Rapat Pleno DPP Santo Yoseph Palembang

March 4, 2020
Rapat Pleno DPP Santo Yoseph Palembang

Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Yoseph Palembang mengadakan rapat pleno untuk memyampaikan laporan kerja tahun 2019 dan program kerja 2020, Sabtu 29 Februari 2020 mulai pukul 15.30 Wib di Gedung Aula Serbanguna. Acara dihadiri oleh anggota DPP, DPH, Pengurus Lingkungan, Wilayah, para suster, frater, imam, kelompok kategorial, devosan, tokoh umat dan lain-lain.

C. Wintoko Ketua DPP Santo Yoseph Palembang dalam sambutannya mengatakan walaupun sebagian undangan belum hadir ini sudah mewakili Paroki walaupun hanya 50 persen. Tujuan rapat pleno adalah untuk menyampaikan laporan kegiatan sebagai evaluasi, kegiatan yang sudah dilaksanakan mohon diberikan masukan untuk perbaikan tahun 2020 dan semoga akan menjadi kegiatan yang semakin lebih baik.

Di tahun 2020 ada acara Pesparani Nasional di Kupang dan kita menjadi salah satu anggota tim peserta yang perlu disupport bersama, ada pertandingan olah raga antar Paroki dan sangat mohon perhatian karena tahun ini Pengurus DPP merupakan masa bakti terakhir tahun 2020. Pada kesempatan ini jug akan di bentuk Panitia Pemilihan DPP periode 2020-2022 dan mohon semua bisa mengikuti dan menanggapi laporan-lapaoran para Ketua Bidang.

Sementara itu Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang menjelaskan bahwa rapat pleno ini bukan merupakan laporna pertanggungjawaban tetapi kami mau menyampaikan apa saja yang sudah dilakukan tahun 2019 dan meminta masukan, koreksi berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang sudah diprogramkan bersama dan mau menginformasikan rencana kerja yang sudah dibuat, juga minta masukannya supaya apa yang sudah direncanakan tersebut nanti diketahui oleh kita semua, jika sudah mendapatkan masukan bisa dijalankan bersama. Menggembalakn umat merupakan kerja kita bersama melalui bidang karya-karya Gereja seperti : liturgi, pewartaan, persekutuan, pelayanan, penataan wilayah dan lingkungan. Ada 5 bidang yamg kita pakai untuk menggembalakan umat supaya semakin bisa memahamai dan menghayati tugas perutusannya di tengah-tengah dunia ini.

DPP sesuai dengan bidang-bidangnya sudah berusaha sedemikian rupa untuk melaksanakan tugas yang dipercayakan sampai akhir masa jabatan di tahun ke 3 ini. tetapi tetap disadari bahwa ada kekurangan-kekurangan dalam melaksanakan tugas kegembalaan melalui bidang-bidang yang ditetapkan dalam rangka pelayanan maka tentu dalam rapat pleno ini atas nama DPP, koordinator bidang mohon maaf atas kekurangan-kekurangan dan sekali lagi masih ada kesempatan bagi kita untuk memberi masukan demi kebaikan dalam pelayanan ke depan nanti . Bidang-bidang telah menjalankan tugas masing-masing dalam hal liturgi, persekutuan, pelayanan dan pewartaan sudah menjalankan tugas sesuai dengan program atau rencana yang selalu disepakati diawal tahun, ini bisa dilihat dalam laporan dan nanti bisa memberi masukan-masukan.

Satu hal yang patut kita syukuri khususnya diakhir tahun 2019 dan awal thn 2020 bahwa di Paroki kita ini sudah terjadi pemekaran di beberapa lingkungan setelah 6 tahun menunggu. Merupakan hal yang menggembirakan bagi kita karena melalui pemekaran kita akan bisa mengembangkan jemaat, persekutuan dan mengefektifkan pelayanan-pelayanan kita. Lingkungan Santo Fransiskus Xaverius dimekarkan menjadi Lingkungan Santo Frasnsiskus Assisi, Lingkungan Theovanus Venard sudah mekar menjadi Lingkungan Santo Frumentius, Lingkungan Santa Catarina pemekaran dari Lingkungan Santo Emmanuel 3, Lingkungan Santo Christophorus Martir dan Santo Theovanus Venarda dan Lingkungan Santa Maria Ratu Rosario mekar sekaligus menambah 1 Wilayah menjadi 13 yaitu : Lingkungan Santo Yakobus dan Lingkungan Santo Theodorus dan masing-masing sudah lebih dari 30 KK.

Menjadi perhatian bagi Lingkungan yang jumlah KK nya masih melebihi batas maksimal dari ketentuan yang ditetapkan oleh Keuskupan yaitu : 40 KK. Lingkungan-Lingkungan yang masih diatas 40 KK harus segera memikirkan bagaimana pemekaran bisa segera dilaksanakan. Ketika Lingkungan terlalu besar para imam mengalami kesulitan ketika akan mengadakan Katekese karena posisi umat ada yang diluar, teras dan memasang tenda di jalan sehingga agak kerepotan dan menjadi tidak efektif. Lingkungan-Lingkungan yang besar kadang yang hadir tidak sesuai dengan jumlah anggotanya. Sementara jumlah anggota Lingkungan yang lebih kecil itu sebenarnya akan menggerakan warga Lingkungan untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan karena ada perasaan malu dan untuk saling mengingatkan menjadi lebih mudah.

Kalau mau membuat Gereja kita semakin maju dan berkembang tentu perlu memikirkan pemekaran Paroki agar bisa meluaskan persekutuan, meluaskan Kerajaaan Allah ke dalam bentuk Paroki yang baru sehingga pendampingan dan pelayanan akan semakin efektif. Sampai saat ini jumlah umat kita sesuai dengan statistik 1 Januari 2019 sebanyak 6298 orang, ada 6 imam yang melayani tetapi hanya 2 orang yang fokus untuk umat. Kedepan kita perlu berpikir bagaimana Paroki sungguh-sungguh menjadi suatu perhimpunan umat yang akhirnya mendapatkan pelayanan memadai dari para imam. DPP bagi para imam sangat penting karena sungguh-sungguh menjadi tempat dan rekan kerja yang snagat membantu pelayanan umat di Paroki.

Kehadiran kita bisa memberi kontribusi, sumbangsih yang baik di tengah masyarakat ini perlu menjadi pemikiran dan gerakan bersama dari kita semua karena keterlibatan sebagai orang Katolik belum begitu menonjol untuk ikut serta membangun masyarakat. Terima kasih kepada pengurus DPP, DPH, bidang-bidang, seksi-seksi dan sub seksi yang semuanya telah bekerja untuk melaksanakan tugas pelayanan di tengah umat Paroki Santo Yoseph Palembang. Kepada pengurus Lingkungan dan Wilayah yang secara langsung melayani umat mempunyai peran yang penting, terima kasih atas pengorbanannya dan terima kasih juga untuk kelompok-kelompok kategorial yang juga terlibat ikut serta memberi warna dalam rangka menggerakkan dan menghidupkan Gereja. Mari kita juga semakin meningkatkan pelayanan sehingga Gereja kita semakin maju.

Dalam rapat pleno ini umat juga memberikan kritik dan saran bagi kemajuan perkembangan Gereja Santo Yoseph Palembang. Rapat pleno diakhiri dengan pemilihan 7 orang wakil umat yang akan bertugas sebagai Panitia Pemilihan DPP hingga terpilih Pengurus DPP yang baru periode 2020-2022.

Leave a Reply


1 + 8 =