Lima orang anak menerima Sakramen Baptis dari RD. Stefanus Surawan, Sabtu 24 Mei 2025 dalam Ibadat Baptisan pukul 15.30 Wib di Kapel Santa Faustina Paroki Santo Yoseph Palembang didampingi oleh orang tua, wali baptis dan keluarga.
Dalam homilinya Romo Surawan mengatakan, langkah pertama ketika anda membawa anak untuk dibaptis ini menjadi bagian dimana orang tua ingin mewariskan apa yang paling berharga yang dimiliki dan berguna bukan hanya untuk hidup saat ini tetapi terutama menjadi jaminan untuk hidup yang akan datang. Setelah pembaptisan tentu saja tugas anda belum selesai, karena memang anak ini masih sangat tergantung kepada orang tua. Maka ketika Yesus mengatakan mengumpamakan siapa yang bisa masuk dalam kerajaan Allah seperti anak-anak yang sekarang anda bimbing, sepenuhnya percaya kepada orang tua karena mereka tidak bisa meminta.
Inilah yang diminta oleh Yesus kepada setiap orang, sepenuhnya percaya kepadaNya kalau kita ingin masuk dalam kerajaan Allah. Iman sepenuhnya ini kepada Allah yang harus orang tua kemudian setelah baptisan diteruskan, diberikan dalam pendidikan setiap hari. Karena semakin lama bertambahnya waktu anak ini akan bertumbuh menjadi besar jadi setelah bisa jalan anak masuk ke dalam tahap sekolah minggu, kemudian anak sudah mulai sedikit besar lagi mendapat pelajaran komuni pertama.
Setelah komuni pertama anak ikut terlibat menjadi putra-putri altar dan putra-putri altar itu bukan tugas yang sederhana, tetapi mereka memiliki tugas yang luar biasa, membantu orang untuk sampai kepada Tuhan, mendapatkan rahmat, maka mulai nanti setelah sampai pada tahap itu anak terus dibina. Menjadi putra-putri altar, kemudian menerima Sakramen Krisma, setelah Sakramen Krisma, maka itulah terlibat dalam kehidupan Gereja.
Maka betul anda sudah melaksanakan janji perkawinan, sehidup semati itu janji perkawinan, setia dalam suka dan duka, dalam untung dan malang, kalau bisa jangan ada malang. Dalam suka dan luka, kalau bisa jangan ada luka, dalam sehat dan sakit, kalau bisa jangan ada sakit. Karena luka, malang, sakit itu menjadi bagian tantangan orang tua untuk menunjukkan kesetiaannya pada janji. Banyak orang mengalami, keluarganya tidak bisa dipertahankan karena tiga hal ini, yaitu : menghadapi situasi luka, menghadapi situasi malang dan menghadapi situasi sakit.
Semoga setelah anda memberikan sakramen baptis kepada anak-anak ini, anda selalu dijaga kesehatan dan dengan tenang memberikan contoh dalam iman untuk pertumbuhan anak-anak ini. Anda akan ditemani oleh wali baptis dan wali baptis berbeda dengan saksi perkawinan. wali baptis turut membantu orang tua untuk mewariskan iman Gereja agar anak-anak ini bertumbuh.
Bahkan kalau orang tuanya mulai lalai, tolong dibantu, untuk wali baptis jika orang tua dan anak tidak mau mengikuti Lingkungan, tidak mau mengikuti Komunitas Basis, tidak mau lagi mala,s-malasan ke Gereja, tolong diingatkan dan ini menjadi kesempatan setiap orang bisa memberikan baktinya kepada Gereja demi pewartaan kerajaan Allah. Semoga anda sekalian semantiasa diberkati dan dilindungi oleh Tuhan.
Rangkain upacara baptisan diawali dengan pemberian tanda salib didahi anak-anak oleh Romo Surawan, diteruskan orang tua serta wali baptis. Kemudian Romo Surwan membaptis anak-anak satu persatu dengan mencurahkan air di atas kepala mereka sebanyak tiga kali. Setelah itu mereka menerima urapan minyak krisma, kain putih dan lilin bernyala.
Nama-nama baptisan bulan Mei 2025 :
1. Rodrick Nagogo Sitinjak 2. Enora Clara Therik 3. Anastasya Shaletta
4. Leander Sweta Indariyanto 5. Gabriella Alexandra Andita Sinurat





