis). Dari 31 orang Katekumen setelah mendapatkan peneguhan lewat materi yang disampaikan oleh RD. Hyginus Gono Pratowo (Romo Paroki Santo Yoseph Palembang) para peserta dinyatakan diterima sebagai Calon Baptis.

Sesudah Katekumen diterima sebagai Calon Baptis, harapannya mereka dapat mempersiapkan diri secara Fisik dan Rohani agar pada hari Minggu, 7 Desember 2025 siap lahir batin menerima Sakramen Inisiasi (Baptis dan Ekaristi). Kemudian mereka dengan segera melaporkan diri kepada Ketua Lingkungan masing-masing agar dicatat sebagai warga Gereja yang baru serta terlibat aktif di Lingkungan masing-masing. Dari 31 orang Katekumen sebanyak 7 orang mengikuti penerimaan masuk ke dalam Gereja Katolik dan 6 pasangan akan mengikuti pembaharuan janji perkawinan.

Kemudian setelah Baptis masih ada satu Masa yang disebut : Masa Mistagogi. Mengingat setelah pembaptisan belum berarti orang Katolik tersebut sudah memahami semua rahasia iman Katolik, juga belum sepenuhnya mantap sebagai orang Katolik, maka masih perlu disediakan sejumlah bahan pertemuan yaitu : Mistagogi dan masa Mistagogi ditutup dengan rekoleksi pendalaman iman.

Katekumen dampingi oleh para pendamping yang bertugas pada hari Minggu, yaitu : Drs Al. Harmadi, MM, B. Heri Irnayanto, Yohanes Suwarto, Sr. M. Regina, FCh, Pestaria Saragih dan V. Henny Sulastri. Sementara pendamping di luar hari Minggu, yaitu :  Anwar, Gatot Sutarno, Sr. Antonia, CM dan Sr. M. Carolisa, FCh.

Leave a Reply


3 + 5 =