Masa Prapaskah adalah masa penuh rahmat, suatu kesempatan untuk memperbaharui hidup sebagai umat beriman dengan bertobat. Setiap umat diundang untuk memanfaatkan waktu, mengembangkan hidup rohaninya dengan berbagai macam cara yaitu : meningkatkan hidup doa, dengan mengikuti aneka kegiatan rohani, pertemuan, pendalaman iman, rekoleksi dan sejenisnya sehingga masa ini sungguh menjadi masa untuk mengembangakan kehidupan rohani. Tema Aksi Puasa Pembangunan 2021 : Membangun ekonomi yang berbela rasa, semakin bertobat semakin solider.
Agar suasana Prapaskah ini sungguh terjamin hendaknya dihindari pesta meriah, yang kurang sesuai dengan semnagat pantang dan puasa. Dalam masa Prapaskah puasa dilaksanakan pada Rabu Abu 17 Februari 2021 dan Jumat Agung 2 April 2021 tetapi tidak menutup kemungkinan selama masa Prapaskah juga diperkenanakan untuk berpuasa dan hari pantang dilaksanakan hari Rabu Abu dan 7 hari Jumat.

Aturan wajib berpuasa adalah semua orang Katolik yg beusia 18 sampai 60 tahun dan yang wajib berpantang bagi semua orang katolik berusia 14 tahun ke atas. Berpuasa artinya orang hanya diperbolehkan makan kenyang 1 kali dalam 1 hari sedangkan pantang adalah memilih maknan tertentu, misalnya : tidak makan daging, garam, tidak jajan, merokok dan lain-lain.
Cara menghayati pantang dan puasa, yaitu : dengan mengendalikan hawa nafsu, ugahari dan bijaksana. Yang ingin kita tampilkan dalam masa Prapaskah adalah penyederhanan gaya hidup dengan tidak menunjukkan kemewahan dan menumbuhkan semangat berkorban melalui pelayanan atau pekerjaan agar Tuhan dimuliakan.

Ungkapan tobat ini hendaknya sebagai gerakan bersama sebagai keprihatinan kita sebagai Gereja di tengah masyarakat karena itu Aksi Puasa Pembangunan menjadi tanda pernyataan total secara lokal maupun Nasional dari Gereja Katolik. Perbuatan amal merupakan bagian penting dari masa Prapaskah maka beramal merupakan ungkapan terima kasih kepad Allah yang ingin memberi perhatian kepada saudara-saudari kita yang miskin dan menderita.
