
Calon pengurus misdinar mengikuti outbond
Putra Putri Altar (Misdinar) Paroki Santo Yoseph Palembang mengadakan latihan kepemimpinan (Latpim calon pengurus yang merupakan kegiatan tahunan, diadakan untuk mencari kaderisasi kepengurusan karena dalam suatu organisasi sangat berguna untuk membawa organisasi tersebut menjadi lebih baik lagi. Latihan Kepemimpinan ini dilaksanakan hari Minggu-Senin,18 dan 19 Juni 2017 di SMA Xaverius 2 Palembang, dengan tema “ Barang siapa yang ingin menjadi muridKu haruslah dia menyangkal diri, memanggul Salib dan mengikuti Aku.”
Tema ini diambil karena ingin menekankan kepada mereka bahwa menjadi pengikut Kristus itu tidak mudah, banyak cobaan dalam kehidupan yang harus dilalui dan dari sini kita harus tetap kuat dan bertahan menghadapinya. Panitia mengharapkan agar terlahir pengurus yang lebih bertanggung jawab atas apa yang dipilih, tidak mudah menyerah, dan lebih memaknai kalau menjadi pengurus itu merupakan pengalaman.

RD. Rakidi membuka latpim misdinar Para calon pengurus mengikuti test
Acara dibuka oleh RD. Laurentius Rakidi, selaku Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, dalam pesannya meminta agar para peserta dapat mengikuti latpim ini dengan baik dan setiap kegiatan memiliki makna, maka dari itu resapilah makna itu dengan baik supaya menjadi bekal bagi kalian kedepannya. Maria Valencia selaku ketua panitia Latpim tahun 2017 dalam sambutannya mengharapkan semua peserta dapat mengikuti acara ini dengan baik dan dapat menyerap pesan-pesan tersirat yang sudah dikemas baik dalam setiap kegiatan.
Kegiatan latpim diisi dengan outbond, test, icebreaking, games, dan api unggun. Outbond banyak mengajarkan mereka dari makna yang didapat yang dibagi menjadi 4 pos serta satu pos puncak, setiap pos memiliki makna yang diambil dari ayat-ayat suci yang berbeda-beda dan harus mereka resapi. Sementara test yang dilakukan adalah untuk mengingatkan calon-calon pengurus seputar liturgi, gereja, dan misdinar
Acara berakhir hari Senin 19 Juni 2017 dengan penarikan benang merah oleh RD. Vincentius Setiawan Triatmojo yang mengatakan “ Kita harus bisa menjadi Katolik yang militan, bukan Katolik yang cuek, harus mempertahankan iman Katolik, karena zaman sekarang ini banyak yang imannya goyah, jadi kalau kalian menjadi pengurus teruslah bertanggung jawab untuk memikul beban yang ada.”

Foto bersama panitia, peserta latpim, RD. Avien & Frater Riyanto
Sekilas Misdinar Santo Yoseph Palembang
Putera Puteri Altar/Misdinar merupakan orang yang berperan penting untuk membantu tugas Imam saat mengadakan Perayaan Ekaristi, misa perkawinan, misa baptis dan misa hari raya . Mereka melayani altar selama misa dengan tugas mengantar persembahan, menuangkan air putih dan anggur serta membawa air cuci tangan Imam dan tugas tambahan lainnya yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan dalam Perayaan Ekaristi tertentu.
Pada tahun 1967 berdiri Putra Putri Altar Santo Yoseph Palembang dengan motto : Serve For God All My Life dan anggotanya yang aktif sekarang sekitar 120 orang, pernah mengikuti lomba antar paroki sedekanat 1, yaitu : lomba cerdas cermat, paduan suara, lomba mazmur, lektor, drama dan pentas seni. Terakhir menjadi juara ke 2 dalam lomba drama kisah Santo Tarsisius dalam rangka pesta pelindung misdinar Santo Tarsisius.
Untuk menjadi anggota misdinar Putra Putri Altar sudah dibaptis secara Katolik, sudah menerima komuni, rajin, setia dalam tugas, mengetahui prosedur dan peralatan Perayaan Ekaristi. Sejumlah program disusun untuk calon misdinar berupa pelatihan, sementara untuk anggota misdinar ada latihan untuk misa khusus, briefing sebelum bertugas, penyegaran jika ada perubahan tata cara Ekaristi, membuat jadwal untuk misa natal dan paskah, membuat majalah dinding, latihan koor dan ziarah rohani.
Penulis : Laurensia Virginia Wijaya (Pendamping Misdinar)
Dokumentasi Foto : Yoseph Odie, Cornelia Mega & Diana
