Pisah Sambut Para Romo Santo Yoseph Palembang

February 16, 2021
Pisah Sambut Para Romo Santo Yoseph Palembang

Seusai pelantikan RD. Silvester Joko Susanto sebagai Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang yang baru maka diadakan Perayaan Pisah Sambut di Gedung Aula Serbaguna, Sabtu 13 Februari 2021 pukul 19.30 Wib. Acara ini juga dihadiri oleh para Pengurus Lingkungan dan Wilayah di Paroki Santo Yoseph Palembang.

Selain RD. Laurentius Rakidi ada 3 Romo yang akan bertugas di tempat lain, yaitu : Rm. Tarsisius Leisubun, MSC kembali ke Jakarta, RD. Guido Suprapto ke Katedral Santa Maria dan RD. Markus Edi Sucipto ke Tanjung Enim.

Dalam sambutannya RD. Laurentius Rakidi mengajak untuk bersyukur dan bersukacita melalui kebersamaan selama kurang lebih 7 tahun 7 bulan. Terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah bekerjasama, mendukung dan bersama-sama untuk melaksanakan pelayanan di Paroki Santo Yoseph Palembang karena tanpa bantuan Pengurus DPP, Lingkungan dan Wilayah maka pelayanan bisa berjalan dan mohon maaf apabila dalam pelayanan masih banyak yang belum memenuhi harapan. Mari kita tetap berjuang untuk memajukan Paroki kita tercinta bersama Romo Joko.

Kalau kita maaih diberikan kepercayaan oleh Tuhan untuk memberikan pelayanan mari kita sambut dengan sukacita mumpung masih ada kesempatan supaya persekutua Gereja kita semakin hari semakin berkembang dan visi ” Semakin beriman dan sehati sejiwa ” menjadi arah perjuangan dalam menyusun program dan kegiatan-kegiatan yang akan kita jalani. Memang selama pandemi kurang lebih 1 tahun program kegiatan tidak berjalan dengan semestinya maka kita tidak boleh tinggal diam dan harus mencari cara-cara yang sesuai dengan situasi dan kondisi sehingga pelayanan-pelayanan terhadap umat tetap berjalan.

Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang yang baru RD. Joko Susanto tahun 2016 pernah menggantikan RD. Laurentius Rakidi sebagai Pastor Paroki Santo Stefanus. Romo Joko mengatakan yang sudah baik dilakukan di tempat ini , saya sebagai orang baru tentu banyak belajar dari Romo Rakidi dan tetap meminta bantuan kepada Bapak dan Ibu untuk mengembangkan pelayanan Gereja supaya lebih baik.lagi. Romo Joko yang suka berpetualang ini menikmati pelayanan dari desa ke kota mohon doa mudah-mudahan masih tetap kuat, bisa bersama-sama maka nanti kalau ada apa-apa tolong ditegur, diingatkan dalam hal pelayanan di DPP, Lingkungan dan Wilayah semoga bisa berjalan dengan baik. Terima kasih kepada Romo Rakidi bersama DPP yang sudah mengenbangkan Gereja Santo Yoseph Palembang.

Ketua DPP Santo Yoseph Palembang C. Wintoko dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada para Romo atas pelayanan yang selama ini telah diberikan kepada kita semua. Khususnya kepada Romo Rakidi yang selama 2 periode mendampingi DPP, terima kasih atas dukungan dan dorongannya sehingga bisa melaksanakan pelayanan-pelayanan sesuai dengan yang telah diprogramkan. Namun di masa pandemi ini kita perlu inovasi bagaimana melayani umat. Mohon maaf juga kepada para Romo apabila selama ini kami kurang berkenan semoga tugas perutusan di tempat yang baru dapat dijalankan dengan sepenuh hati sesuai dengan amanat Bapa Uskup dan dilindungi serta diberkati oleh Tuhan dan jangan lupa dengan Santo Yoseph Palembang.

Romo termuda yang ada di Paroki Santo Yoseph Palembang adalah RD. Markus Edi Sucipto yang terkesan cuek. Pertama kali menginjakkan kaki di Paroki Santo Yoseph Palembang pada bulan Juli 2017 sebagai Frater Penpas yang mempersiapkan diri untuk menjadi Diakon dan Imam. Hal yang berkesan pertama kali adalah visi dan misi Paroki ” Semakin beriman, sehati dan sejiwa ” inilah jemaat perdana karena banyak kegiatan yang ada. Ternyata tidak mudah membuat sehati sejiwa karena kecenderungan umat yang tidak mau ikut kegiatan Lingkungan tetapi aktif di kelompok doa tertentu. Tetapi dalam perjalanan waktu semakin diaktifkan pendampingan-pendampingan di Lingkungan akhirnya umat semakin belajar bagaimana hidup dalam kesehati sejiwaan itu.

Romo Markus sejak 17 Januari 2021 menjadi Pastor Rekan di Gereja Santo Yoseph Tanjung Enim berpesan pengalaman iman tidak bisa berjalan sendiri maka harus bersama umat, maka mari kita senantiasa terus belajar bersama-sama agar nantinya menjadi sehati sejiwa. Kegiatan-kegiatan di Lingkungan adalah sarana agar kita betul-betul sehati sejiwa mengenal siapa umat lingkungan. Kita harus terus belajar berbenah diri agar menjadi sehati sejiwa dan mohon maaf mungkin segala sesuatu yang kurang berkenan.

RD. Guido Suprapto merasa sudah berpamitan 3 kali dengab umat Santo Yoseph Palembang mulai tahun 1998, kemudian waktu akan pindah ke Jakarta dan 2 tahun terakhir ini tinggal di Paroki Santo Yoseph Palembang. Terima kasih karena mendapat banyak hal yang diberikan umat dan Komunitas Pastoran dengann keunikan masing-masing. Mohon maaf atas kekurangan dan hanya bisa membantu sekedarnya karena banyak bertugas di Keuskupan. Sebetulnya umat Paroki Santo Yospeh Palembang sangat potensial dan peduli serta berbagi dan sebaiknya ditindak lanjuti dengan konsolidasi komitmen, membangun komitmen pribadi, di paroki, komunitas dan partisipasi sehingga semakin berarti. Paroki ini akan eksis dan semakin berkembang jika umat masing-masing ingin memberikan partispasi agar bisa dioptimalkan dan selamat kepada para Romo yang melayani di tempat ini, semoga kerasan dan bisa memberikan harapan bagi umat .

Romo Anatasius Yohanes Rettob, MSC bertugas di Paroki Santo Yoseph Palembang menggantikan Romo Tarsisius Leisubun yang akan kembali ke Jakarta. Tanggal 17 Februari 2021 tepat 3 bulan Romo Hans hadir di Paroki Santo Yoseph dan merasa senang ada di tengah-tengah Paroki dengan suasana yang baru. ebagai Misionaris Romo Hans sudah bertugas di 8 pulau besar di Indonesia dan sekarang mendapat kesepmatan bertugas di Sumatera di tengah kondisi pandemi. Ada rasa kehilangan atas kepergian bebeapa teman di Komunitas tetapi saya senang ada Romo Joko, terima kasih dan sudah boleh menjadi bagian di Paroki ini semoga kehadiran saya menjadi berkat bagi kita semua.

Acara pisah sambut diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada para Romo dari DPP Santo Yoseph Palembang, Pengurus Lingkungan dan Wilayah.

Leave a Reply


1 + 5 =