Yesus Kristus Tinggal Dalam Diri 111 Anak Santo Yoseph Palembang

May 30, 2016
Yesus Kristus Tinggal Dalam Diri 111 Anak Santo Yoseph Palembang

Yesus Kristus Tinggal Dalam Diri 111 Anak Santo Yoseph Palembang

 

      misa1         misa2         misa3
                              Perarakan dan Perayaan Ekaristi Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus

Bertepatan dengan perayaan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus dalam misa ke 2 di Gereja Santo Yoseph Palembang pada hari Minggu 29 Mei 2016 pukul 08.30 Wib  sebanyak 111 anak menerima Tubuh dan Darah Kristus atau komuni pertama, misa dipimpin oleh Rm. Laurentius Rakidi, Pr Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, diawali dengan perarakan.

Rm. Rakidi dalam homilinya mengatakan “ Tubuh dan Darah Kristus merupakan makanan pokok bagi orang-orang yang percaya kepada Kristus karena ini bisa menyehatkan tubuh dan mengantarkan kita pada keselamatan maka sesering mungkin kita bisa mendapatkan kebutuhan pokok tersebut.  Anak-anak yang menerima Komuni Kudus untuk pertama kalinya ini menjadi awal persahabatan dengan Yesus dan diharapkan melalui persahabatan ini anak-anak  berkembang semakin baik  dan orang tua diharapkan mengajak anak-anaknya sesering mungkin mengikuti perayaan Ekaristi dan menyambut  Komuni dimanapun berada “.

misa 11        komuni 1        komuni 2
       Calon komuni pertama                       Rm. Rakidi memberikan hosti/komuni pertama

Prosesi penerimaan komuni pertama diawali dengan satu persatu anak-anak maju didampingi orangtuanya, kemudian Rm. Rakidi mencelupkan hosti ke dalam anggur sebelum memberikannya kepada anak disertai ucapan “ Tubuh dan Darah Kristus “.

Seusai misa dilakukan sesi foto bersama seluruh anak-anak didampingi para pengajar dilanjutkan dengan Pesta Syukur di Aula Gedung Serbaguna Santo Yoseph Palembang dihadiri oleh  anak-anak yang sudah menerima komuni pertama dan orang tuanya.

      misa 8        pak heri           misa7

Pesta syukur                                    Heri Setiawan              Rm.Rakidi memberikan rosario dan sertifikat

Dalam kesempatan ini Heri Setiawan dalam kata sambutannya mewakili orang tua penerima komuni pertama mengajak para orang tua  menyediakan waktu untuk tumbuh kembang anaknya, harus saling tolong menolong, mengucapkan terimakasih dan meminta maaf jika membuat kesalahan. Tak lupa ucapan terimakasih bagi  semua guru pendamping yang sudah mengajar selama 3 bulan mempersiapkan anak-anak untuk menerima komuni pertama.

“ Yesus Kristus sekarang tinggal dalam diri kalian yang menerima komuni pertama sehingga harus selalu berbuat baik dan hidup sebaik mungkin serta menjadi generasi penerus gereja yang militan ”, pesan Rm. Rakidi

Pada pesta syukur ini seluruh anak mendapatkan rosario dan sertifikat yang secara simbolis diberikan oleh Rm. Rakidi kepada 3 orang anak yang mewakili teman-temannya. Acara diakhiri dengan foto bersama para pendamping dan santap siang bersama.

     misa 4        misa6         misa 5

Foto bersama anak-anak penerima komuni pertama dan guru pendamping

 

Leave a Reply


9 + 5 =