Legioner Bangkit Bersama Kristus

April 30, 2024
Legioner Bangkit Bersama Kristus

“ Aku adalah milikmu ya Ratu dan Bundaku dan segala milikku adalah kepunyaanmu, “ demikian kalimat yang diucapkan 185 Legioner Komisium Ratu Pencinta Damai, Keuskupan Agung Palembang saat memperbaharui janjinya sebagai tentara Maria sambil memegang Veksilium,Sabtu 27 April 2024 di Gereja Katedral Santa Maria Palembang.

RD. Agustinus Giman sebagai Pembimbing Rohani Komisium dalam pengantarnya menyatakan “ Semoga dengan penyerahan ini, kebangkitan Kristus yang merupakan tanda akan kasih Allah kepada kita juga memampukan kita untuk bangkit di dalam kehidupan ini. Bangkit sebagai Legioner agar kita sebagaimana yang diteladankan Bunda Maria mampu menyerahkan diri secara total di dalam doa dan kerasulan kita melalui Legio Maria.”

Tema Acies Legio Maria 2024 Komisium Ratu Pencinta Damai, Keuskupan Agung Palembang, yaitu : Legioner Bangkit Bersama Kristus. Dari 18 Presidium ada satu yang tidak hadir, yaitu : Bintang Timur Lahat. Para Legioner ini berkumpul untuk mengikuti upacara pembaharuan janji kepada Bunda Maria dan menerima kekuatan serta berkat sebagai bekal selama satu tahun yang akan datang dalam melawan kekuasaan setan. Acies ini dirayakan setiap tahun dan wajib dihadiri oleh setiap Legioner, baik itu anggota aktif maupun auxilier (tidak aktif). Acara diawali dengan doa Teserah, pengikraran Komitmen Legioner dan pembaharuan janji kepada Bunda Maria.

Ketua Komisium Ratu Pencinta Damai Palembang, Fransiscus menjelaskan “Kegiatan Acies ini rutin diadakan setiap tahun dan lokasinya berpindah-pindah di Paroki-Paroki. Tujuannya adalah untuk membangun kembali semangat para Legioner yang melempem dan sebagai ajang silatuhrahmi untuk saling mengenal sesama Legioner. ” Dengan kegiatan ini diharapkan agar para Legioner dapat kembali membangun semangat baru sebagai Laskar Maria dalam memenangkan jiwa-jiwa bagi Kristus yang diabdi dan semakin giat ikut terlibat dalam pelayanan menggereja.

Seusai upacara pembaharuan janji kepada Bunda Maria acara dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Vikjen Keuskupan Agung Palembang, RD. Yohanes Kristianto didampingi oleh RD. Agustinus Giman dan RD. Hyginus Gono Pratowo. Diawali dengan perarakan petugas liturgi dan pembawa vandel Legio Mariae dari perwakilan 17 presidium yang mengenakan pakaian adat. Misa Acies yang dirayakan setiap tahun ini merupakan ungkapan penegasan dan komitmen tentara Maria serta sebagai sarana memperbaharui komitmen pelayanan.

Dalam homilinya Romo Kris mengatakan ” Acies memang menjadi kesempatan yang menyenangkan bagi para tentara Maria yang akan datang dari segala penjuru-penjuru dunia.  Kita sebagai legioner diajak untuk menyambut panggilan kita masing-masing.” Sebagai Legion Maria pasti punya sejarah tersendiri untuk memutuskan menjadi anggota Legio Maria. Ada proses yang dilakukan dan kemudian berani memberikan jawaban yes, siap lewat janji pelantikan sebagai anggota Legio Maria. Pelantikan itu sifatnya sangat pribadi dan ada pengucapan janji yang cukup panjang, tapi setiap tahun diperbaharui dengan rumusan yang sangat singkat.

Tugas pokok Legio Maria adalah menyucikan diri sendiri dan menyucikan jiwa-jiwa. Itulah perjuangan kita untuk menyucikan diri sendiri terus-menerus melalui Ekaristi, Rosario dan lain-lain. Selain itu tugas para legioner adalah mengunjungi orang sakit, mengunjungi tahanan, lansia dan lain-lain. Legioner Maria merupakan tentara aktif, punya meditasi dan punya semangat yang luar biasa. Para legioner tidak lagi sendiri-sendiri tetapi dimasukkan dalam sebuah komunitas yang disebut organisasi rohani yang paling kuat dan paling luas.

Sebagai anggota maka kewajiban kita adalah taat seperti Maria taat menjadi bagian dari Gereja. Sebagai tentara Maria yang berkomitmen maka kita sama-sama menghidupi organisasi, menghidupkan Presidium, menghidupkan Kuria dan itulah cara kita bersaksi, kesaksian kita dikoordinasikan.  Maka tetap semangat bagi para Perwira yang sudah ditunjuk dan dipilih, kita punya waktu satu tahun ke depan setelah memperbaiki ini, kita menjalankan aktivitas dan tahun depan kembali diperbaharui janjinya.

Mudah-mudahan koordinasi Legio Maria di bawah Komisium Ratu Pencinta Damai Palembang ini semakin kokoh, semakin kuat,  dan kesaksian kita pasti juga akan bermanfaat. Profisiat atas Acies pada tahun 2024 di Gereja Katedral Santa Maria ini semoga Bunda Maria sungguh menjadi inspirasi dan semangat bagi kita semua.

Seusai Perayaan Ekaristi para Legioner diajak untuk mengikuti ramah tamah bersama di Aula Gereja Katedral Santa Maria Palembang dengan acara pentas seni dari peserta Acies. Suasana meriah dan kegembiraan terpancar dari seluruh peserta saat bernyanyi bersama. Rangkaian acara Acies Legio Maria 2024 diakhiri dengan berfoto dan santap siang bersama.

Komisium Ratu Pencinta Damai Palembang, Keuskupan Agung Palembang bertugas untuk mengkoordinir dan mengawasi Presidium-Presidium yang berada di dalam satu daerah tertentu.

Perwira Komisium, terdiri dari : RD. Agustinus Giman (Pembimbing Rohani), Sr. Marlina, CB (Asisten Pembimbing Rohani).

Ketua : Fransiscus (Paroki Katedral Santa Maria), Wakil Ketua : Hendrik (Paroki Santo Stefanus), Sekretaris 1 : V.G Suyanti (Paroki Hati Kudus), Sekretaris 2 : Maria Dolorosa (Paroki Santo Yoseph) 2 dan Bendahara : Theresia Etty (Paroki Hati Kudus).

Sementara itu ada 2 Kuria di bawah Komisium, yaitu : Kuria Ratu Pencinta Damai Belitang dan Kuria Ratu Damai Lampung.

Anggota Presidium ada 18, yaitu : Bunda Penolong Abadi Jambi, Bunda Gereja Jambi, Maria Asumta Jambi, BHK Indonesia, BHK Mandarin, Bintang Timur, BRI, Pintu Surga, Ratu Rosari, Bunda Kerahiman, Rumah Kencana, Bejana Rohani, Perawan Yang Setia Podomoro, BRI Bengkulu, Bunda Yang Tersuci Lubuk Linggau, Pohon Sukacita Tugumulyo, Perawan Yang Setia Pasang Surut dan  Bintang Timur Lahat.

Legio Maria (Legio Mariae) didirikan di Dublin, Irlandia 7 September 1921 merupakan Organisasi Kerasulan Awam Katolik terbesar didunia yang melayani Gereja Katolik secara sukarela dengan doa-doa dan anggotanya tersebar di 5 benua. Anggota terbanyak ada Filipina, Korea Selatan, Argentina, Brazil dan Republik Kongo.

Bagi anda yang ingin bergabung menjadi anggota Legio Maria terbuka lebar kesempatan dan bisa datang ke Paroki masing-masing, tidak ada syarat khusus yang penting mau mengikuti Bunda Maria menjadi Laskar Maria.

Leave a Reply


7 + 9 =