Palembang – Dalam rangka ulang tahun ke 46 Lingkungan Santo Stefanus sekaligus Pesta Pelindung diadakan Perayaan Ekaristi di Kapel Santa Faustina Paroki Santo Yoseph Palembang, Senin 12 Januari 2026 pukul 19.00 Wib yang dipimpin RD. Hyginus Gono Pratowo dan dihadiri kurang lebih 65 orang.
Dalam homilinya Romo Gono mengingatkan, bahwa Yesus yang luar biasa, hebat, penuh kuasa dalam menjalankan karya dan perutusannya juga tidak mungkin mengerjakannya sendiri, Yesus melibatkan pribadi-pribadi, Yesus memilih para muridnya untuk bersama dengan Dia mewartakan kerajaan Allah. Tidak ada seorangpun yang bisa melakukan semuanya sendiri harus ada orang lain, teman, sahabat dan partnernya. Yesus memanggil semua orang, mari ikutlah aku, kita semua dipanggil dengan posisinya masing-masing. Jangan merasa kecil hati ketika kita dalam Lingkungan, mungkin hanya seorang Sekretaris, Bendahara, Seksi Humas atau Seksi Konsumsi, semuanya itu punya harga karena tujuannya sama, yaitu : melayani.
Menjadi anggota Lingkungan yang baik itu juga sudah luar biasa, ketika ada doa, pendalaman iman, pertemuan-pertemuan di Lingkungan, kita hadir. Kehadiran kita saja sudah nilai plus, luar biasa, membawa kebahagiaan, sukacita karena kehadiran anda itu berkat. Jangan ada alasan karena kita tidak punya apa-apa, kita semua sama di hadapan Allah, semuanya dipanggil dengan posisinya masing-masing dan panggilan itu semuanya adalah kudus dan suci. Baik menjadi imam, biarawan-biarawati, keluarga, orang tua, orang muda dan anak-anak, semuanya itu adalah panggilan yang dikuduskan Allah, panggilan suci.
Mari kita sungguh bersyukur bahwa dalam hidup kita masih boleh ambil bagian dalam kehidupan menggereja dan terlibat dalam komunitas yang ada. Kita semua dipanggil untuk menjadi bagian Gereja. Mari ambil bagian dalam kehidupan Gereja, mempersembahkan hidup anda untuk Tuhan, untuk kemuliaan Tuhan dalam karya anda masing-masing. Dengan segala kelebihan yang ada dan kekurangan yang ada, tetap melibatkan diri. Maka terima kasih bagi para senior-senior yang memberikan keteladanan dalam hidupan Gereja, Pak Yakobus, Ibu Christine, Ibu Rita dan lain-lain. Terima kasih atas keteladanan, semangat yang sudah diberikan dan saya kira masih banyak lagi para senior-senior yang sudah memiliki keteladanan. Saya kira inilah yang tetap harus kita hidupi dalam Lingkungan Santo Stefanus.
Stefanus adalah martir pertama yang selalu menyuarakan iman akan Kristus, mewartakan kebenaran dari Kristus. Walaupun dia dirajam, dilempari sampai mati, dia tetap yakin dan percaya bahwa Kristus adalah kekuatannya, keselamatan dan andalannya. Walaupun dalam hidup kita dengan berbagai godaan, ancaman, cobaan, tetaplah bertahan pada Yesus, iman akan Yesus karena iman akan Yesus itulah yang akan menyelamatkan jiwa dan raga kita. Semoga keteladanan Santo Stefanus sebagai Pelindung Lingkungan kita terus membara dalam kehidupan anda.
Sementara itu Anastasia Rita Chandra selaku Ketua Lingkungan menjelaskan, Lingkungan Santo Stefanus beriri tanggal 26 Desember 1980 dengan jumlah KK sebanyak 54. Harapannya semoga umat Lingkungan Santo Stefanus semakin dikuatkan dalam iman dan kasih menjadi berkat bagi banyak orang, semakin kompak, terus bersemangat dalam melayani Tuhan dan sesama serta semakin erat dalam persekutuan dan pelayanan.
Seusai mengikuti Perayaan Ekaristi umat Lingkungan Santo Stefanus mengadakan foto bersama, ramah tamah dan menikmati makanan serta minuman yang sudah disiapkan di depan Kapel Santa Faustina Paroki Santo Yoseph Palembang.




