Umat Wilayah 8, 11 dan 13 merayakan ulang tahun ke 8, Gedung Serbaguna Santo Palembang, Minggu 26 Oktober 2025 pukul 07.30 Wib dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. Hyginus Gono Pratowo, Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang dilanjutkan Pagelaran Seni Gema Cinta yang dihadiri kurang lebih 600 orang.
Lewat homilinya Romo Gono mengatakan, peristiwa hari ini adalah peristiwa iman, dimana kita diajak untuk bersyukur atas segala rahmat Allah, bersyukur atas segala kasih Allah yang senantiasa dilibatkan dalam kehidupan kita. Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang kita peringati hari ini adalah tahun yang ke-8, kalau tidak salah tahun 2017, gedung ini dibuat/dibangun dan dipakai untuk persekutuan doa serta kegiatan-kegiatan rohani di Paroki Santa Yoseph. Semoga perayaan iman dan juga kegiatan kita pada hari ini sungguh menumbuhkan persatuan, persaudaraan di antara kita sehingga kita menjadi orang Katolik yang 100 persen dan menjadi Indonesia yang 100 persen.
Seusai Perayaan Ekaristi, umat Wilayah 8, 11 dan 13 diajak untuk menyaksikan Pagelaran Seni dengan tema : Bersatu Dalam Cinta Dan Budaya, Gema Cinta, mulai pukul 10.00 – 12.00 Wib yang dibuka dengan tarian kuda lumping.
Ketua Panitia, Fabianus Puji Purwoko menjelaskan, pagelaran seni ini dipersiapkan selama tiga bulan dan tujuannya untuk membangkitkan semangat iman dalam Gereja bagi semua umat terutama Wilayah 8,11 dan 13. Serta menumbuhkan semngat pelayanan melalui kegiatan anak sekolah Minggu, Remaja, OMK dan kegiatan di Lingkungan, Wilayah dan Paroki. Harapanya semoga kita semua semakin rukun, guyub, saling kerja sama dengan baik dan saling mengasihi.
Pagelaran seni ini melibatkan anak-anak Sekolah Minggu, Remaja, Rejoice Choir, OMK, Ibu dan Bapak dari Wilayah 8, 11 dan 13 yang menampilkan : tari kreasi daerah Remaka, baca puisi dari OMK, paduan suara dari Rejoice Chois, drama dari Pembina Guru Sekolah dan OMK, fashion show anak-anak Sekolah Minggu, solo song dari Sekolah Minggu, gerak dan lagu serta tarian daerah oleh Ibu dan Bapak gabungan Wilayah. Rangkaian pagelaran seni berlangsung dengan meriah dan semarak.
Sementara itu dalam sambutannya RD. Hyginus Gono Pratowo mengatakan bahwa acara ini adalah wujud Gereja yang hidup, tidak bisa dibayar dengan berapa pun, kebersamaan, kekeluargaan dan persaudaraan nilainya itu sangat tinggi. Harapannya acara kebersamaan ini agar semakin menjalin kasih persaudaraan dan juga kekeluargaan dalam kehidupan kita. Tentu bukan soal puncak acara yang kita syukuri, tetapi juga dinamika. Dinamika baik anak-anak, remaja, orang muda, para orang tua dan mungkin juga lansia yang juga berpartisipasi aktif dalam acara ini.
Andreas Daris Awalistyo sebagai Sekretaris I DPP Santo Yoseph Palembang, menyampaikan bahwa delapan tahun usia Gedung Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang telah menjadi saksi bisu sebagai tempat Perayaan Ekaristi yang dilaksanakan selama delapan tahun ini. Kegiatan doa-doa yang dinaikkan serta berbagai kegiatan rohani merupakan gema cinta dari Santo Louis yang merupakan Orang Kudus yang menginspirasi umat di sekitar wilayah ini. Dewan Pastoral Paroki Santo Yoseph Palembang berharap untuk selalu menjaga, memelihara gedung ini bukan hanya sebagai bangunan tetapi sebagai bagian kuasa kerahiman Allah.
Indra selaku Pengurus Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang, mengharapkan untuk pelayanan, semangat, kebersamaan , kegotong royongan dan kekompakan umat di Wilayah 8, 11 dan 13 akan senantiasa terus bertumbuh dalam iman, yang baik tetap kita lanjutkan, mungkin ada kekurangan tapi mari kita sempurnakan bersama-sama.
Rangkaian perayaan syukur diakhiri dengan pemotongan tumpeng HUT ke 8 Gedung Serbaguna Santo Louis Palembang oleh Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, RD. Hyginus Gono Pratowo yang kemudian menyerahkan potongan tumpeng tersebut kepada : Ketua Wilayah 13 (Indra), Ketua Panitia (Fabianus Puji Purwoko) dan Ketua Yayasan Santo Louis Palembang (Yuswono).





