Sembilan pasangan suami istri (pasutri) yang merayakan ulang tahun perkawinan pada bulan Oktober mengikut penyegaran janji perkawinan dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Santo Yoseph Palembang, Minggu 27 Oktober 2024 pukul 17.00 Wib yang dipimpin oleh RD. Dionisius Anton Liberto. Dalam pesannya Romo Liberto mengatakan semoga kita menjadi pribadi yang mau berubah menjadi manusia baru, keluarga-keluarga yang sudah sekian tahun tetap menjadi keluarga baru yang lebih baik di dalam kasih Tuhan dan Tuhan selalu memberkati kita semua.
Lewat homilinya Romo Liberto menyampaikan, kita pasti pernah mengalami sakit secara fisik dan rohani, yang kita harapkan yakni kesembuhan. Mungkin kita juga pernah melakukan dosa, mulai dari dosa kecil sampai dosa berat, maka untuk sembuh kita harus datang kepada Tuhan. Artinya membangun pertobatan, dengan datang kepada Yesus maka kita mau mengungkapkan untuk meninggalkan manusia yang lama dan menjadi manusia baru. Kalau kita ingin sembuh maka yang pertama, mari kita membangun pertobatan. Pertobatan itu harus pertobatan yang nyata bukan hanya dalam niat, bukan hanya dalam pikiran tetapi juga harus terwujud dalam tindakan. Bertobat artinya meninggalkan pola hidup lama yang tidak baik dan menjadi manusia baru.
Dengan membangun pertobatan, konkretnya dengan pengampunan, kalau yang sebelumnya manusia lama, jubah lama yang harus ditinggalkan, misalnya : kebiasaan ngomel, berubah menjadi orang yang tidak sering ngomel lagi itulah kesembuhan. Maka ketika Yesus hari ini bertanya kepada pasangan suami istri, apa yang ingin diperbuat untuk keluarga anda masing-masing. Anda bisa menjawab apa yang membuat menjadi sakit, apa yang menjadi beban hidup . Kalau ingin sembuh katakan kepada Yesus dan percayalah bahwa Tuhan senantiasa menyelamatkan umatnya.
Sebelum mengucapkan janji perkawinan Romo Liberto memanggil pasutri untuk maju ke depan altar, kemudian mereka mengucapkan janji perkawinannya, setelah itu Romo Liberto memberkati dan memerciki pasutri dengan air suci. Dalam kesempatan ini Romo Liberto juga memberikan sertifikat kepada pasutri yang merayakan ulang tahun perkawinan perak (25 tahun) kepada pasutri Ricky Richard Wilson-Nirawati dan pasutri AF. Richardus Sujanto Widjaja-Fabiola Fenny Florensca, Tham. Pasutri yang berulang tahun mendapatkan bunga dan bingkisan dari Seksi Kerasulan Keluarga, Bidang Persekutuan yang setiap bulan mengadakan kegiatan ini.
Nama-nama pasutri yang berulang tahun perkawinan bulan Oktober 2024
1. Gabriel Suhandi & Maria Elva Margareta Gunadi, (Lingkungan Santo Fransiskus Xaverius), HUT Perkawinan ke 12, 7 Oktober 2012
2. Alexander Sugiarto & Laurensia Fransisca Lestari Hardi, (Paroki Frans de Sales), HUT Perkawinan ke 24, 14 Oktober 2000
3. Rudiyanto Rusli Lie & Metta Padma Dewi, (Lingkungan Santa Maria Ratu Rosario), HUT Perkawinan ke 45, 14 Oktober 1979
4. Rajinda Syadzali Bintang & Sri Yohana P. Sinaga, (Lingkungan Santo Yohanes 2), HUT Perkawinan ke 3, 16 Oktober 2021
5. Yohanes Dwi Wantoro & Fransisca Dini Lingga Prihardini, (Lingkungan Santa Lucia), HUT Perkawinan ke 16, 26 Oktober 2008
6. Pankratius Sukarnoto & Santa Maria Suharti, (Lingkungan Emmanuel 3), HUT Perkawinan ke 26, 28 Oktober 1998
7. FX. Agus Susanta & Maria Magdalena Dwi Astuti, (Lingkungan Emmanuel 3), HUT Perkawinan ke 31, 28 Oktober 1993
8. Ricky Richard Wilson & Nirawati, (Lingkungan Santo Stefanus), HUT Perkawinan ke 25, 30 Oktober 1999
9. AF Richardus Sujanto Widjaja & Fabiola Fenny Florensca, Tham, (Lingkungan Santo Yoseph 2), HUT Perkawinan ke 25, 31 Oktober 1999



