PALEMBANG – Setelah mengikuti kegiatan Bible Camp selama tiga hari yang diikuti kurang lebih 200 peserta Calon Krisma dan Misdinar Paroki Santo Yoseph Palembang, resmi ditutup oleh RD. Dinonisius Anton Liberto mewakili Pastor Paroki dengan mencopot tanda peserta dan topi yang dipakai oleh empat perwakilan peserta dalam Perayaan Ekaristi, Minggu 20 September 2026 pukul 11.30 Wib. Kegiatan Bible Camp 2026 yang merupakan agenda tahunan Paroki Santo Yoseph Palembang diadakan oleh Seksi Bina Iman Remaja, Bidang Pewartaan yang diadakan 18 – 20 September 2026 di Wismalat Podomoro dengan tema : Respown & Rebuild.
Dalam homilinya RD. Chanel Doroteus Odjan Soge mengatakan, dari Santo Yoseph ke Podomoro, dari Podomoro kita ke Via Crucis, kita punya komitmen untuk mau melihat sudah sejauh mana kita datang, mengikuti orang yang memanggil kita, mengarahkan kita kepada kebun anggur Tuhan. Karena cinta kasih Tuhan, manusia diciptakan dan pernah mengalami kejatuhan-kejatuhan serta rasa sakit hati di masa lalu tapi Tuhan tidak pernah meninggalkan manusia. Cinta Tuhan lebih besar daripada rasa sakit hati dan masa lalu manusia, karena Tuhan itu tidak berwaktu dan tidak bertempat. Tuhan itu roh murni, artinya Tuhan hanya hadir di masa kini, saat dimana kita ada sekarang.
Lalu sekarang kita mau kembali pulang ke rumah dengan membangun komitmen yang baru dan sudah kalian praktekan dengan berjalan bersama-sama menuju ke Via Crucis. Itulah bentuk komitmen kita yang mau kita ambil, mau kita bawa pulang sebagai bentuk pertumbuhan dan perubahan yang menjadi hasil dari Bible Camp Jubilium 2026. Kita harus sungguh merdeka dari segala masa lalu kita dan membiarkan diri kita menjadi pribadi yang bebas, sungguh mampu menentukan arah hidup kita ke masa depan yang lebih baik. Romo akan cek ke ketua lingkungan masing-masing apakah anak-anak peserta Bible Camp ini aktif di pertemuan Lingkungan atau tidak.
Pada hari ini kita sudah belajar membuat komitmen dan kiranya setelah beralih dari tempat ini, Bible Camp justru baru akan sungguh-sungguh dimulai ketika kalian diutus pulang ke rumah. Bible Camp tidak pernah akan selesai, tetap akan berjalan dan berlangsung sepanjang anda masih bernafas. Bible Camp menjadi awal ketika kalian pulang dari tempat ini, diutus menjadi pribadi-pribadi yang baru, jangan takut percaya saja Tuhan itu adil, pulanglah dan membawa perubahan-perubahan yang baik di dalam hidup kita.
Sementara itu dalam sambutan Ketua Panitia Bible Camp 2026, Suster Bertalin, FCh mengharapkan, setelah kegiatan anak-anak ini tetap bersemangat, syukur pada Tuhan atas penyertaan serta kasihnya yang boleh menyertai kegiatan Bible Camp kita mulai dari hari Jumat sampai dengan hari Minggu siang ini dengan sehat dan baik sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan penuh sukacita. Saya percaya bahwa anak-anak semuanya telah mendapatkan banyak hal tentu dari masing-masing pribadi sesuai dengan kebutuhannya, semoga apa yang sudah didapat tadi dari hari Jumat sampai tadi puncaknya sampai kita ke Via Crucis, Sukomoro menjadi bekal untuk adik-adik semua, secara khusus komitmen-komitmen yang sudah dibuat dan ingin mewujudkannya setelah kegiatan ini dapat dilaksanakan.
Maka suster juga mendukung ketika Roma Channel mengatakan setelah kegiatan ini akan mengecek kepada orang tua masing-masing apakah adik-adik benar-benar berkomitmen, mewujudkan komitmennya untuk rajin ke Gereja, rajin ikut kegiatan doa lingkungan, doa rosario. Suster juga tunggu dari peserta sekitar 150 ini untuk join di kegiatan Remaka yang ada di Paroki kita, salah satunya adalah agenda tahunan Bible Camp. Pokoknya semua yang ikut bisa aktif dalam kegiatan Remaka. Saya juga selaku Ketua Panitia mohon maaf jika selama kegiatan mulai dari hari pertama keberangkatan sampai dengan siang hari ini jika pelayanan yang kami berikan dalam mendampingi adik-adik dan dalam memberikan segala fasilitas yang ada mungkin kurang berkenan. Secara khusus juga kepada para donatur, DPP Paroki dan Romo Paroki yang cukup mendukung kegiatan kita ini.
Wahyu Hardjanto, mewakili DPP Santo Yoseph Palembang sangat mengapresiasi acara ini karena dari tahun ke tahun selalu ada perbaikan, luar biasa di tengah-tengah cuaca yang tidak menentu, ada keraguan disana sini namun semuanya terlaksana dengan baik dan terlihat bahwa anak-anak kita ini semangat sekali, semoga apa yang dipesankan Romo Channel selama tiga hari membawa pulang dan tentu saja iman Katolik kita semakin berkembang sampai mati. Ini salah satu tambahan kekuatan bagi kita menambah daya dorong dan pengalaman iman yang luar biasa bagi adik-adik sekalian, bahwa di tengah-tengah situasi yang saat ini serba cepat, informasi disana sini yang kadang-kadang keliru, tidak benar namun kita punya bekal yang luar biasa, salah satunya kegiatan ini. Semoga kalian membawa terang di dalam keluarga masing-masing, tetap semangat menjalani hidup sebagai umat beriman dan tentu saja untuk Paroki kita semakin maju. Terima kasih banyak kepada semua panitia, pembina, pendamping dan Romo yang telah menginisiasi acara ini, ini sungguh luar biasa dan semoga tahun depan akan lebih baik lagi.
Rangkaian kegiatan Bible Camp 2026 diakhiri dengan pengumuman pemenang Bible Games serta pembagian hadiah lainnya. Keluar sebagai juara pertama Bible Camp 2026 diraih oleh Kelompok Kapernaum sekaligus menjadi juara terbaik Yel-Yel.








