Empat Anak Diangkat Menjadi Putra-Putri Allah

February 1, 2026
Empat Anak Diangkat Menjadi Putra-Putri Allah

Palembang – Sakramen Baptis merupakan pintu masuk untuk bergabung dalam Gereja Katolik dan menerima Sakramen-Sakremen lainnya yang hanya bisa diterima satu kali. Ada empat orang tua yang memenuhi janji perkawinannya, mengantarkan anak-anaknya untuk dibaptis dan mendidik mereka dengan iman Katolik. Di penghujung bulan Januari 2026 ada empat anak yang menerima Sakramen Baptis dalam ibadat baptisan yang dipimpin oleh RD. Daniel Depan Pratama di Kapel Santa Faustina, Paroki Santo Yoseph Palembang, Sabtu 31 Januari 2026 pukul 15.30 Wib.

Dalam homilinya Romo Daniel mengatakan, kita berbahagia atas kesempatan yang berahmat ini  bisa berkumpul bersama untuk merayakan pembaptisan dan kita juga diingatkan bahwa pembaptisan itu merupakan tanda bagaimana anak-anak kita diangkat menjadi anak-anak Allah, putra-putri Allah sendiri. Melalui pembaptisan kita juga diingatkan dan diundang terutama bagi orang tua untuk senantiasa memelihara iman anak-anak, bagaimanapun anak-anak nanti akan tumbuh dan berkembang dan tanggung jawab iman itu pertama-tama dari pihak orang tua.

Kemudian  juga ada wali baptis dan Wali Baptis ini juga mendukung bagaimana pertumbuhan anak-anak terutama mengingatkan untuk hidup sesuai dengan ajaran-ajaran Gereja.  Mungkin baik juga ketika Wali Baptis berperan aktif di dalam pertumbuhan iman anak-anak kita dan juga sangat berperan untuk mengingatkan supaya orang tua menjalankan kewajibannya, yaitu : mendidik anak-anak dan juga  imannya serta mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada  di Gereja.

Melalui Sakramen Baptis juga kita mau melihat bahwa Allah sungguh hadir dalam anak-anak kita, Allah hadir untuk menghapuskan segala dosa-dosa asal dan juga Allah hadir untuk memberikan keselamatan terlebih bagi anak-anak kita sendiri yang diangkat menjadi anak-anak Allah. Yesus akan membaptis dengan roh kudus dan diawali dengan pembaptisan Yohanes.  Berbeda pembaptisan Yohanes dengan pembaptisan Yesus, dimana pembaptisan Yohanes sebagai bukti pertobatan sebagai lambang pertobatan, sedangkan pembaptisan Yesus yaitu : dengan roh kudus, mengangkat anak-anak menjadi anak-anak Allah, juga memateraikan anak-anak kita dengan tanda dan sarana itu. 

Pembaptisan hanya bisa dilakukan satu kali dan itulah pintu masuk untuk menerima sakramen-sakramen lainnya. Kita juga sebagai orang tua serta wali baptis diundang untuk melihat itu, melihat setelah dibaptis kemudian anak kita menerima sakramen-sakramen lainnya. Komuni, Sakramen Tobat, kemudian juga sampai pada Sakramen Perkawinan, kemudian juga ada Sakramen Imamat dan itulah kewajiban dari orang tua memastikan anak-anaknya untuk mampu menerima sakramen-sakramen yang ada di dalam Gereja Katolik. Kita bersama berbahagia boleh membaptis anak-anak ini supaya mereka akan menjadi anak-anak Allah  dan dapat mewartakan sabda Tuhan ketika mereka nanti dewasa. 

Upacara baptisan diawali dengan pemberian tanda salib didahi calon baptis, kemudian calon baptis bersam orang tua dan wali baptis maju kedepan altar, setelah itu Romo Daniel mulai membaptis dengan mencurahkan air sebanyak tiga kali di atas kepala anak dan memberikan urapan minyak krisma, kain putih serta lilin bernyala sebagai tanda anak-anak sudah diterima menjadi anggota Gereja Katolik.

Nama-nama Baptisan Bulan Januari 2026

1. Veincentia Jesslyn Kimberly Larosa (Lingkungan Santa Maria, Paroki Santo Petrus Palembang).

2. Jacinta Luce Fanlia (Lingkungan Santo Beda, Paroki Santo Yoseph Palembang).

3. Bartolomeus Gyanav Sucianto (Lingkungan Santa Maria Magdalena, Paroki Santo Yoseph Palembang).

4. Gabriel Elroy Nathanael (umat Lingkungan Santo Yoseph 1, Paroki Santo Yoseph Palembang).

Leave a Reply


4 + 5 =