Umat Tanjung Karang Menyambut Sukacita Mgr. Avien

April 2, 2023
Umat Tanjung Karang Menyambut Sukacita Mgr. Avien

Setelah menunggu sekitar 2, 5 tahun akhirnya umat Keuskupan Tanjung mendapatkan Uskup baru, yaitu : Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo dari Keuskupan Agung Palembang. Kedatangan Mgr. Avien disambut gembira umat Tanjung Karang dengan acara yang meriah, Jumat 31 Maret 2023 dan diterima oleh Uskup Agung Palembang Yohanes Harun Yuwono.

Diantar oleh para Romo Unio Keuskupan Agung Palembang dan umat Paroki Santo Yoseph Palembang Mgr. Avien disambut dengan tarian selamat datang dan pemberian peci serta selempang khas Lampung oleh Mgr. Yohanes Harun Yuwono. Selempang juga diberikan kepada Romo Felix Astono, SCJ, Romo Koro, Romo Joko Susanto, Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, Romo Eko, Romo Rakidi, Romo Agustinus Giman, Romo Titus Waris Widodo, SCJ, Romo Frans de Sales, SCJ dan Fortunatus Sujadiyanto, Ketua DPP Santo Yoseph Palembang.

Vikjen Keuskupan Agung Palembang, RP. Felix Astono, SCJ mengucapkan terima kasih atas penyambutan dan keramah tamahan umat Tanjung Karang, Mgr. Avien dipanggil untuk menjadi umat Keuskupan Tanjung Karang, pengalaman rahmat yang tentu akan meneguhkan kita semua dalam membangun persekutuan umat di keuskupan ini, semoga bersama Bapak dan Ibu Bapak Uskup boleh menggembalakan dengan sebaik-baiknya.

Ketua Unio Keuskupan Agung Palembang, Romo Koro mengatakan bangga karena Mgr. Avien dipilih menjadi Uskup Tanjung Karang, sebenarnya beliau imam muda yang mencintai Keuskupannya karena sejak menjadi Frater memilih menjadi Imam Diosesan Keuskupan Agung Palembang dan ketika ditunjuk oleh Bapak Paus menjadi Uskup Tanjung Karang beliau siap untuk diutus. Kami bergembira dan selalu mendukung beliau dalam karya kegembalaan di keuskupan ini, semoga beliau tetap selalu sehat, dalam karya selanjutnya bisa bekerjasama dengan para imam. Semoga umat di Keuskupan Tanjung Karang tetap sehat, bertumbuh berkembang dalam iman serta karya kasih menjadi garam dan terang, kita semua adalah saudara dan saudari dalam Kristus yang saling mendukung satu sama lain.

Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Uskup Agung Palembang mengucapkan selamat datang kepada Mgr. Avien di Keuskupan Tanjung Karang semoga menjadi gembala yang baik. Mgr. Yuwono menyatakan Keuskupan Tanjung Karang memang tidak sebesar Palembang hanya 1 Provinsi saja, parokinya hanya 24 termasuk unit pastoral tetapi umatnya sebanding dengan Keuskupan Agung Palembang dan secara simbolis tahun ini merupakan tahun devosional maka secara pribadi Mgr. Yuwono menyambut Mgr. Avien dengan hadiah khusus yaitu memberikan rosario.

Romo Piet Ketua Unio Keuskupan Tanjung Karang mengungkapkan rupanya doa yang sudah disampaikan umat Tanjung Karang 1, 5 tahun akhirnya dikabulkan, tentu Uskup Tanjung Karang yang pindah ke Palembang dan seluruh umat bersyukur, bersukacita dan bergembira atas uskup yang baru. Pada kesempatan ini saya mewakili para romo dengan senang menerima Mgr. Avien sebagai uskup kami, sebagaimana kami berjanji bahwa akan menerima semua uskup yang akan menggantikan uskup-uskup terdahulu dan pasti seluruh umat akan konsekuen menerima Mgr. Avien di Keuskupan Tanjung Karang.

Harapan untuk Mgr. Avien, para imam ada 49 orang dari yang baru 3 bulan menjadi imam dan yang tertua Romo Hendri 36 tahun menjadi imam dan siap untuk menjadi balatentara Bapa Uskup serta siap untuk melayani. Mgr. Avien diharapkan bisa melanjutkan apa yang sudah dilakukan Mgr. Harun dengan program 10 tahun kedepan sehubungan menyambut 100 tahun Keuskupan. Ketika berkunjung ke Paroki ada kesempatan berbincang dengan para imam yang berkarya dan dewan pastoral setempat sehingga bisa semakin melihat apa yang dialami oleh setiap paroki karena setiap paroki mempunyai keunikan berbeda satu sama lain.

Sementara itu Uskup Terpilih Tanjung Karang, Mgr. Avien menyatakan saya tidak banyak pengalaman menjadi uskup, mari kita nanti kerjasama saling membantu. Sebetulnya diterima atau tidak bukan urusan saya karena yang memilih Bapa Suci, artinya inilah yang dipersembahkan Bapa Suci untuk gereja Tanjung Karang. Nunsius Piero Pioppo dalam argumentasinya mengatakan seorang imam menolak Paus artinya dia tidak mencintai Gereja dan kalau Gereja tidak menerima pilihan Paus berarti dia tidak mencinta Gereja.

Pada kesempatan ini Mgr. Yohanes Harun Yuwono juga mengajak Mgr. Avin, Vikjen Keuskupan Agung Palembang RP. Felix Astono, Romo Piet, Romo Koro dan para romo Unio Palembang untuk mengunjungi rumah yang nanti akan ditempati di Keuskupan Tanjung karang dan lokasi lain yang ada disekitarnya.

Dalam acara ramah tamah dengan para imam dan umat Keuskupan Tanjung Karang, umat Paroki Santo Yoseph Palembang mengibur dengan lagu-lagu serta menari bersama untuk memeriahkan penyambutan Mgr. Avien sebagai Uskup Terpilih Tanjung Karang.

Leave a Reply


9 + 6 =