Bidang Pewartaan DPP Santo Yoseph Palembang mengadakan kegiatan rekoleksi bersama dengan anggota seksi-seksinya yang diikuti kurang lebih 50 orang, Minggu 8 Desember 2024 pukul 08.30 sampai 15.00 Wib di Aula RR Girinugraha. Tema yang diangkat, yaitu : Spiritualitas Karya Pewartaan di Gereja Santo Yoseph Palembang dengan pemateri : RD. Paulus Kristanto (membawakan 2 materi, yaitu : Komunitas Basis Gerejawi : cara Baru Hidup Menggereja dan Devosi Kepada Hati Kudus Yesus) serta RD. Stefanus Surawan (Spritualitas Karya Pewartaan di Gereja).
Wakil Ketua DPP SantoYoseph Palembang, Ambrosius Anto Suprihanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas semangat Bidang Pewartaan yang mengadakan kegiatan rekoleksi hal ini sangat baik dilakukan. Dimanapun dalam organisasi apapun, itu ada sesi dimana memang harus dilakukan semacam pertemuan atau apa saja yang bisa mempererat minimal hubungan dan saling mengenal. Yang lebih penting lagi adalah mengenal tujuan, visi, kemudian hal-hal yang perlu dilakukan di dalam organisasi tersebut. Jadi kalau Bidang Pewartaan dan juga teman-teman seksi-seksi lain membuat rencana pertemuan ini, DPP sangat mendukung sekali.
Pasti di dalam bidang ini ada sesuatu hal yang memang harus bersama-sama dipikirkan, dilakukan untuk yang terbaik bagi perkembangan di Paroki Santo Yoseph, bentuknya nanti bisa apa saja. Barangkali hanya ngopi atau kumpul bareng, tapi minimal dipikirkan satu sesi yang benar-benar bisa membuat kita semua yang berada di dalamnya itu memiliki semangat, memiliki pandangan dan memiliki tujuan yang sama. Jadi kami sangat mendukung dengan kegiatan ini, nanti tahun berikutnya, tetap bisa diprogramkan lagi, dipikirkan bentuknya tidak harus selalu rekoleksi. Tetapi pilihannya adalah intinya dapat mengisi apa yang barangkali perlu untuk tugas pelayanan kita karena kalau kita hanya melakukan terus tugas-tugas terus, tanpa ada suatu saat untuk berhenti sedikit, berkumpul dan beracara bersama.
Ini antusiasme kita, kehadiran ini menunjukkan juga semangat, keinginan kita untuk tetap melayani, berbahagia di dalam tugas-tugas kita bersama Tuhan tentunya untuk perkembangan umat di Santo Yoseph. Tetapi kalau kita lihat katakan lebih detail, memang mau nggak mau memang harus seperti itu dinamikanya memang harus seperti itu. Tuhan tidak membatasi dalam banyak hal jadi kalau kita memang bergerak aktif dalam berbagai kegiatan utamanya adalah merupakan ungkapan buat kegembiraan ada dalam diri kita, Tuhan yang bekerja. Terima kasih buat kita yang tetap setia untuk melayani, tentu kita sadar bahwa ini adalah ungkapan dari adanya roh Tuhan yang bekerja di dalam diri kita dan ini semua juga bagi pertumbuhan umat.
Sementara itu dalam materinya Romo Black manyampaikan Sabda Kristus dicantumkan dalam visi Gereja Keuskupan Agung Palembang menurut amanat sinode yang ketiga 2021 yang lalu : Umat Katolik Keuskupan Agung Palembang sebagai saudara dan saudari Kristus, sang jalan kebenaran dan kehidupan adalah terang dunia, garam masyarakat serta sakramen keselamatan bagi semua orang. Tahun 2023 itu tahun sosialisasi, tahun yang baru kita lalui, kita masuk pada tahun keluarga dan kita sudah memulai masuk kepada tahun KBG .
Nah, ini menjadi bingkai dari visi pewartaan kita, menjadi visi apa yang mau kita tuju. Kita sedang dalam bingkai ardas (arah dasar Keuskupan) di tahun KBG. KBG akan hidup kalau ada fasilitatornya, ada suhunya tetapi sebelum sampai ke sana kita mesti punya spiritualitas, kita mesti punya roh yang membangunkan kita yang barangkali semua kita sudah percaya atau barangkali sudah pernah mendengar tentang Terang Sabda. Kita harus untuk memiliki roh dan memiliki daya juang.
Kasih Hati Kudus Yesus menyebar melalui kiprah misi Gereja dan kita tidak boleh menganggap misi hanya sebagai dinamika pengaaman antara Yesus dan diri kita sendiri. Misi harus dialami dalam komunitas dan kita tidak boleh mengaburkan inspirasi religious dan karya kita yang mnungkin terinspirasi oleh pengabdian ini. Mereka yang tidak menjalankan misinya di bumi ini tidak akan menemukan kebahagiaan, sehingga kita harus terbuka untuk meninggalkan zona nyaman dan menjalankan misi masing-masing sesuai dengan caranya sendiri.
Saat memberikan materi Romo Surawan menyoroti tentang tubuh dalam Gereja yang kita hargai bahkan saat sudah mati dan apalagi terkait dengan hidup kita. Hidup kita memang tidak hanya disini tapi akan ada kelanjutannya dan inilah bagian spiritual yang harus kita isi. Hal-hal yang harus kita lakukan sebagai manusia itu harus dijiwai dengan nilai-nilai iman kalau disebut spiritualitas maka kaitannya adalah dengan nilai-nilai iman, kalau iman maka tujuannya adalah bersatu dengan Tuhan.
Maka dalam setiap aktivitas kita maka arahnya harus disini nilai-nilai iman berkaitan apalagi disebut pewartaan dan mengikuti berbagai macam Perayaan Sakramental itu menjadi bagian penting. Perayaan Sakramental itu menjadi bagian yang tidak boleh dilupakan kalau kita berbicara spiritualitas sebagai petugas pewartaan karena jiwa kita harus diisi dalam Gereja Sakramental menjadi saluran dimana kita mendapatkan rahmat Tuhan dan kalau kita merayakan Sakramental arahnya adalah pada kekudusan.
Dalam pesan Romo Surawan mengatakan, semoga Bidang Pewartaan lancar dan semoga pelayanan anda berkenan kepada Tuhan dan anda diberikan berkat yang perlu untuk hidup anda. Kegiatan di lingkup Gereja adalah bagian dimana iman kita harus ditumbuhkan dan keluarga harusnya semakin terjaga imannya dan apa yang terjadi di Paroki kita, karya kita ada dalam satu kesatuan dengan DPP.
Ketua Bidang Pewartaan DPP Santo Yoseph Palembang, F. Untung Supriyanto dalam sambutannya menyatakan mudah-mudahan ilmu yang kita dapatkan hari ini bukan hanya sampai pada pengetahuan tetapi sampai ke hati. Motivasi dan latihan ajaran Yesus memang harus dilakukan secara terus-menerus, saya berharap, saya belajar, kita semua belajar, akan menjadi kultivator-kultivator untuk ajaran Yesus.
Kultivator adalah orang yang sedang berkultivasi. Berkultivasi pada ajaran Yesus artinya mematut diri pada ajaran Yesus. Dengan bahasa lain mengolah diri supaya diri kita sungguh-sungguh selaras dengan ajaran Yesus. Ajaran Yesus bukan hanya sebatas pengetahuan dalam pikiran kita saja tapi sungguh sampai pada hati dan ekspresi dalam kehidupan sehari hari.
Seusai kegiatan rekoleksi acara ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. Paulus Kristanto di Kapel RR Girinugraha. Lewat homilinya Romo Black menyampaikan hari ini kita juga bersama-sama menyegarkan pewartaan kita, Sakramen Baptis mengantar kita untuk mengikuti, menjalani perutusan Tritugas Kristus, menjadi Nabi, Imam dan Raja. Kiranya yurisdiksi itulah yang kemudian menggerakkan dan menyemangati kita untuk seperti Yohannes tampil di padang gunung, tampil di lembah Jordan dan mewartakan pertobatan, boleh dikatakan Yohanes ini layak didengarkan.
Layakkah kita didengar? Kiranya yang pertama adalah kuasa yang menggerakkan pewartaan inilah yang menjadi spirit awal/spirit dasar. Spirit kuasa inilah yang mesti kita miliki untuk menjadi pewarta-pewarta iman zaman ini. Kita juga telah menerima kuasa itu lewat Sakramen Baptis yang kita terima dan digerakkan, didorong oleh spiritualitas dalam hati kita, menyala-nyala, melanjutkan penghiburan. Maka mari seperti semangat baru, menanggalkan duka cinta, menanggalkan kegelisahan dan kita menyongsong Tuhan yang datang.
Sebagai anggota Bidang Pewartaan Santo Yoseph Palembang, semoga semangat api Roh Kudus dari kedalaman hati tidak kedip-kedip tetapi senantiasa menyala dimanapun perutusan kita, dimanapun juga ada tantangan, kesulitan atau ada sesuatu yang kadang-kadang menghantam bagi kita. Mari kita teruskan peziarahn kita, pengabdian kita untuk kemuliaan dalam pengajaran-pengajarn kita dan melanjutkannya dengan penuh sukacita.








