11 Oktober
Santo Elias del Socorros Nieves, Martir
Yang terberkati Elias del Socorros Nievas (1882-1928) adalah seorang martir yang dipenggal kepalanya dalam penganiayaaan besar yang terjadi di Mexico. Mateo Elias Nievas del Castilo lahir pada tanggal 21 September 1882, di kepulauan San Pedro Yuriria Guanajuato, Mexico. Orang tuanya Rita dan Ramon adalah petani. Mateo Elias dibesarkan dalam keluarga yang sangat religious. Dia ingin menjadi imam pada usia sangat muda. Pada usia 12 tahun ia hampir meninggal karena penyakit TBC. Malangnya setelah sembuh, ayahnya dibunuh oleh para perampok. Ia kemudian berhenti sekolah dan bekerja membantu keluarganya.
Pada tahun 1904, dengan bekal pendidikan yang minim, ia diterima di Seminari yang dibuka oleh para imam Agustinian di Yuriria. Namun, bersekolah rupanya menjadi kesulitan terbesar dalam hidupnya. Akan tetapi Allah terus membantunya. Karena itu, setelah profesi pertamanya sebagai calon imam Agustinian, ia mengganti namanya menjadi Elias del Socorro karena kesadaran akan bantuan Allah terhadap dirinya. Setalah tahbisannya sebagai imam pada tahun 1916, ia mulai bekerja di beberapa paroki. Ia kemudian dikirim ke La Canada de Caracheo, pada tahun 1921. Tempat ini dihuni oleh penduduk miski, kota primitive yang berpenduduk 3000 jiwa. Dalam keadaan kemiskinan seperti itu, ia harus berjuang mengembangkan iman umat dan memberantas kemiskinan.
Pada saat penganiayaan terhadap Gereja Katolik di Mexico di tahun 1926, Elias diperintahkan oleh pemerintah untuk meninggalkan de Canada. Ia menolaknya, dan memilih tinggal di gua sambil melayani umat di sana. Setelah 14 bulan bersembunyi sambil melayani umat, akhirnya ia ditangkap bersama 2 orang temannya. Elias dengan tegas mengatakan bahwa ia adalah seorang imam dan tetap setia dalam imannya akan Yesus. Setelah ditangkap, ia kemudian dipenjarakan dan digiring ke kota lain yang terdekat. Selama perjalanan, dua orang yang bersamanya, Jose de Jesus Sierra dan saudaranya, Jose Dolores, ditembak mati karena menolak meninggalkan pastor del Nievas dan tetap mempertahankan iman mereka akan Yesus. Mereka meneruskan perjalanannya. Dan beberapa saat kemudian kapten pengawal rombongan itu bertanya kepada Pater Nievas; Sekarang giliranmu. Mari kita lihat apakah kematian adalah sesuatu seperti layaknya merayakan misa. Pater Nievas menjawab: “Engkau mengatakan sesuatu yang benar. Mati demi agama kami adalah sebuah pengorbanan yang menyenangkan hati Allah.”
Setelah memberikan jam tangannya kepada sang kapten dan memberkati semua perwira di situ, ia mulai mendoakan doa aku percaya sementara para perwira itu mempersiapkan diri untuk membunuhnya. Kata-kata terakhirnya; Hidup Kristus selamanya.” Ia kemudian dipenggal pada tanggal 10 Maret, 1928.
Sumber : www.facebook.com
Khusus gambar santo/santa : catholicsaints.info
11 Oktober
Santo Petrus Tuy
Petrus Tuy, salah satu dari 10,000 santo/a Katolik. Meskipun sangat sulit untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang santo ini, tapi baiklah kita menghubungkan beberapa informasi dengan Peter Tuy, yang diberi gelar yang terberkati oleh Paus. Pestanya dirayakan pada tanggal 11 Oktober mulai tahun 1833 sebagai Martir Vietnam. Dia dipenggal kepalanya oleh pemerintah komunis Vietnam. Ia kemudian dinyatakan sebagai orang kudus oleh Paus Yohanes Paulus II.
Diterjemahkan oleh “Duc in Altum” dari sumber bahasa Ingris
Sumber : www.facebook.com

