Gereja Santo Yoseph Palembang Kembali Mengadakan Novena Kanak-Kanak Yesus

December 8, 2016
Gereja Santo Yoseph Palembang Kembali Mengadakan Novena Kanak-Kanak Yesus

img-20161120-wa0007                                                                      img-20161120-wa0006

Sekilas Tentang Devosi Kanak-Kanak Yesus

Devosi kepada Kanak-Kanak Yesus dari Praha sudah lama popular dan merupakan tradisi berabad-abad lamanya di Gereja Katolik, merupakan wujud nyata penghormatan kepada Kanak-Kanak Yesus. Devosi ini memiliki sejarah panjang mulai dari zaman Bapa gereja memasuki abad pertengahan, akhir abad pertengahan, abad 16, 17 dan abad 19. Para Bapa Gereja awai seperti St. Atanasius dan St. Hironimus berdevosi secara istimewa kepada Kanak-Kanak Yesus. Sekitar tahun 1300 an patung Kanak-Kanak Kudus yang biasanya terbuat dari lilin atau kayu menjadi populer.

Devosi kepada Kanak-Kanak Yesus dari Praha berasal dari pertengahan abad ke 15, pada tahun 1556, Maria Manriqueez de Lara dari Spanyol menikah dengan seorang bangsawan Ceko. Maria membawa bersamanya patung Kanak-Kanak Kudus yang dikenal sebagai Patung Kanak-Kanak Yesus dari Praha, tingginya sekitar 18 inchi. Tradisi lain mengatakan patung ini berasal dari sebuah biara di Bohemia dan kemudian dimiliki oleh Dona Isabella Manriquez yang memberikannya sebagai hadiah pernikahan kepada puteri dan menantunya. Pada tahun 1587, Maria memberikan patung ini sebagai hadiah pernikahan kepada anaknya, Puteri Polyxenia Lobkowitz. Pada tahun 1628, Puteri Polyxenia memberikan patung Kanak-Kanak Kudus kepada Karmelit Tak Berkasut di Gereja Santa Perawan Maria Pemenang di Praha.

Pada tahun 1631, pasukan Swedia menyerbu Praha dan menghancurkan gereja-gereja Katolik. Para biarawan Karmelit terpaksa melarikan diri dari Gereja Santa Perawan Maria Pemenang. Bala tentara Swedia mencemarkan gereja, merobohkan altar dan mencampakkan patung Kanak-Kanak Kudus ke tumpukan puing-puing hingga mematahkan ke dua tangan dan jari jemarinya. Pada tahun 1638, para biarawan Karmelit dapat kembali ke Praha ke Gereja Santa Perawan Maria Pemenang. Imam Cyril menemukan patung Kanak-Kanak Kudus terkubur dalam reruntuhan gereja. Ia membersihkan dan  menempatkannya di ruang doa agar mereka dapat menghormatinya. Pada tahun 1648 Uskup Agung Praha secara resmi memberikan persetujuan atas devosi kepada Kanak-Kanak Kudus Yesus dengan gelar Kanak-Kanak Yesus dari Praha.

Devosi ini mengilhami kita untuk merenungkan masa kanak-kanak dan martabat rajawi Tuhan kita, kendati berbagai kekacauan dan perang, patung ini tetap terlindungi. Di samping itu, banyak mukjizat terjadi sehubungan dengan devosi ini. Awalnya Devosi kepada Kanak-Kanak Yesus berkembang pesat  di Negara-Negara Eropa, kemudian berkembang ke Negara-negara lain, termasuk ke Indonesia. Banyak orang Kudus dan umat beriman membenarkan perlunya devosi kepada Kanak-Kanak Yesus.

Pada Perjanjian Lama, Nabi Yesaya telah meramalkan tentang tunas kecil yang akan muncul dari tunggul Isai. Roh Tuhan akan tinggal dalam seorang keturunan Daud dan pada saat kedatangan-Nya akan tercipta perdamaian di seluruh negeri karena seorang anak kecil akan membimbing mereka. Para penulis Perjanjian Baru mengakui bahwa nubuat ini terpenuhi dalam diri Yesus Kristus. Dialah pangeran perdamaian yang telah lama dinanti-nantikan. Allah telah menetapkan bahwa Yesus harus mengalami semua tahap kehidupan : bayi, kanak-kanak dan remaja, dalam banyak hal Ia sama dengan kita kecuali dalam hal dosa. Kanak-Kanak dari Betlehem itu dilahirkan dan wafat bagi kita untuk menjadikan kita putera-puteri Allah.

20161204_105859

Sebagian Panitia Kanak-Kanak Yesus

Bagaimana dengan Indonesia

Pada tahun 1998, ketika terjadi kerusuhan di Jakarta, banyak  orang mengalami trauma dan pengorbanan dialami umat. Pada tahun kerusuhan itu bersama Rm. Yos Somar, Rm. Tarsisius Leisubun  mengadakan 2 novena baru, yaitu : Novena Kerahiman Illahi dan Novena Kanak-Kanak Yesus.  Pada akhir tahun 1998 diadakan Novena Kanak-Kanak Yesus di Paroki Maria Bunda Perantara Cideng Jakarta dan banyak umat yang datang.  Pada tahun 2004 Rm. Yos Somar, Rm.Tarsisius Leisubun dan Ibu Helda Ngadiman mengadakan Novena Kanak-Kanak Yesus di Paroki Kristoforus Grogol dan banyak umat yang mengikuti.

Rm. Yos  Somar meneruskan misi ini ke Indonesia Bagian Timur dan Rm. Tarsisius kemudian pindah ke Gereja Santo Yoseph Palembang  dan mulai mengembangkan novena ini 7 tahun  lalu dan banyak umat bercerita tentang keajaiban yang dialami, yaitu : pertolongan dalam bahaya maut, masalah suami istri dalam keluarga, terkabulnya doa mendapat anak, sembuh dari penyakit, kelegaan dalam penderitaan dan lain-lain.  Jumlah umat yang hadir dalam novena ini selalu bertambah dari tahun ke tahun.

Pada tgl. 7 September 2014, replika Patung Kanak-Kanak Yesus dari Praha dibawa oleh pastor Paroki dari Kota Praha dan mempersembahkan kepada Keuskupan Malang dan kini menjadi tempat ziarah yang banyak dikunjungi umat beriman, yaitu di Gereja Katolik Gembala Baik, Jl. Ridwan no.7 Kota Batu Malang

20161126_183937

Pengakuan resmi gerejani

Pada tanggal 3 Mei 1648 Kardinal Ernest Albrecht dari Harrach, Uskup Agung Praha memberikan persetujuan gerejani pertama atas devosi kepada Kanak-Kanak Yesusu dari Praha.

Pada tanggal 4 April 1655, Uskup Agung Josef Corta secara resmi memahkotai Kanak-Kanak Yesus dengan mahkota emas bertabur mutiara dan batu-batu berharga serta memaklumkan-Nya sebagai Raja.

Pada tahun 1896 Paus Leo XIII memberikan indulgensi penuh kepada devosi.

Pada tgl. 13 Maret 1913, Paus St. Pius X membentuk persaudaraan Kanak-Kanak Yesus dari Praha

Pada tgl. 27 September 1924, Paus Pius XI memberikan Pemahkotaan Kanonik yang pertama.

Pada bulan September 2009 Paus Benediktus XVI melakukan kunjungan apostolik ke Republik Ceko dan mengunjungi Gereja Bunda Kemenangan di Praha. Paus menyumbangkan sebuah mahkota emas dengan delapan kerang dengan banyak mutiara dan batu akik merah tua yang hingga sekarang menghiasi patung setinggi 47 cm.

Menyambut Natal 2016 Gereja Santo Yoseph Palembang kembali mengadakan Novena Kanak-Kanak Yesus yang memasuki tahun ke 8  mulai tgl. 13-16 dan 19 – 23 Desember 2016, pukul 04.30 Wib. Umat diundang untuk mengikuti Novena Kanak-Kanak Yesus ini dan semoga patung Kanak Kanak Yesus yang ada di Palembang  mendapat tempat terhormat serta banyak umat yang datang  menceritakan keluh kesah mereka kepada Kanak-Kanak Yesus.

Sumber :  Rm. Tarsisius Leisubun, MSC dan dari berbagai sumber

Leave a Reply


7 + 3 =