Pentakosta Memberi Kita Rahmat Roh Kudus

June 12, 2019
Pentakosta Memberi Kita Rahmat Roh Kudus

Hari Raya Pentakosta diperingati untuk memberikan pengalaman baru akan Roh dan keyakinan mendalam kasihnya kepada kita dan harus percaya bahwa hidup kita dapat berubah. Umat Paroki Santo Yoseph Palembang merayakannya dalam Perayaan Ekaristi Sabtu-Minggu, 8-9 Juni 2019 dan Perayaan hari Sabtu 8 Juni 2019 pukul 17.30 Wib dipimpin oleh RD. Stefanus Surawan didampingi oleh RD. Markus.

Dalam homilinya RD. Stefanus Surawan mengatakan bahwa cara hidup yang harus dimiliki oleh setiap orang yang menerima urapan Roh Kudus untuk menjalani cara hidup baru, yaitu : hidup penuh kasih, dalam damai, sukacita dan kebenaran. Roh kudus memberikan kepada kita kekuatan dan keberanian yang diperlukan untuk kita bisa hidup seturut dengan iman, keyakinan kita akan Yesus yang wafat, dimakamkan dan bangkit pada hari ke 3. Semoga semua org diberi keberanian untuk menampilkan identitas kita sebagai murid-muridNya.

Roh Kudus juga memampukan kita untuk tumbuh dalam semangat kebebasan dari keragu-raguan bahwa Yesus adalah Mesias, Penebus, Tuhan, kebebasan dari kecemasan dan belenggu dosa. Roh Kudus juga menuntun kita pada jalan yang sesuai dengan kehendak Allah dan pada akhirnya Roh Kudus ini membawa kita pada kekudusan. Hari Raya Pentakosta adalah kelanjutan karya Allah dalam diri Yesus Kristus yang diberikan kepada kita.

Allah tidak meninggalkan kita sendirian yang ingin melindungi dan memimpin kita supaya masuk dalam kepenuhan kebenaran. Allah ingin menjaga pikiran kita yang sering kacau dengan gagasan-gagasan kita yang tercerai berai, hanya mementingkan diri sendri, hanya terarah pada hal-hal duniawi, Allah yang ingin menjaga hati kita agar tidak dikuasai oleh kegelapan.

Pentakosta memberikan kepada kita rahmat Roh Kudus untuk membuat iman kita menjadi semakin kuat, teguh, membuat harapan kita supaya tidak pernah pudar dan untuk membuat kasih kita tetap menyala. Mari kita semua yang sudah dibaptis dan menerima Sakramen Krisma hendaknya menampilkan cara hidup sebagaimana Roh Kudus tinggal di dalam diri kita.

Orang yang hidup dalam Roh adalah orang yg membawa persatuan, perdamaian, kerukunan, cinta kasih, pengampunan dan bukan perpecahan. Semoga setiap langkah laku kita, perkataan dan tindakan kita senantiasa dijaga dan dituntun oleh Rohnya yang kudus dan kita hidup dalam jalannya.

Leave a Reply


6 + 7 =