Bible Camp 2026 : Diutus Menjadi Pribadi Baru Dan Membawa Perubahan Yang Baik

September 21, 2026
Bible Camp 2026 : Diutus Menjadi Pribadi Baru Dan Membawa Perubahan Yang Baik

PALEMBANG – Setelah mengikuti kegiatan Bible Camp selama tiga hari yang diikuti kurang lebih 200 peserta Calon Krisma dan Misdinar Paroki Santo Yoseph Palembang, resmi ditutup oleh RD. Dinonisius Anton Liberto mewakili Pastor Paroki dengan mencopot tanda peserta dan topi yang dipakai oleh empat perwakilan peserta dalam Perayaan Ekaristi, Minggu 20 September 2026 pukul 11.30 Wib. Kegiatan Bible Camp 2026 yang merupakan agenda tahunan Paroki Santo Yoseph Palembang diadakan oleh Seksi Bina Iman Remaja, Bidang Pewartaan yang diadakan 18 – 20 September 2026 di Wismalat Podomoro dengan tema : Respown & Rebuild.

Dalam homilinya RD. Chanel Doroteus Odjan Soge mengatakan, dari Santo Yoseph ke Podomoro, dari Podomoro kita ke Via Crucis, kita punya komitmen untuk mau melihat sudah sejauh mana kita datang, mengikuti  orang yang memanggil kita, mengarahkan kita  kepada kebun anggur Tuhan. Karena cinta kasih Tuhan, manusia diciptakan dan  pernah mengalami kejatuhan-kejatuhan serta rasa sakit hati di masa lalu tapi Tuhan tidak pernah meninggalkan manusia.  Cinta Tuhan lebih besar daripada rasa sakit hati dan masa lalu manusia, karena Tuhan itu tidak berwaktu dan tidak bertempat.  Tuhan itu roh murni, artinya Tuhan hanya hadir  di masa kini, saat dimana kita ada sekarang.

Lalu sekarang kita mau kembali pulang ke rumah  dengan membangun komitmen yang baru dan sudah kalian praktekan dengan berjalan bersama-sama  menuju ke Via Crucis.  Itulah bentuk komitmen kita  yang mau kita ambil,  mau kita bawa pulang  sebagai bentuk pertumbuhan dan perubahan  yang menjadi hasil dari Bible Camp  Jubilium 2026. Kita harus sungguh merdeka dari segala masa lalu kita dan membiarkan diri kita menjadi pribadi yang bebas, sungguh mampu menentukan arah hidup kita ke masa depan yang lebih baik. Romo akan cek ke ketua lingkungan masing-masing  apakah anak-anak peserta Bible Camp  ini aktif di pertemuan Lingkungan atau tidak.

Pada hari ini kita sudah belajar membuat komitmen  dan kiranya setelah beralih dari tempat ini, Bible Camp justru baru akan sungguh-sungguh dimulai ketika kalian diutus pulang ke rumah.  Bible Camp tidak pernah akan selesai, tetap akan berjalan dan berlangsung  sepanjang anda masih bernafas. Bible Camp menjadi awal ketika kalian pulang dari tempat ini,  diutus menjadi pribadi-pribadi yang baru, jangan takut percaya saja Tuhan itu adil, pulanglah dan membawa perubahan-perubahan yang baik di dalam hidup kita.

Sementara itu dalam sambutan Ketua Panitia Bible Camp 2026, Suster Bertalin, FCh mengharapkan, setelah kegiatan anak-anak ini tetap bersemangat, syukur pada Tuhan  atas penyertaan serta kasihnya  yang boleh menyertai kegiatan Bible Camp kita  mulai dari hari Jumat  sampai dengan hari Minggu siang ini dengan sehat dan baik  sehingga kegiatan dapat terlaksana  dengan penuh sukacita. Saya percaya bahwa anak-anak semuanya  telah mendapatkan banyak hal tentu dari masing-masing pribadi  sesuai dengan kebutuhannya,  semoga apa yang sudah didapat tadi  dari hari Jumat sampai tadi  puncaknya sampai kita ke Via Crucis, Sukomoro  menjadi bekal untuk adik-adik semua, secara khusus komitmen-komitmen  yang sudah dibuat dan ingin mewujudkannya setelah kegiatan ini  dapat dilaksanakan.

Maka suster juga mendukung ketika  Roma Channel mengatakan  setelah kegiatan ini akan mengecek  kepada orang tua masing-masing  apakah adik-adik benar-benar  berkomitmen, mewujudkan komitmennya untuk rajin ke Gereja, rajin ikut kegiatan doa lingkungan,  doa rosario. Suster juga tunggu dari peserta sekitar 150 ini untuk  join di kegiatan Remaka  yang ada di Paroki kita, salah satunya  adalah agenda tahunan Bible Camp.  Pokoknya semua yang ikut bisa aktif dalam kegiatan Remaka.  Saya juga selaku Ketua Panitia  mohon maaf  jika selama kegiatan  mulai dari hari pertama keberangkatan  sampai dengan siang hari ini jika pelayanan yang kami berikan dalam mendampingi adik-adik dan dalam memberikan segala  fasilitas yang ada mungkin kurang berkenan. Secara khusus juga  kepada para donatur,  DPP Paroki dan Romo Paroki yang cukup mendukung kegiatan kita ini.  

Wahyu Hardjanto, mewakili DPP Santo Yoseph Palembang sangat mengapresiasi  acara ini  karena dari tahun ke tahun  selalu ada perbaikan, luar biasa di tengah-tengah  cuaca yang tidak menentu, ada keraguan disana sini namun semuanya  terlaksana dengan baik  dan terlihat  bahwa anak-anak kita ini  semangat sekali,   semoga apa yang dipesankan  Romo Channel selama  tiga hari membawa pulang dan tentu saja  iman Katolik kita semakin berkembang sampai mati. Ini salah satu  tambahan kekuatan  bagi kita menambah daya dorong dan pengalaman iman yang luar biasa bagi adik-adik sekalian, bahwa di tengah-tengah situasi yang saat ini  serba cepat,  informasi disana sini  yang kadang-kadang keliru, tidak benar namun kita punya bekal yang luar biasa, salah satunya  kegiatan ini. Semoga kalian membawa terang di dalam keluarga masing-masing, tetap semangat  menjalani hidup sebagai umat  beriman  dan tentu saja untuk Paroki kita semakin maju. Terima kasih banyak  kepada semua  panitia, pembina, pendamping  dan Romo yang telah  menginisiasi  acara ini, ini sungguh  luar biasa dan semoga tahun depan  akan lebih baik lagi.

Rangkaian kegiatan Bible Camp 2026 diakhiri dengan  pengumuman pemenang  Bible Games serta pembagian hadiah lainnya. Keluar sebagai juara pertama Bible Camp 2026 diraih oleh Kelompok Kapernaum sekaligus menjadi juara terbaik Yel-Yel.

Leave a Reply


9 + 6 =