
Frater Ryan pamit kepada umat dan acara pelepasan di Pastoran Santo Yoseph Palembang
Minggu 16 Juli 2017 ada kemeriahan di Pastoran Santo Yoseph Palembang yang mengadakan acara pelepasan dan ramah tamah untuk Frater Fransiskus Xaverius Riyanto (Ryan) yang sudah menyelesaikan Tahun Orientasi Pastoralnya selama 10 bulan. Acara dihadiri oleh Ketua Lingkungan, Ketua Wilayah, Kelompok Kategorial, Misdinar, OMK, Pengurus DPH, para suster, para romo, frater dan umat Santo Yoseph Palembang, dimulai pukul 19.00 Wib dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Sr.Viseli, FCh.
Sebelumnya dalam Perayaan Ekaristi hari Sabtu dan Minggu 15-16 Juli 2017 Frater Ryan berdiri di mimbar untuk mohon pamit di hadapan umat Paroki Santo Yoseph Palembang karena sudah menyelesaikan masa Tahun Orientasi Pastoral (TOP) dan akan melanjutkan pendidikan di Pematang Siantar selama 2 thn setelah itu akan kembali lagi ke Keuskupan Agung Palembang.

Suasana acara pelepasan dan ramah tamah Frater Ryan
Frater Ryan mengatakan ” Terima kasih banyak atas doa dan dukungan umat selama menjalani TOP, banyak pengalaman yang didapatkan lewat perjumpaan ini dan tentu semuanya untuk perkembangan hidup kita, mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan dan mohon doanya agar dapat melanjutkan pendidikan dengan baik. Paroki Santo Yoseph Palembang memiliki banyak kegiatan dan selama bergabung ada beberapa kegiatan sempat yang diikuti bersama umat dan hal ini semakin menambah pengalaman serta perkembangan dalam hidup panggilan saya. Khusus untuk umat diharapkan agar tetap menjadi saksi dalam pewartaan iman. ”
Dalam acara pelepasan Frater Ryan ada beberapa kata sambutan yang disampaikan antara lain dari : Bapak Anton mewakili umat yang mengucapkan banyak terima kasih karena sudah berada di Paroki Santo Yoseph, banyak suka dukanya selama berinteraksi dan mohon maaf jika pelayanan umat kurang memuaskan, semoga sukses dalam studi dan menjadi imam di Keuskupan Agung Palembang.
“ Frater Ryan, terima kasih atas kehadiran dan keterlibatannya dalam hidup menggereja di Paroki Santo Yoseph Palembang semoga kedepan bisa melaksanakan studi dengan baik, tepat waktu, sehingga nantinya bisa menggembalakan umat dimana saja dan lancar dalam studi, ” kata C. Wintoko, Ketua DPP Santo Yoseph Palembang.

Umat memberikan tali asih dan kenang-kenangan untuk Frater Ryan
Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, RD. Laurentius Rakidi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran umat untuk bersyukur bersama dengan Frater Ryan yang sudah selama 10 bulan menjalankan TOP di Paroki Santo Yoseph Palembang . Dalam masa orientasi ini seorang Frater yang sudah selesai S 1 diberi tugas mengadakan orientasi untuk melihat, mendengar dan merasakan kehidupan para pastor bersama umat dalam suatu paroki. Melalui TOP diharapkan Frater bisa memperoleh suatu pemahaman yang konkret berkaitan dengan kehidupan seorang iman dengan aneka tugas yang dilaksanakan di tengah umat dan semakin diteguhkan dalam meniti panggilanNya sebagai imam. Frater Ryan nanti akan melanjutkan studinya selama 2 tahun ke Pematang Siantar, setelah itu masih menjalani masa persiapan pastoral selama 1 tahun, mungkin stelah 3 tahun baru bisa ditahbiskan. Memang tenaga imam di Keuskupan Agung Palembang masih sangat kurang karena itu kehadirannya sangat dibutuhkan, umat sangat mendukung dan memberi semangat semoga Frater Ryan sungguh dikuatkan dalam panggilan ini untuk melanjutkan studinya dan kita saling mendoakan, terima kasih atas kebersamaan kita selama ini di komunitas pastoran Santo Yoseph Palembang.

Frater Ryan foto bersama umat dan anggota Misdinar Santo Yoseph Palembang
Sekilas Frater Ryan
Riyanto panggilan kecilnya, lahir di Sriwijaya 19 April 1992, anak ke 2 dari Bapak Ignasius Suparno dan Ibu Anastasia Marsinah, yang memiliki saudara perempuan Veronika Nita. Menghabiskan masa kecilnya di Pulau Rimau tidak jauh dari kota Palembang, berasal dari Paroki Santo Stefanus Palembang, Stasi : Air Senda. Sempat mengenyam pendidikan di SDN II Tirtomulyo, Pulau Rimau, SMP & SMA Xaverius Baturaja, Rhetorica B : Seminari Menengah Santo Paulus Palembang dan Fakultas Filsafat UNIKA Santo Thomas Sumatera Utara.
Ketika duduk di bangku kelas 2 SD dan mengikuti Sekolah Minggu sempat ditanya oleh Sr.Marcella, FCh yang mengajar apa cita-citanya, dengan lantang dijawab Riyanto ingin menjadi romo, kata ini selalu diingatnya sampai sekarang. Namun Riyanto menyadari bahwa dengan panggilan ini Tuhan menuntun serta mendampinginya, Tuhan telah memanggil maka segala daya dan upaya diserahkan semuanya untuk kemuliaan Tuhan dan pengabdian diberikan untuk Keuskupan Agung Palembang. Frater Fransiskus Riyanto memulai Tahun Orientasi Pastoralnya selama 10 bulan di Paroki Santo Yoseph Palembang tanggal 18 September 2016 dan selesai tanggal 13 Juli 2017.

Beberapa kegiatan Frater Ryan di Gereja Santo Yoseph Palembang
