Pelantikan Pengurus Komunitas OTSB Simeon

September 10, 2026
Pelantikan Pengurus Komunitas OTSB Simeon

PALEMBANG – Kepengurusan Komunitas OTSB (Orang Tua Sehat Bahagia) Simeon Paroki Santo Yoseph Palembang periode 2022-2025 sudah berakhir dan  terpilih Pengurus baru periode 2026-2029, sebagai Ketua : Yohanes Barjaniartha dan Wakil Ketua : Maria Goretti Lisnawati Rusli. Pelantikan dilakukan dalam Perayaan Ekaristi, Rabu 9 September 2026 pukul 15.00 Wib oleh RD. Hyginus Gono Pratowo, Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang di Kapel Santa Faustina.

Dalam homilinya Romo Gono mengatakan, kerajaan Allah yang digambarkan oleh Yesus  bukan gambaran manusia atau gambaran dunia, tetapi orang yang berbahagia itu adalah orang yang mengutamakan ketulusan hati, kasih dan relasi dengan Tuhan. Mengutamakan kasih walaupun saya orang sederhana, tetapi ketika saya bisa mencintai sesama dan melakukan sesuatu untuk sesama, ada kebahagiaan yang luar biasa karena ada ketulusan hati. Kebahagiaan yang digambarkan oleh Yesus adalah orang yang siap untuk menderita dalam situasi apapun. Miskin di hadapan Allah bukan berarti bahwa kita tidak memiliki segala sesuatu apapun, tetapi kita sempurna menyadari bahwa di hadapan Allah, kita membutuhkan bantuan, tanpa Allah kita  bukan siapa-siapa. Maka, miskin di hadapan Tuhan, dalam kerajaan surga adalah orang yang sungguh mau dengan suka hati, dengan kerelaan hidup dalam kebahagiaan dan sebaliknya hidup dalam penderitaan. 

Kecenderungan manusia itu selalu bahagia tetapi ketika kita mengalami yang namanya kedukaan, kecelakaan, kita selalu u melemparkan segala yang salah  pada orang lain. Padahal ketika kita mengatakan, mendengar celakalah kalian, disitulah, disitulah kita disadarkan bahwa dalam hidup manusia pun harus berhadapan dengan situasi yang tidak enak dan tidak menyenangkan.  Disitulah tempat kita untuk merefleksikan diri bahwa dalam hidupku, aku juga harus tetap bersyukur dalam situasi apapun. Kaya atau miskin itu relatif, kekayaan sejati bukan terletak pada harta, tetapi pada hati yang selalu terbuka akan Allah. Orang yang miskin di hadapan Allah adalah mereka yang menggantungkan seluruh hidupnya kepada Tuhan, bersyukur atas apapun peristiwa kehidupan kita baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan. Orang yang kaya di hadapan Allah itu adalah orang yang mudah bersyukur dalam situasi apapun, itulah kebahagiaan yang sejati.

Mari dalam kesempatan ini kita syukuri rahmat Allah menjadi orang tua yang selalu bahagia. Orang yang bahagia itu ketika kita bisa tertawa, bisa tersenyum, bisa tertawa, berkumpul dengan teman-teman maka  hidup kita tidak merasa sendiri, beban hidup terasa ringan dan dalam menghadapi masalah kita punya kekuatan. Dalam Ekaristi kita juga percaya bahwa melalui Sakramen Maha Kudus kita dikuatkan dan diselamatkan, semoga kita menjadi pribadi yang  semakin rendah hati, rela berbagi dan  bersyukur atas karunia serta kasih Allah. 

Upacara pelantikan Pengurus Komunitas Simeon Paroki Santo Yoseph Palembang diawali dengan pembacaan SK Pengangkatan oleh Tarsisius Subandi Sulistyo. Sebelum dilantik Romo Gono menanyakan kesediaan para Pengurus untuk dilantik, setelah itu mereka mengucapkan janjinya, kemudian Romo Gono memberkati dan memerciki dengan air suci. Pada kesempatan ini dilakukan penandatangan berita acara pelantikan oleh : Yohanes Barjaniartha, Romo Gono dan sebagai sakasi Tarsisius Subandi Sulistyo serta Yakobus Subanjir dan penyerahan SK Pengangkatan oleh Romo Gono kepada  Yohanes Barjaniartha selaku Ketua Komunitas Simeon Paroki Santo Yoseph Palembang periode 2026-2029.

Sementara itu Wakil Ketua Komunitas Simeon, Maria Goretti Lisnawati Rusli menjelaskan, saat ini jumlah anggotanya kurang lebih 100 orang dan bisa bergabung mereka yang berusia minimal 60 tahun.

Susunan Pengurus Komunitas Simeon Paroki Santo Yoseph Palembang Periode 2026-2029

Pelindung : Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang, Penanggung Jawab : DPP Santo Yoseph Palembang Bidang Persekutuan/OTSB

Ketua : Yohanes Barjaniartha, Wakil Ketua : Maria Goretti Lisnawati Rusli, Sekretaris : Ruth Biarsi & Paulina Maria Suifayatie, Bendahara : Eleanor Bernada & Theresia Rita.

Seksi-Seksi :

1. Pembinaan Iman : Tarsisius Subandi Sulistyo, Yakobus Subanjir & Sr. M. Petronella, FCh.

2. Liturgi : Yustinus Supadno & M. M Lisnawati Hendrajaya.

3. Kesehatan : dr. Liliani Tondas, Laurentia Sukadaryati & Ursula Budiyati.

4. Sosial & Usaha : Allan Onggo, Margaretha Yustinawati Siguanto, Lince Junaidi & Wany Sidik.

5. Konsumsi : Veronica Emmy, Angelina Maria Netty, Yuliana Wisin & Francisca Veronica Chandrawani.

Leave a Reply


3 + 7 =