Merupakan kesempatan yang penuh rahmat ketika para orang tua dengang penuh iman, keyakinan dan sukacita membawa anak-anaknya menghadap altar Tuhan untuk menerimakan Sakramen Pembaptisan. Sakramen Pembaptisan adalah pintu gerbang untuk menerima Sakramen lainnya dan memenuhi salah satu janji perkawinan untuk mendidik anak-anak secara iman Katolik.

Upacara baptisan bagi 4 anak Hendra Lianto diadakan hari Jumat 28 Juni 2019 pukul 09.00 Wib di Kapel Santa Faustina Paroki Santo Yoseph Palembang dipimpin oleh RD. Laurentius Rakidi. Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan pembaharuan janji perkawinan pasangan Hendra Lianto dan Erine. Sementara itu 3 anak dibaptis oleh RD. Markus hari Sabtu 29 Juni 2019 pukul 15.30 Wib.
Saat menyampaikan homilinya RD. Markus mengharapakan agar orang tua memberikan keteladanan bagi anak-anaknya, bagaimana mendidik anak-anak dengan penuh iman Kekatolikan. Anak-anak yang dibawa untuk dibaptis bukan menerima iman warisan saja tetapi lebih dari mewariskan iman yang hidup maka diharapkan orang tua mengajarkan bagaimana hidup Tuhan bagi anak-anak mulai dari kecil.

Meskipun orang tua mengajarkan iman sejak dini ketika anak bertumbuh, berkembang dewasa lalu nanti berpisah dengan orang tua bisa jadi pandangan dan pendapat mereka tentang iman menjadi berkurang tergantung relasi mereka bersama siapa tetapi ketika kita memberikan dasar-dasar iman yang kuat, yang kokoh dimanapun mereka berada iman itu akan tetap mengakar, hidup kokoh dan kuat. Wali Baptis sebenarnya juga harus ambil bagain secara penuh dan bisa mengingatkan orang tuanya karena Wali Baptis berperan sebagai orang tua dalam hal pendidikan iman anak agar bisa mendidik secara bersama-sama.
Baptisan menjadikan kita semua menjadi anak-anak Allah, bagaimana kita menyadari dan bersikap sebagai anak-anak Allah yang adalah ahli waris Kerajaan Surga. Kita akan mendapatkan warisan ketika hidup seturut dengan ajaran sang Bapa berupa warisan sukacita abadi. Pendidikan iman anak-anak terus tumbuh berkembang dan harus dihayati dalam kehidupan sehari-hari dengan mengikuti Sekolah Minggu, persiapan komuni dan ikut aktif dalam kegiatan Lingkungan yang merupakan sarana untuk mendidik iman Kekatolikan bertumbuh berkembang secara nyata. Kita diajak untuk menghidupi apa yang memjadi iman kita yang harus hidup dalam kebersamaan dalam keluarga, lingkungan dan Gereja.

Prosesi baptisan diawali dengan pemberian tanda salib di dahi anak-anak, kemudian oleh RD. Markus air yang akan digunakan untuk membaptis. Setelah itu RD. Markus mulai.membaptis dengan mencurahkan air sebanyak 3 kali di atas kepala anak-anak. Anak-anak yang sudah dibaptis lalu menerima urapan minyak krisma dan RD. Markus juga memberikan kain putih dan lilin yang bernyala.
Nama baptisan bulan Juni 2019
- Christopher Heinrich Mattew Lianto
- Mikael Wilson Lianto
- Maria Alika Phoebe Lianto
- Fransiskus Elroy Lianto
- Fransiskus Ricardo Aldrich Muliawan
- Raphael Daniswara
- Michaela Christal Elleanor
