Pengurus Wilayah, Tetap Setia Dan Menjadi Jalan Untuk Merasakan Kebaikan Tuhan

May 14, 2025
Pengurus Wilayah, Tetap Setia Dan Menjadi Jalan Untuk Merasakan Kebaikan Tuhan

Wilayah Empat Paroki Santo Yoseph Palembang terdiri dari empat Lingkungan, yaitu : Lingkungan Santo Yoseph 1, Lingkungan Santo Yoseph 2, Lingkungan Yohanes Paulus II dan Lingkungan Santo Petrus.  Pengurus Wilayah Empat periode 2022-2025 sudah berakhir masa tugasnya, maka telah terpilih Pengurus Baru periode 2025-2028 dan  Lidwina Maria Linda Lais terpilih kembali sebagai Ketua.  Pelantikan Pengurus Wilayah Empat periode 2025-2028 dilakukan dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD. Stefanus Surawan, Selasa 13 Mei 2025 pukul 19.00 Wib di Kapel Santa Faustina.

Dalam homilinya Romo Surawang menyampaikan  sangat penting bahwa domba itu selalu bersama dengan gembala agar hidupnya terjamin, agar keselamatannya terjamin bahkan kesejahteraan juga terpelihara, domba akan selalu mendengarkan suara gembalanya. Kalau gembala seharusnya sudah pasti karena gembalanya adalah Yesus sendiri, Dia pasti mendengarkan suara lomba-lombanya. Ada cukup banyak bukti bahwa domba itu tidak selalu mendengar suara gembala, kita adalah domba-domba itu. Menurut saya ketika Anda mengatakan, oke Romo saya mau, oke Pak Billy saya mau jadi Pengurus Wilayah, menurut saya anda mendengarkan suara gembala itu dengan baik dan anda akan terjamin, akan terlindungi.

Ini bagian cara kita untuk bagaimana bisa mendengarkan suara Tuhan dalam hidup kita, Sang Gembala, adalah ikut serta dalam tugas perutusannya. Mendengarkan suara sang gembala tidak berarti harus menjadi seorang teolog yang luar biasa. Tetapi penting bahwa untuk bisa mendengar suara sang gembala, perlu bagi kita untuk membaca kitab suci. Itu salah satu tanda bahwa kita ingin mendengarkan suara sang gembala, supaya kita tidak tersesat, supaya kita tidak terancam oleh predator, di masa sekarang predator itu bisa muncul dalam berbagai macam cara, bisa membuat kita tersesat. Selain kita membaca kitab suci, selalu mengandalkan adorasi pada Jumat pertama, sekurang-kurangnya sebulan sekali ada adorasi Jumat pertama. 

Menjadi bagian penting juga, kita menunjukkan keheningan hati, supaya bisa mendengarkan suaranya.  Nah penting juga kita memiliki keheningan, supaya kita bisa mendengarkan suara sang gembala, kalau kita sendiri selalu hiruk pikuk, maka yakinlah suara itu tidak akan terdengar dan pada akhirnya kita bisa tersesat tadi. Keheningan kadang walaupun sesaat menjadi saat perlu, salah satu yang kita lakukan adalah adorasi itu penting. Kalau adorasi itu paling lama, 15 menit padahal adorasi itu memang sembah sujud, sembah bakti, supaya orang hening untuk bisa secara pribadi.

Semoga para Pengurus Wilayah empat yang juga kebetulan saya diminta untuk mendampingi, Anda semua nanti bisa menjadi jalan di mana orang-orang bisa merasakan kebaikan Tuhan. Walaupun anda mungkin nanti, seperti yang dialami oleh Paulus dan Barnabas, dianiaya. Tidak selalu perkataan, tindakan, keputusan kita sebagai Pengurus Wilayah itu disukai dan diterima oleh Lingkungan, ini menjadi tetap setia, bertahan semoga banyak berkat melimpah kepada anda semua dan menjadi terang, garam bagi semua orang. 

Seusai pelantikan rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan berkas secara simbolis oleh Ketua Wilayah Empat Lidwina Maria Linda Lais, kepada Billy Jaya selaku Ketua DPP Santo Yoseph Palembang, yang selanjutnya menyerahkan SK Pengangkatan kepada Ketua Wilayah Empat, Linda Lais yang terpilih kembali untuk periode 2025-2028. Dalam sambutannya Linda Lais mengatakan untuk periode ini kami berkembang, bukan hanya jumlahnya tetapi juga untuk pelayanan, semoga kita semua bisa bekerja dengan baik dan selalu kompak.

Sementara itu C. Wahyu Harjanto, Sekretaris 2 DPP mengucapkan terima kasih kepada Romo Surawan telah melantik Pengurus Wilayah Empat yang baru walaupun wajahnya wajah lama, semoga menjadi semangat yang baru karena tadi juga ada peningkatan dari kepengurusan dengan penambahan personil, harapannya semoga Wilayah pun menjadi motor, menggerakkan di Wilayahnya terutama untuk Lingkungan-Lingkungan yang mungkin ada yang tidak aktif dan  ada Lingkungan yang sangat aktif jadi disitulah peran Wilayah untuk meramu menjadi motor untuk menggerakkan di Lingkungan-Lingkungan.  Sebagai Pengurus Wilayah yang penting adalah komunikasi dengan Lingkungannya, kadang-kadang ada Lingkungan yang perlu bantuan, nah itulah peran dari Wilayah,  misalnya ada tugas tata laksana dan mereka mungkin kekurangan orang.

Terkait KBG setiap minggu kita doakan disitu, tapi mungkin ada Lingkungan yang tidak tahu,  apa  Komunitas Basis, ada yang tidak mengerti  bahkan malah belum terbentuk. Nah disinilah peran sebagai Pengurus Wilayah mungkin sebagai motornya  menggerakkan dari Lingkungan-Lingkungan, ayo kita sama-sama, mari kita bentuk bersama-sama apalahi nanti ada kegiatan Training Of Trainer untuk perwakilan-perwakilan KBG yang harus datang. Menjadi  pioner-pioner dalam KBG, supaya paham apa yang harus dilakukan. Mungkin perlu suntikan semangat baru sehingga ada perubahan-perubahan apa yang bisa dilakukan terutama untuk warga kita. Terutama program-program dari DPP juga jalan sebagai Ketua Wilayah bisa memberikan masukan atau menginformasikan, mengkomunikasikan program-program dari Romo, fungsi-fungsi kita yang secara sederhana bisa sampai ke warga kita sehingga mereka bisa merasakan kehadiran kita. Peran dari Pengurus Wilayah  mendorong Lingkungannya supaya juga bisa maju. 

Memang berat, tidak mudah kita menjadi Pengurus  sudah kerja bagus-bagus dan mati-matian tetap ada suara-suara miring, tidak apa-apa, kita tidak bisa memuaskan banyak orang tapi setidaknya tujuan kita bagus dan tulus berkarya untuk mengembangkan minimal Lingkungan dan warga kita, mudah-mudahan dengan bantuan Roh Kudus kita semua bisa menjalankan terutama program-program dari DPP,  kita bisa diskusi mungkin ada solusi dari Pengurus DPP juga siap untuk membangun. Semoga Kepengurusan yang baru ini dengan tambahan tenaga   di Lingkungan dan Wilayah Empat akan lebih semarak lagi  terutama ada Romo Pendamping yang setia mendampingi dan kedepannya akan lebih bagus lagi. 

Romo Surawan sebagai Romo Pendamping Wilayah Empat mengharapkan semoga  teman-teman yang sudah dipilih menjadi Pengurus Wilayah tidak tahu dipilih atau dipaksa, ada program gerakan bersama yang dilakukan oleh baik oleh Keuskupan maupun nanti oleh Gereja Semesta terkait dengan Komunitas Basis Gerejawi, ini bisa menjadi gerakan bersama di seluruh Keuskupan dan di Wilayah Empat yang belum terbentuk. Nanti akan ada pelatihan untuk animator maka silahkan nanti dipilih siapa saja yang bisa, semakin  banyak mengirim, menurut saya lebih baik karena konsepnya bukan nanti kamu yang harus mimpin. 

Lalu ada gerakan Gereja Semesta yaitu : Porta Sancta, setiap umat beriman diharapkan bisa memakai kesempatan itu untuk bisa merasakan kerahiman Tuhan. Di tempat kita ada dua Porta Sancta di Palembang di Katedral Santa Maria dan Via Crucis di Sukomoro, kalau  mau menjalankan untuk ziarah Porta Sancta silahkan hubungi tempat-tempat yang memang disediakan terutama  penyediaan tenaga imam untuk pengakuan dosanya. Tentu saja ada program-program DPP yang memang sudah disusun, kita di Wilayah semoga bisa mengikutinya dengan baik. Saya senang bahwa anda mau terlibat supaya Gereja kita menjadi Gereja yang hidup, rasanya ini menjadi kesempatan kita untuk terlibat lewat kesaksian Gereja dalam Wilayah. 

Susunan Pengurus Wilayah IV Periode 2025 – 2028

Pelindung : Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, Penanggung Jawab : DPH Santo Yoseph Palembang, Penasehat : Pastor Pendamping Wilayah

Ketua : Lidwina Maria Linda Lais, Wakil Ketua : Bernardus Kristianto, Sekretaris : Agustha Witra Kurniajati, Bendahara : Rigeria Andarwindiantaji, Seksi Liturgi : Ignas Iwanti, Sisilya Linda Wijaya & Yoanes De Britto Luthfie Bujang

Leave a Reply


6 + 4 =