Pesta Santa Faustina dan Pemberkatan Taman Doa Belas Kasih Podomoro

October 6, 2019
Pesta Santa Faustina dan Pemberkatan Taman Doa Belas Kasih Podomoro

Ribuan umat Dekanat 1 Keuskupan Agung Palembang mengikuti kegiatan Pesta Santa Faustin dan pemberkatan Taman Doa Belas Kasih Podomoro, Sabtu 5 Oktober 2019 pukul 10.00-16.00 Wib. Rangkaian acara diawali dari Goa Maria Rosa Mystica Sukomoro, umat diajak untuk mengikuti refleksi Maria, Bunda Belas Kasih dan doa Rosario bersama. Dalam renungannya Rm. Tarsisius Leisubun, MSC mengatakan Maria disebut Bunda Kerahiman atau Bunda Belas Kasih karena Bunda Maria sendiri menyatakannya kepada sejumlah orang pilihan yang menerima wahyu pribadi dari Allah ” Akulah kesukaan bagi orang-orang benar dan pintu yang dilalui pendosa akan dibawa kepada Tuhan. “

Seusai mendengarkan renungan umat diajak untuk mendaraskan doa Rosario bersama kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Doa Belas Kasih Podomoro, renungan Belas Kasih Allah dan doa mohon Kerahiman. Dalam kesempatan ini RD. Markus memimpin ibadat Sakramen Tobat. RD. Markus mengatakan menerima Sakramen Tobat/pengakuan dosa bukan hal yang mudah dan menjadi persoalan di kalangan umat beriman Kristiani.

Banyak faktor yang memjadi penyebab misalnya : orang merasa enggan, tidak perlu mengaku dosa dan ketika akan menerima Sakramen Tobat mengalami kegelisahan. Maka kita diajak untuk sungguh-sungguh menghayati bahwa Sakramen Tobat adalah bagian dari 7 Sakramen Gereja. Bertobat berarti kita semua diajak meninggalkan manusia lama kita, keberdosaan kita maka kita diajak membuka pikiran dan hati dengan penuh sukacita untuk menerima Sakramen Tobat. Umat juga diberi kesempatan untuk menerima Sakramen Tobat secara pribadi.

Rangkaian kegiatan di Taman Doa Belas Kasih Podomoro yaitu : Pesta Santa Fa ustina yang diisi dengan Rosario Koronka dan peletakan 12 bunga persembahan di Goa Maria. Dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ didampingi oleh RD. Bonifasius Juana dan RD. Samandi.

Pada kata pengantarnya RD. Samandi mengatakan kita memperingati Santa Faustina Rasul Kerahiman, ia dipilih dan dihadirkan Allah untuk memancarkan kasih dan pengampunan Allah kepada dunia. Mari kita mengenangkan Santa Faustina agar hidup kita yang akan dikecewakan dan disakiti tetap mampu memantulkan kasih serta pengampunan bagi sesama agar dengan demikian kehidupan masyarakat kita yang seringkali diwarnai dengan kebencian dan permusuhan dapat semakin damai.

Dalam homilinya Mgr. Aloysius Sudarso mengatakan kematian Yesus mempunyai makna untuk mengalahkan dosa dan kematian kita itulah Kerahiman Tuhan menghapuskan dosa, berbelas kasih terhadap kita memberi hidup dan kekuatan kepada kita supaya kita berani menjadi korban. Relasi kita yang mendalam dengan Yesus kita hidupi dalam perjalanan hidup kita sehari-hari sehingga belas kasih Allah akan nampak.

Bapa suci mengharapkan Gereja mengungkapkan belas kasih Allah kepada siapapun yang dalam kesulitan maka semakin kita tekun untuk menghayati persatuan dengan Yesus maka dunia akan melihat bahwa di dalam umat Katolik belas kasih Allah itu nampak dalam kehidupan sehari hari kepada sesama.

Semoga Taman Doa Belas Kasih ini akan menjadi simbol kerinduan yang paling dalam dan siapapun yang datang kesini untuk memandang Yesus akan tertarik untuk mendalami pergaulannya, hidupnya bersama dengan Dia. Kita diharapkan peka untuk berbuat sesuatu untuk menyelamatkan sesama manusia. Terima kasih untuk insitif membangun Taman Belas Kasih Tuhan ini dan bagi paraa devosan yang mau menunjukkan secara nyata kedekatan Allah yang berbelas kasih kepada manusia. Semoga hati Tuhan tumbuh berkembang di dalam hati kita dan di dalam hati Gereja.

Seusai homili Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ memberkati Taman Doa Belas Kasih Podomoro dengan memercikkan air suci dan menandatangani prasasti didampingi oleh RD. Bonifasius Juana. Dalam kesempatan ini umat juga mendapat urapan minyak untuk orang sakit.

Linda Wijaya Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Pesta Santa Faustina dan pemberkatan Taman Doa Belas Kasih Podomoro mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam acara ini sehingga berjalan dengan lancar, marilah kita mewartakan belas kasih Tuhan lewat tempat ziarah ini serta menjaga kesakralannya.





Leave a Reply


4 + 4 =