Palembang – Paroki Santo Yoseph Palembang menjadi tempat persinggahan Salib KAPal Youth Day di Dekanat Palembang sebelum dibawa ke Pasang Surut, Prabumulih dan Stasi Keluarga Kudus Tegal Arum, Baturaja lokasi kegiatan KAPal Youth Day yang akan diadakan tanggal 7-10 Juli 2026 mendatang. Serah terima Salib KYD di lakukan sebelum Perayaan Ekaristi Kaum Muda, Rabu 8 April 2026 pukul 17.30 Wib di depan pintu utama Gereja Santo Yoseph Palembang. Acara penerimaan Salib KYD dilakukan oleh RP. Andreas Yudi Wiyadi O. Carm, Pastor Paroki Santo Aloysius Gonzaga, Sungai Lilin kepada RD. Hyginus Gono Pratowo, Pastro Paroki Santo Yoseph Palembang. Setelah itu dilakukan Kirab Salib KYD masuk ke dalam Gereja Santo Yoseph Palembang yang diiringi oleh pelayan liturgi dan diletakkan di sebelah altar.
Kegiatan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi Kaum Muda yang dihadiri sebanyak 200-an OMK dari empat Paroki yang ada di kota Palembang, yaitu : Paroki Santo Stefanus Talang Betutu, Santo Petrus, Sanfrades dan Santo Yoseph Palembang serta Santo Aloysius Gonzaga, Sungai Lilin.
Dalam refleksi homilinya Romo Gono mengatakan, kita bukanlah orang-orang yang istimewa, mungkin bukanlah orang yang rajin berdoa, bukan orang yang rajin ikut Perayaan Ekaristi pada hari Minggu. Tapi kita adalah orang-orang biasa, pemuda-pemudi biasa, tetapi pada hari ini Yesus menyapa kita semua, agar kita tidak lamban dalam mengikuti Yesus dan kita memiliki kepekaan untuk mengenali Yesus. Walaupun kita memiliki banyak kelemahan, walaupun kita memiliki banyak keterbatasan sebagai orang-orang muda Katolik, tetapi anda dipilih oleh Tuhan Yesus untuk berjumpa, sadar atau tidak sadar bahwa anda istimewa di hati Yesus.
Ada saat-saat ketika kita mengalami kegalauan sebagai orang muda, mungkin kita galau dengan dunia ini. Kita menjadi sedih bahkan mengatakan bahwa Tuhan tidak sayang padaku, Tuhan tidak mendengarkan doaku. Perjumpaan kita pada hari ini, Salib KYD membawa pengharapan kepada Anda semua, jangan pernah putus asa ketika mengalami kegagalan. Jangan pernah putus asa ketika doa-doa kita mungkin belum dikabulkan, jangan pernah putus asa ketika kita belum menjadi orang Katolik atau Orang Muda Katolik yang rutin ke Gereja, giat dalam kegiatan-kegiatan Gereja. Masih banyak waktu dan kesempatan, karena Yesus bangkit membawa pengharapan bagi kita semua.
Apapun kegelisahanmu, apapun kegalauanmu, Ekaristi adalah penyembuh. Jikalah anda merasa sendiri dan terpuruk dalam hidup, datanglah untuk Ekaristi, dengan Ekaristi kita merima berkat dari Allah. Hanya Yesuslah yang memberkati, memecah-mecahkan dan membagikannya kepada anda sebagai bukti bahwa Ia sungguh mencintai kita, sebagai bukti pemberian diri Allah yang tak pernah selesai sampai kapanpun.
Maka ketika anda kehilangan arah hidup, kehilangan kekuatan, kehilangan pegangan maka rayakanlah Ekaristi, jangan pernah absen dengan Ekaristi. Rayakanlah Ekaristi walaupun hatimu kacau, galau, walaupun mungkin hidup kita ini, hidup Anda, hidup saya tanpa arah, dengan Ekaristi kita kembali kepada jalan yang benar.
