Perayaan Syukur Perutusan, HUT Imamat Romo Chanel Dan Romo Gading

September 7, 2026
Perayaan Syukur Perutusan, HUT Imamat Romo Chanel Dan Romo Gading

PALEMBANG – Setelah berkarya di Paroki Santo Yoseph Palembang selama sembilan tahun, RD. Stefanus Surawan dan RD. Dionisius Anton Liberto kurang lebih dua tahun, sekarang mendapat penugasan ke tempat yang baru. Perayaan Syukur diadakan untuk melepas mereka ke tempat tugas yang baru sekaligus merayakan ulang tahun Imamat ke 3 RD. Chanel Doroteus Odjan Soge dan Imamat ke 15 RD. Gading Johannes Sianipar, Minggu 6 September 2026 pukul 18.30 Wib di Gedung Aula Serbaguna Santo Yoseph Palembang. Acara dihadiri oleh Mgr. Emeritus Aloysius Sudarso, SCJ, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, para Imam KAPal, Pengurus Lingkungan, Wilayah, Kategorial dan umat Paroki Santo Yoseph Palembang.

Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, RD. Hyginus Gono Pratowo dalam sambutannya menyatakan, tentu kita bersyukur atas rahmat Allah yang senantiasa dilimpahkan untuk para saudara-saudara yang kita cintai.  Bukan perpisahan yang kusesali tetapi perjumpaan, namun dalam perutusan, khususnya untuk Imam-Imam Diosesan tidak ada kata perpisahan karena para Imam yang ada di sini, ini adalah rumah kita hanya pindah tugas saja.  Pada kesempatan ini kita menghaturkan banyak terima kasih atas pengabdian serta pelayanan yang diberikan oleh  Romo Stefanus Surawan dan Romo Liberto, selamat berkarya di tempat yang baru. Romo Surawan bertugas sebagai Ekonom di Keuskupan Agung Palembang dan Romo Liberto akan pindah ke Komunitas Talang Kerangga.

Profisiat untuk ulang tahun Imamat yang ketiga, Romo Chanel dan  kelima belas Romo Gading, yang kita syukuri adalah kesetiaan Tuhan selalu menyertai dan menjaga kita, tetap mohon dukungan Bapak, Ibu, saudara, saudari untuk pelayanan dan tugasnya. Terima kasih sekali lagi atas kegembiraan dan cinta anda untuk kami semua, mohon selalu didoakan agar kami tetap setia dalam tugas pelayanan dan dalam kehidupan kami sehari-hari. 

Sebagai informasi, Paroki Santo Yoseph ada 13 wilayah dan 46 Lingkungan. Untuk Romo pendamping Wilayah 1, 2 dan 3 akan dilayani  oleh RD. Yohanes Bosco Sumisran. Kemudian RD. Hyginus Gono Pratowo akan melayani Wilayah 4, 5, 6 dan 7. Lalu RD. Chanel Doroteus Odjan Soge akan melayani umat di Wilayah 8, 9 dan 10. Sedangkan RD. Gading Johannes Sianipar akan mendampingi Wilayah 11, 12 dan 13 termasuk di Stasi Hilarius.  Terima kasih sekali lagi atas kegembiraan dan cinta anda untuk kami semua, mohon selalu didoakan agar kami tetap setia dalam tugas pelayanan dan dalam kehidupan kami sehari-hari. 

Saat ditanya pengalaman selama di Paroki Santo Yoseph Palembang, Ramo Surawan yang sudah sembilan tahun berada di Paroki ini  melihat banyak perubahan yang terjadi, misalnya :  gedungnya dan umat yang rajin Misa Lingkungan. Sembilan tahun bersama anda, tentu menjadi pengalaman yang berharga untuk saya.  Saya bukan orang yang pandai berkomunikasi mungkin sangat minim dengan kata-kata, tidak bisa merangkai banyak kalimat dengan baik. Bisa jadi selama sembilan tahun ada hal yang tidak mengenakan terhadap Bapak, Ibu saya minta maaf supaya bisa berjalan dengan baik, mohon doa untuk tugas yang baru dan nanti yang paling dirindukan  adalah kapan bisa bertemu dengan Romo Gono dan Romo Liberto.

Sementara itu Romo Liberto menyampaikan. waktu pertama kali datang yang saya kenal tidak banyak hanya Romo Surawan, Romo Gono, Romo Agung dan beberapa umat yang memang sudah kenal, tapi sekarang saya banyak kenal umat.  Nanti paling dirindukan  pasti rumahnya termasuk rutinitas malam main gaplek dan bercanda bersama. Di awal tadi saya memang mengatakan bingung, ada senengnya,  agak sedih tapi juga ada syukurnya.  Bingung karena kehadiran para Uskup, umat atau para romo apakah  memang untuk saya, karena saya itu berarti atau karena ulang tahun imamat atau karena ada makan-makan. Saya bersyukur karena boleh hadir sebagai keluarga, bersama umat yang ada di Paroki Santo Yoseph Palembang dan bersama dengan para Romo yang ada di sini.

Romo Chanel mengatakan pengalaman bersama umat yang dirasakan berkesan adalah saat dipaksa umat makan walaupun sudah kenyang,  itu untuk hubungan bersama umat supaya sehat, bahagia dan penuh syukur.  Kemudian Romo Gading mengatakan, saya selalu bersyukur ketika ada umat yang membutuhkan, juga ketika membaptis, itu memberi sukacita besar dalam hati saya baik saat merayakan ulang tahun pembaptisan terlebih kalau malam hari setelah merayakan baptisan atau memberikan pengurapan minyak suci saat saya hening di kamar.

Pada Perayaan Syukur ini DPP Santo Yoseph Palembang tak lupa memberikan tali kasih kepada Romo Gading dan Romo Chanel. Umat juga mendapat kesempatan untuk memberikan kenangan-kenangan atau tali kasih kepada Romo Surawan, Romo Liberto, Romo Gading dan Romo Chanel.

Leave a Reply


4 + 9 =